MENU TUTUP

Tim DVI Polda Papua Umumkan Hasil Identifikasi Enam Jenazah Sam Air

Rabu, 12 Juli 2023 | 19:55 WIB / Andy
Tim DVI Polda Papua Umumkan Hasil Identifikasi Enam Jenazah Sam Air Penyerahan hasil identifikasi oleh Irwasda Polda Papua, Kombes Pol Alfred Papare kepada perwakilan SAM Air/Andy

JAYAPURA, wartaplus.com - Kurang lebih sepuluh hari melalui pengujian DNA di Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri, Tim DVI Polda Papua akhirnya mengumumkan hasil identifikasi terhadap enam jenazah Pesawat SAM Air.
Kabid Dokkes Polda Papua, Kombes Pol dr. Nariyana, mengatakan, para korban teridentifikasi berdasarkan data DNA primer yang dikirim ke Laboratorium Pusdokkes Polri serta data sekunder yang dikumpulkan dari keluarga.

“Alhamdulilah setelah 10 hari, enam jenazah Pesawat Sam Air berhasil diidentifikasi berdasarkan pemeriksaan DNA di Laboratorium Pusdokkes Polri dan juga post mortem dan ante mortem yang diberikan oleh keluarga,” katanya kepada wartawan di RS Bhaayangkara pada Rabu (12/07/2023) sore.

Nariyana menjelaskan, dari enam kantong jenazah yang diterima, kantong jenazah nomor tiga berisi dua jasad korban, sementara kantong jenazah nomor lima berisi properti atau pecahan logam dari pesawat.

“Dari enam kantong jenazah yang diidentifikasi, ada satu kantong yakni kantong nomor tiga berisi dua bagian tubuh dan dari hasil pemeriksaan DNA itu merupakan dua orang. Kemudian di kantong nomor lima itu berisi properti atau pecahan logam pesawat. Jadi tidak ada bagian tubuh manusia,” ungkapnya.

Selanjutnya tim DVI Polda Papua akan melakukan proses pemulasaran jenazah dan akan diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakankan.

“Malam ini kita akan melakukan pemulasaran jenazah dan selanjutnya akan diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan,” ujarnya.

Rencananya, Pilot Hari Permadi akan dimakamkan di Nabire, Co Pilot Levi Murib akan dimakamkan di Jayapura dan empat penumpang lainnya dimakamkan di Kabupaten Yalimo.

Adapun hasil identifikasi jenazah korban kecelakaan Pesawat Sam Air, kantong jenazah nomor 1 diketahui adalah Rony Haleroan, kantong jenazah nomor dua adalah Capten Pilot Hary Permadi.

Kemudian, kantong jenazah nomor tiga terdiri dari dua korban yakni, korban Abed Haleroan dan Dormina Haleroan. Lalu pada kantong jenazah nomor empat adalah Co Pilot Levi Murib dan pada kantong keenam atas nama Petrus Ebnu. (**)


BACA JUGA

Personel Ops Damai Cartenz Rayakan Lebaran di Sugapa dengan Kebersamaan dan Solidaritas

Kamis, 03 April 2025 | 15:20 WIB

Dokter Satgas Yonif 512/QY Berhasil Selamatkan Ibu dan Bayi dalam Persalinan Darurat di tengah Hutan Papua

Senin, 31 Maret 2025 | 18:52 WIB

Pengurus Wilayah Adat Lapago Papua Mangimbau Masyarakat Jaga Keharmonisan dan Hindari Konflik Kekerasan

Senin, 31 Maret 2025 | 11:09 WIB

TPNPB OPM: Pilot-Pilot Bawa Senjata Akan Kami Tembak

Minggu, 30 Maret 2025 | 16:24 WIB
PSU Pilgub Papua

Kader Partai Golkar Diminta Tegak Lurus Ikuti Perintah DPP, Jangan Bermain Dua Kaki

Minggu, 30 Maret 2025 | 06:10 WIB
TERKINI

Wakaops Damai Cartenz: Patroli Dialogis di Yalimo Wujud Kehadiran Polisi di Tengah Masyarakat

4 Jam yang lalu

Pendekatan Humanis Lewat Patroli Dialogis Satuan Tugas Operasi Damai Cartenz 2025

4 Jam yang lalu

Aktifitas Warga Angguruk dan Heriapini Kembali Normal, Bupati Didimus: Penegakan Hukum Tetap Berjalan 

4 Jam yang lalu
59 Terluka Panah dan 2 Meninggal

Saling Serang Antara Dua Kelompok Terus Berlangsung di Puncak Jaya

8 Jam yang lalu

GPDP Gelar TOT Nasional dan Luncurkan Kurikulum Sekolah Minggu

1 Hari yang lalu
Kontak Informasi wartaplus.com
Redaksi: wartaplus.media[at]gmail.com