MENU TUTUP

Tanpa Persetujuan Mendagri, Mutasi Jabatan yang Dilakukan Yohanes Youw Tidak Sah

Kamis, 24 Mei 2018 | 14:58 WIB / Riri
Tanpa Persetujuan Mendagri, Mutasi Jabatan yang Dilakukan Yohanes Youw Tidak Sah Penjabat Gubernur Papua, Soedarmo/Riri

 

JAYAPURA, – Penjabat Gubernur Papua Soedarmo menegaskan bahwa mutasi jabatan yang dilakukan Pelaksana tugas (Plt) Bupati kabupaten Paniai, Yohanes Youw pada 5 April 2018 lalu adalah tidak sah.
 
Kepada sejumlah awak pers di Jayapura usai melakukan kunjungan kerjanya di Paniai, Rabu (23/5) menyatakan, pelantikan yang dilakukan Yohanes Youw yang juga adalah Mantan Wakil Bupati setempat adalah tindakan ilegal karena tanpa persetujuan Menteri Dalam Negeri (Mendagri).
 
“Sepengetahuan saya dari 28 pejabat eselon II yang dilantik, hanya dua orang yang bisa dinyatakan sah karena sudah mendapat persetujuan Mendagri,” aku Soedarmo
 
Terkait itu, Soedarmo mengingatkan para pejabat yang telah dilantik namun belum mendapat persetujuan Mendagri, agar tidak melakukan aktifitas perkantoran, termasuk yang berhubungan dengan kegiatan keuangan. Bila masih bersikeras melanjutkan, dikhawatirkan bakal berurusan dengan aparat penegak hukum (masalah pidana).
 
“Para pejabat yang diangkat tanpa melalui prosedur ini sudah pasti tidak akan mendapat proses kenaikan pangkat dan golongan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) karena dilantik secara ilegal,” tegasnya mengingatkan.
 
“Tapi yang paling ditakutkan adalah adanya konsekuensi pidana jika sudah menggunakan uang negara yang bukan merupakan hak dan kewajibannya. Ini masalah memang, sehingga sebagai Gubernur saya imbau kita tetap ikuti ketentuan hukum yang berlaku,” sambungnya
 
Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri ini menjelaskan, setiap mutasi jabatan oleh pelaksana tugas, penjabat maupun bupati definitif, wajib dilakukan sesuai UU ASN Nomor 5 Tahun 2014. Dimana untuk pejabat Eselon II keatas, harus melalui panitia seleksi Pansel serta lelang jabatan

Kemudian dalam UU Nomor 10 Tahun 2016, disebutkan setiap pejabat definitif atau incumbent, tidak boleh melakukan mutasi jabatan enam bulan sebelum habis dan enam bulan sesudah dilantik sebagai kepala daerah.

“Hanya memang ada toleransi bagi Plt maupun penjabat bupati, bisa melakukan pergantian asalkan disetujui Mendagri. Nah pada saat Plt Bupati Paniai Yohanes Youw menjabat, memang sudah mengajukan surat ke Mendagri. Tapi sekali lagi hanya ada dua yang disetujui. Makanya saya minta Penjabat Bupati Paniai Musa Isir mencari tahu dua pejabat yang sudah disetujui Mendagri tersebut. Karena mereka berdua ini sah,” jelasnya.
 
Soedarmo menambahkan, bagi pejabat yang mendapat ijin dari Mendagri harus ditetapkan sebagai pejabat yang sah. Namun bagi yang belum dapatkan persetujuan dari Mendagri itu harus dikembalikan pada jabatan semula.
 
"Saya hanya sampaikan hal-hal yang sesuai aturan perundang-undangan. Sekali lagi yang saya sampaikan ini tidak bertentangan dengan peraturan perundang-undangan,” ucapnya.
Sebelumnya, Yohanes Youw sewaktu menjabat sebagai Plt Bupati Paniai memutasi 87 pejabat, terdiri dari 28 orang II, 55 orang eselon III dan sempat eselon IV.*

 


BACA JUGA

Polisi Selidiki Kasus Kebakaran SMAN 1 Paniai

Senin, 10 Maret 2025 | 18:26 WIB

Natal Bersama Pemerintah, TNI Polri dan Masyarakat di Paniai

Rabu, 22 Januari 2025 | 21:01 WIB

Kapolres Paniai Berikan Klarifikasi Terkait Tudingan Intervensi dan Intimidasi saat Pleno KPU

Minggu, 15 Desember 2024 | 18:10 WIB

Seorang Tukang Ojek Tewas Dibacok di Paniai, Pelaku Diduga Gerombolan OPM

Kamis, 28 November 2024 | 07:25 WIB

Kepala Suku Besar Paniai Ajak Masyarakat Sukseskan Pilkada Papua Tengah 2024

Selasa, 22 Oktober 2024 | 15:33 WIB
TERKINI

Wakaops Damai Cartenz: Patroli Dialogis di Yalimo Wujud Kehadiran Polisi di Tengah Masyarakat

2 Jam yang lalu

Pendekatan Humanis Lewat Patroli Dialogis Satuan Tugas Operasi Damai Cartenz 2025

2 Jam yang lalu

Aktifitas Warga Angguruk dan Heriapini Kembali Normal, Bupati Didimus: Penegakan Hukum Tetap Berjalan 

3 Jam yang lalu
59 Terluka Panah dan 2 Meninggal

Saling Serang Antara Dua Kelompok Terus Berlangsung di Puncak Jaya

7 Jam yang lalu

GPDP Gelar TOT Nasional dan Luncurkan Kurikulum Sekolah Minggu

1 Hari yang lalu
Kontak Informasi wartaplus.com
Redaksi: wartaplus.media[at]gmail.com