MENU TUTUP

22 Orang Ditetapkan Tersangka Kasus Penyerangan di Kabupaten Yahukimo

Rabu, 06 Oktober 2021 | 10:38 WIB / Reza
22 Orang Ditetapkan Tersangka Kasus Penyerangan di Kabupaten Yahukimo Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Drs, Ahmad Musthofa Kamal S.H

YAHUKIMO,wartaplus.com - Kasus penyerangan terhadap masyarakat Suku Yali oleh kelompok masyarakat dari Suku Kimyal, Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Drs, Ahmad Musthofa Kamal S.H mengataka,  Polres Yahukimo telah melakukan pendidikan dan penyelidikan dengan langkah-langkah pemeriksaan kepada para saksi dan tersangka serta olah TKP pasca kejadian penyerangan terhadap masyarakat suku Yali oleh kelompok masyarakat dari suku Kimyal di Kabupaten Yahukimo.

Dalam kejadian tersebut mengakibatkan  6 orang meninggal dunia dan telah di makamkan, sementara untuk korban luka-luka sebanyak 41 orang, 10 orang lainnya di rujuk ke Kota Jayapura dan kini telah mendapatkan perawatan medis di Rumah Sakit Dok II Jayapura.

Sedangkan untuk 56 orang yang diamankan oleh Polres Yahukimo,  22 orang diantaranya telah ditetapkan sebagai tersangka dan sisanya masih dalam pemeriksaan intensif Penyidik Sat Reskrim Polres Yahukimo.

"Selain mengamankan pelaku, personel Polres Yahukimo juga mengamankan barang bukti berupa 1 (satu) unit Mini Bus, 6 (enam) buah HP, 204 (dua ratus empat) buah anak panah, 16 (enam belas) buah anak panah, 5 (lima) buah parang, 1 (satu) buah linggis, 1 (satu) buah batu dan 1 (satu) buah gagang kampak,"ujarnya, Rabu (6/10/2021)

Untuk jumlah masyarakat Suku Yali yang mengamankan diri sebanyak 3.609 jiwa di Mapolres Yahukimo, Gereja Gidi Evanhastia  dan Koramil Dekai.

"Kami dapat sampai bahwa logistik untuk masyarakat yang mengamankan diri tersebut kebutuhanya di penuhi oleh pemerintah daerah, dibantu TNI-Polri dan masyarakat dari luar  Kabupaten Yahukimo. Sementara itu, Kerugian materil dari kejadian tersebut, setelah dilakukan olah TKP di tempat kejadian yaitu 5 (lima) unit mobil, 11 (sebelas) unit motor dan 7 Unit Rumah warga dalam keadaan hangus terbakar,"ungkapnya.

Seperti diketahui Minggu (3/10/2021) pukul 12.45 WIT terjadi penyerangan terhadap Masyarakat Suku Yali oleh kelompok masyarakat dari Suku Kimyal. Dimana Massa Suku Kimyal yang dipimpin Kepala suku umum Kimyal Morome Keya Busup, dengan menggunakan 2 Unit mobil minibus membawa alat tajam berupa busur panah dan parang mendatangi masyarakat Suku Yali dan melakukan penyerangan.*


BACA JUGA

Raih Sertifikat CHSE,  Frontone Budget Hotel Abepura Jadi Yang Terbaik

Senin, 18 Oktober 2021 | 21:07 WIB

Otsus Bukan Gagal Tapi Eksekutor Tidak Mumpuni, Komjen Paulus Waterpauw: Penyelenggara Pemerintahan Perlu Dibenahi

Senin, 18 Oktober 2021 | 19:39 WIB

Prahara Di Tambang Freeport

Senin, 18 Oktober 2021 | 06:54 WIB

Jabatan Sekda dan Kepala Dinas Hak Prerogatif Bupati Pegunungan Bintang

Minggu, 17 Oktober 2021 | 18:27 WIB

Bupati dan Wakil Bupati Pegunungan Bintang Buat Program Terobosan Yang Populis

Minggu, 17 Oktober 2021 | 17:34 WIB
TERKINI

Raih Sertifikat CHSE,  Frontone Budget Hotel Abepura Jadi Yang Terbaik

5 Jam yang lalu

Otsus Bukan Gagal Tapi Eksekutor Tidak Mumpuni, Komjen Paulus Waterpauw: Penyelenggara Pemerintahan Perlu Dibenahi

7 Jam yang lalu

Empat Hal yang Mempengaruhi Terjadinya Kemiskinan Ekstrem di Puncak Jaya

7 Jam yang lalu

Tiga Tahun Berturut, Puncak Jaya Berhasil Pertahankan WTP

9 Jam yang lalu

Prahara Di Tambang Freeport

19 Jam yang lalu
Kontak Informasi wartaplus.com
Redaksi: wartaplus.media[at]gmail.com