MENU TUTUP

Kapolri Ingatkan Penurunan Level di NTB Harus Diimbangi Prokes yang Ketat 

Sabtu, 11 September 2021 | 15:41 WIB / Reza
Kapolri Ingatkan Penurunan Level di NTB Harus Diimbangi Prokes yang Ketat  Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo/Istimewa

JAKARTA,wartaplus.com — Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dalam rangka meninjau vaksinasi sekaligus mensupervisi penanganan dan pengendalian pandemi Covid-19. 

Dalam kesempatan itu, Kapolri menyampaikan apresiasinya terhadap Forkompimda Nusa Tenggara Barat (NTB) yang telah bekerja keras menangani pandemi Covid-19 sehingga di wilayah NTB berdasarkan assesmen terdapat penurunan level PPKM-nya. Adapun saat ini di 5 Kabupaten NTB berada pada Level 3 PPKM sementara 5 Kabupaten lainnya ada di Level 2. 

Kendati demikian, Kapolri mengingatkan bahwa penurunan level PPKM yang diikuti dengan pelonggaran di beberapa sektor dikhawatirkan dapat menjadi pemicu melonjaknya kasus baru Covid-19. 

“Dalam kesempatan ini selalu saya ingatkan, dalam penurunan level, tentunya akan ada aktivitas yang dilonggarkan, ada kurang lebih 10 sektor yang dilonggarkan, yang tentunya ini harus diwaspadai. Ini harus ditingkatkan protokol kesehatannya,” kata Kapolri di Kantor Gubernur NTB, Jumat (10/9/2021). 

Karena kalau tidak menerapkan disiplin dengan protokol kesehatan, kata Kapolri, semua pencapaian pengendalian dan penanganan Covid-19 yang telah menunjukan hasil baik ini tentunya akan sia-sia. 

“Ini yang tentunya perlu diedukasi, terus disosialisasikan. Dan masyarakat mohon kerjasamanya untuk bisa sama-sama menjaga protokol kesehatan,” imbau mantan Kapolda Banten ini. 

Tidak lupa Kapolri menyampaikan walaupun telah mendapatkan vaksin, penggunaan masker dalam setiap menjalankan aktivitas sangatlah penting. 

Terkait upaya untuk mencapaian target vaksinasi 2 juta dosis perhari sebagaimana arahan Presiden Joko Widodo. Dikatakan Kapolri, lewat vaksinasi massal yang dilakukan oleh TNI-Polri hari ini menargetkan sebanyak 45.000 dosis vaksin disuntikan kepada masyarakat. 

“Kalau 45.000 dosis tercapai, Provinsi NTB satu-satunya yang bisa mencapai target Presiden dua juta dosis vaksin perhari. Dan kalau tercapai, saya minta agar ini dipertahankan,” pungkasnya. 

Diakhir, mantan Kabareskrim Polri ini juga mengingatkan bahwa di Mandalika, NTB akan ada agenda besar bertaraf Internasional yaitu penyelenggaraan Super Bike di bulan November yang akan datang. Kapolri menginginkan agar, protokol kesehatan betul-betul ditegakan dan vaksinasi segera dimaksimalkan. 

“Ini tentunya memerlukan kesiapan khusus. Khususnya terkait dengan protokol kesehatan dan kesiapan vaksinasi. Sehingga pada saat perhelatan tersebut berlangsung. Semua yang datang dalam kondisi siap, karena prokesnya bagus dan vaksinasinya sesuai dengan yang kita harapkan,” demikian Kapolri.


BACA JUGA

Wakapolri Tinjau Venue PON XX dan Gerai Vaksin Presisi

Selasa, 21 September 2021 | 11:17 WIB

Tinjau Vaksinasi Serentak 31 Titik di Sumut, Kapolri Pastikan Target Presiden Jokowi Tercapai

Jumat, 17 September 2021 | 17:40 WIB

Kapolri Perintahkan Polisi Humanis Sikapi Warga Sampaikan Aspirasi

Kamis, 16 September 2021 | 09:20 WIB

Percepat Penanggulangan Karhutla, Kapolri Launching ASAP Digital Nasional

Rabu, 15 September 2021 | 13:27 WIB

Percepat Vaksinasi, Polda Papua Gelar di Sejumlah Titik Kota Jayapura

Minggu, 12 September 2021 | 20:09 WIB
TERKINI

Kanwil Kumham Papua Gelar Diskusi Peningkatan Pendaftaran dan Pencegahan Pelanggaran Kekayaan Intelektual

1 Jam yang lalu

Alumni Uncen Nyalakan Lilin Kemanusiaan Untuk Kedamaian di Tanah Papua

12 Jam yang lalu

Menteri Sandiaga Uno Mengapresiasi Program Vaksinasi Astra Motor Papua

12 Jam yang lalu

Wakapolri Tinjau Pelaksanaan Vaksinasi Presisi

16 Jam yang lalu

Satu Prajurit TNI Gugur Saat Proses Evakuasi Jenazah Suster Gabriela di Kiwirok

18 Jam yang lalu
Kontak Informasi wartaplus.com
Redaksi: wartaplus.media[at]gmail.com