MENU TUTUP

Dedikasi Tak Lelah Terhadap Konservasi, WWF Beri Penghargaan Kepada Alex Waisimon dan Abdel Gamel Naser

Rabu, 08 Agustus 2018 | 14:17 WIB / Findi
Dedikasi Tak Lelah Terhadap Konservasi, WWF Beri Penghargaan Kepada Alex Waisimon dan Abdel Gamel Naser Abdel Gamel Naser (kiri) dan Alex Waisimon (kanan) /Istimewa

JAYAPURA,-Organisasi lingkungan World Wild Fund (WWF) for Nature kembali memberikan penghargaan kepada penggiat lingkungan yang dianggap memiliki komitmen untuk menyuarakan isu konservasi.Kali ini diberikan kepada Alex Waisimon dan Abdel Gamel Naser.

Keduanya selain memiliki komitmen tetapi juga mampu menularkan isu positif terkait lingkungan. Penghargaan tersebut diberikan oleh Direktur WWF Indonesia Program Papua, Benja Mambai.

“Kalau dilihat dari nominal dengan apa yang sudah dilakukan selama ini memang tak sebanding namun inilah yang bisa kami berikan dan berharap akan terus lahir pejuang konservasi,” kata Benja saat penyerahan penghargaan pada peresmian gedung Learning Centre WWF di Kantor WWF Papua di Kampung Sereh, Sentani, Kabupaten Jayapura, Rabu (8/8) siang.

Untuk Alex Waisimon sendiri diakui semua kontribusinya tak diragukan lagi. Berdiri sebagai pejuang hutan adat tempat dimana berbegai Burung Cenderawasih bertengger.

Bahkan dedikasi Alex Waisimon telah mengantarkan dia bertemu dengan Presiden Joko Widodo dan mendapatkan sejumlah penghargaan skala nasional lainnya.

Alex dikenal memiliki kasawan   Bird Waching di Distrik Nimbokrang Kabupaten Jayapura dan memiliki komitmen kuat untuk menjaga burung-burung Cenderawasih. 

Sementara Abdel Gamel Sendiri selain bekerja sebagai jurnalis ia juga aktif dalam komunitas lingkungan, ikut mengadvoksi sejumlah isu termasuk isu Cenderawasih dan kawasan hutan mangrove.

“Saya disampaikan pesan oleh Pak Benja untuk tidak berhenti bersuara, jangan mundur dan tetap menyampaikan isu konservasi karena Papua memiliki kekayaan alam yang berlimpah dan ini harus dijaga,” kata Gamel kepada wartaplus.com, Rabu sore.

Untuk Gamel ini menjadi penghargaan ketiga dirinya dari WWF, penghargaan pertama diterima tahun 2009 lalu kemudian kembali diberikan pada Maret 2018 sebagai salah satu aktifis lingkungan yang ikut berkontribusi soal konservasi dan ketiga terkait partisipasi dalam Earth Hours 2018.

“Saya memiliki kalimat bahwa saat ini hanya Bumi tempat berpijak sehingga harus dijadikan layak huni dan keseimbangan sangatlah penting,”ujarnya.


BACA JUGA

TERKINI

Tokoh Pemuda Papua: “Jangan Terprovokasi, Fokus Beribadah di Bulan Suci”

1 Jam yang lalu

LMA Jayawijaya Ajak Masyarakat Tak Terpengaruh Aksi 1 Desember: “Prioritaskan Ibadah dan Natal yang Penuh Sukacita”

5 Jam yang lalu

Satgas Damai Cartenz dan Polres Paniai Lakukan Patroli Humanis serta Baksos di Distrik Bibida

21 Jam yang lalu

Jasad Bayi Ditemukan Warga Diantara Tumpukan Sampah di TPA Koya Koso Jayapura ‎ ‎

1 Hari yang lalu

Personil Gabungan Polda Papua Dikerahkan untuk Bersihkan Jalan Ringroad yang Ditutupi Material Longsor

1 Hari yang lalu
Kontak Informasi wartaplus.com
Redaksi: wartaplus.media[at]gmail.com