MENU TUTUP

Satu Anggota KKB Tewas, Dua Ditangkap Aparat Gabungan, Usai Membakar Puskesmas di Puncak

Minggu, 04 Februari 2024 | 13:52 WIB / Andi Riri
Satu Anggota KKB Tewas, Dua Ditangkap Aparat Gabungan, Usai Membakar Puskesmas di Puncak Satu anggota KKB yang tewas disemayamkan di pos aparat keamanan di Ilaga, Puncak/Humas DC 2024

ILAGA, wartaplus.com – Kontak tembak antara aparat gabungan TNI Polri dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Kepala Air dan menangkap dua orang lainnya, usai beraksi membakar puskesmas di Distrik Omukia, Kabupaten Puncak, Provinsi Papua Tengah, Sabtu (03/02/2024) siang.

Kapolres Puncak, Kompol I Nyoman Punia dalam keterangannya menyatakan, menindaklanjuti laporan terjadinya aksi pembakaran yang dilakukan KKB Kepala Air pimpinan Jacky Murib, aparat gabungan merespon dan langsung bergerak menuju lokasi kejadian di Puskesmas Omukia.

Namun saat tiba di lokasi kejadian, aparat diberondong tembakan dari arah belakang puskesmas, sehingga terjadi kontak tembak.

"Suara tembakan terdengar dari belakang Puskesmas Omukia, dan terjadi kontak tembak antara personel TNI-Polri dengan kelompok KKB wilayah Kepala Air," ungkap Kapolres, seperti dikutip dari rilis Humas Satgas Ops Damai Cartenz 2024, Minggu (04/02/2024) siang.

"Dalam pengejaran yang dilakukan, aparat berhasil menembak satu anggota KKB yang ternyata masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) Polres Ilaga bernama Warinus Murib,"aku Kapolres.

Sedangkan dua orang lainnya, AM dan DK, diduga merupakan anggota KKB kelompok Numbuk Telenggen, sambungnya.

Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz-2024. AKBP Dr. Bayu Suseno memberikan rincian barang bukti yang berhasil diamankan oleh aparat gabungan selama pengejaran.

"Dari tadi malam kami bersama sama dengan Satgas TNI Polri yg ada di Ilaga telah melakukan pengejaran dan penegakan hukum, kami berhasil menangkap 3 anggota KKB (satu tewas)," ujar Bayu.

Selain itu, aparat gabungan juga menyita barang bukti antara lain 1 pucuk senjata api jenis mouser, 2 pucuk senapan angin, 1 lembar bendera BK, 1 magazen jenis SS1 dan 17 butir amunusi kaliber 5,56, da 1 unit hp.

"Perlu diketahui bahwa dari 3 KKB didapati 1 KKB dalam keadaan tewas, sedangkan 2 KKB lainnya dalam keadaan terluka," terangnya.

Usai seorang rekannya tewas dan dua ditangkap, KKB melakukan aksi balasan dengan kembali membakar gedung puskesmas di Erobaga sekira pukul 20.15 Wit.

Kepala Operasi Damai Cartenz (Ka Ops), Kombes Pol. Dr. Faizal Ramadhani, menegaskan komitmen untuk terus mengejar KKB yang melakukan gangguan Kamtibmas, termasuk pembakaran puskesmas.

"Kami akan terus melakukan pengejaran terhadap KKB di Ilaga yang selama ini melakukan gangguan Kamtibmas berupa pembakaran puskesmas dan lain-lain. Apabila ada masyarakat yang memiliki informasi terkait KKB di Ilaga, jangan segan untuk memberi informasi kepada kami," tegas Faizal.**


BACA JUGA

59 Terluka Panah dan 2 Meninggal

Saling Serang Antara Dua Kelompok Terus Berlangsung di Puncak Jaya

Jumat, 04 April 2025 | 10:44 WIB

Polri Periksa Saksi Tiga Oknum TNI Terkait Kasus Penjualan Senjata Api Lintas Provinsi ke KKB

Selasa, 25 Maret 2025 | 17:12 WIB

Polri Lakukan Olah TKP Penyerangan Terhadap Guru dan Tenaga Kesehatan di Yahukimo oleh KKB

Senin, 24 Maret 2025 | 17:55 WIB

Bupati Yahukimo Bantah Isu Keterlibatan TNI-Polri Jadi Guru dan Nakes, Dirinya Siao Mundur Jika Terbukti

Senin, 24 Maret 2025 | 17:51 WIB

JDP Menyesalkan Peristiwa Anggruk,  Investigas HAM Indenden Harus Dilakukan

Senin, 24 Maret 2025 | 06:39 WIB
TERKINI

Wakaops Damai Cartenz: Patroli Dialogis di Yalimo Wujud Kehadiran Polisi di Tengah Masyarakat

2 Jam yang lalu

Pendekatan Humanis Lewat Patroli Dialogis Satuan Tugas Operasi Damai Cartenz 2025

2 Jam yang lalu

Aktifitas Warga Angguruk dan Heriapini Kembali Normal, Bupati Didimus: Penegakan Hukum Tetap Berjalan 

3 Jam yang lalu
59 Terluka Panah dan 2 Meninggal

Saling Serang Antara Dua Kelompok Terus Berlangsung di Puncak Jaya

7 Jam yang lalu

GPDP Gelar TOT Nasional dan Luncurkan Kurikulum Sekolah Minggu

1 Hari yang lalu
Kontak Informasi wartaplus.com
Redaksi: wartaplus.media[at]gmail.com