MENU TUTUP
DAP Raja Ampat

Harus Ada Keberpihakan OAP Dalam Perusahan di Papua Barat

Rabu, 25 April 2018 | 12:21 WIB / Alberth
 Harus Ada Keberpihakan OAP Dalam Perusahan di Papua Barat Ketua DAP Raja Ampat Finsen Paul Mayor/Alberth

MANOKWARI,-Dewan Adat Papua Kabupaten Raja Ampat bepandangan dan melihat bahwa beberapa perusahan Nasional dan multi Nasional di Tanah Papua khususnya di Provinsi Papua Barat adanya penyerahan tanah adat untuk dilakukan investasi.
Dengan demikian perusahan di Papua Barat wajib merekrut pekerja orang asli Papua (OAP) 80 persen dan non Papua 20 persen.

“Kami berpikir bahwa dengan mengakomodir OAP 80% dan diberikan pembinaan, pelatihan dan peningkatan keterampilan kerja, maka substansi dari implementasi undang-undang otonomi khusus,” kata Ketua DAP Mananwir Raja Ampat, Finsen Paul Mayor kepada wartaplus, Rabu (25/4).

Papua Barat kata Paul Mayor, merupakan daerah kekhususan. Oleh sebab itu, peruahan Nasional dan multi Nasional di Papua Barat harus melaksanakan perintah Undang-undang Nomor 21/ tahun 2001 tentang Otsus bagi Papua dengan berbagai penjabaran aturan yang sudah ada.

Lanjutnya, roh otsus sangat jelas dan harus adanya keberpihakan, pemberdayaan, penghormatan dan perlindungan. Jadi, segera menjalankan perintah UU itu dengan sebaik-sebaiknya dan jangan ada intervesni di Papua Barat lagi.

“Jangan ada perusahan yang secara sepihak meng-PHK-kan karyawan OAP dengan berbagai dalil, tetapi mereka harus dibina dan dibekali secara bertahap itulah substansi pembangunan yang berpihak terhadap OAP,” tegas Paul Mayor.*


BACA JUGA

TERKINI

Satgas Humas Ops Damai Cartenz 2025 Posko Timika Rayakan Idul Fitri dengan Doa Bersama dan Kebersamaan

19 Jam yang lalu

Personel Satgas Humas Posko Timika Gelar Doa Bersama Rayakan Idul Fitri 1446 H

21 Jam yang lalu

Dokter Satgas Yonif 512/QY Berhasil Selamatkan Ibu dan Bayi dalam Persalinan Darurat di tengah Hutan Papua

2 Hari yang lalu

Pengurus Wilayah Adat Lapago Papua Mangimbau Masyarakat Jaga Keharmonisan dan Hindari Konflik Kekerasan

2 Hari yang lalu

TPNPB OPM: Pilot-Pilot Bawa Senjata Akan Kami Tembak

3 Hari yang lalu
Kontak Informasi wartaplus.com
Redaksi: wartaplus.media[at]gmail.com