MENU TUTUP
Kecelakaan Helikopter MI-17

Tangis Haru Iringi Pemakaman Sertu Anumerta Ikrar Nainggolan

Rabu, 19 Februari 2020 | 16:18 WIB / Ola
Tangis Haru Iringi Pemakaman Sertu Anumerta Ikrar Nainggolan Keluarga, kerabat dan sahabat saat melepas kepergian Sertu Anumerta Ikrar Nainggolan secara militer di TMP Tri Jaya Sakti Kota Sorong /Ola

SORONG,wartaplus.com-Pupus sudah harapan Sulistiawati, melihat anaknya selamat setelah helikopter MI-17 milik TNI AD yang mengangkut anaknya Serda Ikrar Setya Nainggolan bersama 11 orang lainnya dinyatakan hilang kontak di Kabupaten Pegunungan Bintang, Provinsi Papua 28 Juni 2019 silam. 
Derai air mata Sulis dan saudari perempuan Ikrar tak henti mengalir hingga ke peristirahatan terakhir Ikrar.

Serda Ikrar Setya Nainggolan oleh negara diganjar kehormatan kenaikan pangkat menjadi Sertu Anumerta. Jenazah Sertu Anumerta, Ikrar Setya Nainggolan, dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Tri Jaya Sakti, Kota Sorong, Papua Barat, Rabu (19/2).
Jenazah dimakamkan secara militer dipimpin inspektur upacara Kasrem 181/PVT Kolonel Inf Haryanto dan diikuti aparat gabungan TNI dan Polri.

Dalam amanatnya, Kasrem mengatakan upacara pemakaman militer merupakan bentuk penghargaan negara kepada almarhum Sertu Anumerta Ikrar Setya Nainggolan yang gugur dalam menjalankan tugas negara.

Jabatan terakhir, Sertu Anumerta Ikrar Setya Nainggolan adalah Danru Morri Ton Bant Ki A Yonif 725 Woroagi Kendari dibawah Korem 143 Haluoleo Kodam XIV Hasanudin, dikenal sebagai prajurit kebanggan Yonif 725 hingga dipercayakan menjadi salah satu prajurit pengamanan perbatasan RI - PNG.
Perwira Seksi Pertahanan Wilayah Korem 143/Ho, Mayor

La Ode Mursali menyatakan duka mendalam dirasakan oleh jajaran Kodam XIV dan Korem 143/Ho atas kepergiaan Ikrar. Ikrar yang lahir di Sorong pada 28 Oktober 1994 adalah anak pasangan Rasiman Nainggolan dan Sulistiawati, diketahui menjadi prajurit terbaik di kesatuannya dan diketahui sangat disiplin serta ramah.

"Itu terbukti dengan mendapatkan tugas dari negara untuk pengamanan perbatasan Indonesia dan Papua Nugini. Saya hadir disini langsung diutus oleh Pangdam XIV Hasanudin untuk langsung bertemu pihak keluarga dan menyampaikan langsung bela sungkawa mendalam kepada pihak keluarga. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan,"ujar La Ode.*


BACA JUGA

Personel Ops Damai Cartenz Rayakan Lebaran di Sugapa dengan Kebersamaan dan Solidaritas

Kamis, 03 April 2025 | 15:20 WIB

Dokter Satgas Yonif 512/QY Berhasil Selamatkan Ibu dan Bayi dalam Persalinan Darurat di tengah Hutan Papua

Senin, 31 Maret 2025 | 18:52 WIB

Pengurus Wilayah Adat Lapago Papua Mangimbau Masyarakat Jaga Keharmonisan dan Hindari Konflik Kekerasan

Senin, 31 Maret 2025 | 11:09 WIB

TPNPB OPM: Pilot-Pilot Bawa Senjata Akan Kami Tembak

Minggu, 30 Maret 2025 | 16:24 WIB
PSU Pilgub Papua

Kader Partai Golkar Diminta Tegak Lurus Ikuti Perintah DPP, Jangan Bermain Dua Kaki

Minggu, 30 Maret 2025 | 06:10 WIB
TERKINI

Wakaops Damai Cartenz: Patroli Dialogis di Yalimo Wujud Kehadiran Polisi di Tengah Masyarakat

5 Jam yang lalu

Pendekatan Humanis Lewat Patroli Dialogis Satuan Tugas Operasi Damai Cartenz 2025

5 Jam yang lalu

Aktifitas Warga Angguruk dan Heriapini Kembali Normal, Bupati Didimus: Penegakan Hukum Tetap Berjalan 

5 Jam yang lalu
59 Terluka Panah dan 2 Meninggal

Saling Serang Antara Dua Kelompok Terus Berlangsung di Puncak Jaya

9 Jam yang lalu

GPDP Gelar TOT Nasional dan Luncurkan Kurikulum Sekolah Minggu

1 Hari yang lalu
Kontak Informasi wartaplus.com
Redaksi: wartaplus.media[at]gmail.com