MENU TUTUP

Tantang TNI, OPM Dipersenjatai Australia Sniper

Kamis, 22 Maret 2018 | 17:52 WIB / rmol
Tantang TNI, OPM Dipersenjatai Australia Sniper istimewa

WARTAPLUS - Gerakan separatis Organisasi Papua Merdeka atau OPM di bawah pimpinan Mayor Jenderal G. Lekkagak Telenggen, telah mengeluarkan peringatan untuk berperang kepada Tentara Nasional Indonesia dan Kepolisian Republik Indonesia.

Pernyataan itu diumumkan dan siarkan langsung oleh Mayjen Lekkagak, beberapa saat setelah Lekkagak dilantik menjadi Kepala Staf Operasi Pusat Komando Nasional Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB).

Dari situs dan akun resmi TPNPB, ternyata mereka tak cuma memiliki senjata laras jenis AK 47, M1, M14 hingga SS1 saja. Sejumlah pasukan TPNPB juga terlihat membawa senjata modern jenis senapan serbu mesin Steyr AUG.

Menurut Gardanasional.id, Steyr AUG merupakan senjata canggih untuk perang kota. Diketahui, Steyr AUG telah dikembangkan sejak akhir 1960-an oleh perusahaan Steyr-Daimler-Puch Austria untuk Angkatan Darat mereka. AUG singkatan dari Universal Army Rifle. Senjata serbu ini telah diadopsi pada tahun 1977 sebagai StG.77.

Produksinya dimulai pada tahun 1978 untuk menggantikan senapan serbu StG.58 yang sudah usang dan merupakan versi lisensi dari FN FAL.

Sejak diperkenalkan, AUG mendapatkan popularitas yang cukup tinggi. Senjata ini diadopsi sejumlah negara. Di Australia senjata ini diproduksi dengan lisensi sebagai Lithgow F88, yang biasa dikenal dengan nama Austeyr. AUG dapat dianggap sebagai desain bullpup yang paling sukses secara komersial sampai saat ini.

Steyr AUG memiliki kaliber standar NATO 5.56×45 mm. Senjata ini dianggap revolusioner dalam banyak hal saat pertama kali muncul. Steyr AUG dikenal karena keandalan, ergonomi yang baik dan akurasi yang layak.

Steyr AUG memiliki desain modular dan dirancang sebagai keluarga senapan yang bisa dengan cepat disesuaikan dengan berbagai peran dengan hanya mengganti larasnya. Ada empat barel dasar. Senapan standar berukuran panjang 508 mm (20 inci), kemudian laras kompak 350 mm (13,7 “), laras kargo 407 mm (16”), dan laras senapan mesin ringan 621 mm (24,4 inci). Yang terakhir ini dilengkapi dengan bipod lipat integral dengan penggantian tongkat hanya butuh beberapa detik.

Selain memiliki senjata serbu modern, TPNPB juga mengklaim memiliki pasukan elite. Pasukan ini merupakan penembak jitu yang siap membunuh lawan.

Berdasarkan foto yang disiarkan TPNPB, tampak sniper itu memiliki senjata penembak jarak jauh. Pasukan elite ini juga mengenakan pakaian penyamaran seperti yang dipakai tentara kebanyakan.

TPNPB mengklaim memiliki pasukan tempur yang mampu merepotkan TNI dan Polri. Bahkan, mereka menyatakan telah menyiapkan senjata dan aturan berperang.

"Kami siap layani mereka (TNI dan Polri), mereka siapkan ribuan personel, saya juga siap ribuan. Mereka bawa berapa ratusan senjata saya juga siap, kami siap lawan, demi kemerdekaan Papua," katanya.

Lalu dari mana senjata-senjata mereka dapatkan? Berdasarkan pengakuan Lekkagak, mereka mendapatkan senjata-senjata itu dengan cara merampasnya dari prajurit TNI dan personel Polri.

"Musuh kami adalah TNI Polri, jadi pasukan TPNPB yang tembak TNI, senjata sudah jadi milik kami. Senjata dan amunisi TNI Polri itu gudang senjata kami, dan senjata yang sudah rampas tidak akan kembalikan, itu sudah menjadi milik TPNPB," kata Lekkagak.

Salah satunya seperti kasus perampasan senjata oleh TPNPB terjadi di Pasar Sinak, Puncakjaya, Papua.

TPNPB juga telah menginstruksikan pasukannya di seluruh Papua, untuk bertahan di dalam hutan dan melakukan perang secara gerilya. [net]


BACA JUGA

Seruan Aksi Tutup PT Freeport, Polisi: Tidak Ada Ijin

Minggu, 06 April 2025 | 09:32 WIB

Personel Ops Damai Cartenz Rayakan Lebaran di Sugapa dengan Kebersamaan dan Solidaritas

Kamis, 03 April 2025 | 15:20 WIB

Dokter Satgas Yonif 512/QY Berhasil Selamatkan Ibu dan Bayi dalam Persalinan Darurat di tengah Hutan Papua

Senin, 31 Maret 2025 | 18:52 WIB

Pengurus Wilayah Adat Lapago Papua Mangimbau Masyarakat Jaga Keharmonisan dan Hindari Konflik Kekerasan

Senin, 31 Maret 2025 | 11:09 WIB

TPNPB OPM: Pilot-Pilot Bawa Senjata Akan Kami Tembak

Minggu, 30 Maret 2025 | 16:24 WIB
TERKINI
Peduli Kesehatan

Personel Ops Damai Cartenz 2025 Beri Pengobatan kepada Anak yang Terluka di Intan Jaya

1 Jam yang lalu

Seruan Aksi Tutup PT Freeport, Polisi: Tidak Ada Ijin

6 Jam yang lalu
Konflik Sesama Warga

Ops Damai Cartenz-2025 Ungkap Bentrokan Pilkada Ratusan Warga Kena Panah dan 12 Meninggal

1 Hari yang lalu

Bentrokan Pilkada di Mulia 12 Meninggal, Ops Damai Cartenz-2025 Ungkap KKB Terlibat

1 Hari yang lalu

Kasus Pengeroyokan di Hotel Bunga Youtefa Jayapura: 2 Pelaku Diamankan, 1 Buron

1 Hari yang lalu
Kontak Informasi wartaplus.com
Redaksi: wartaplus.media[at]gmail.com