MENU TUTUP

Gubernur Waterpauw: ASN Jangan Alergi Dengan Mutasi Jabatan

Selasa, 05 Juli 2022 | 15:58 WIB / Roberth
Gubernur Waterpauw: ASN Jangan Alergi Dengan Mutasi Jabatan Penjabat (Pj) Gubernur Papua Barat Komjen Pol (P) Drs. Paulus Waterpauw. M.Si/Istimewa

MANOKWARI,wartaplus.com - Penjabat (Pj) Gubernur Papua Barat Komjen Pol (P) Drs. Paulus Waterpauw. M.Si mengingatkan jajaran Aparatur Sipil Negara di wilayah itu agar tidak alergi dengan kebijakan mutasi jabatan sebagai bagian dari evaluasi kinerja yang harus dilakukan pada setiap organisasi.

"Jangan alergi dengan mutasi jabatan, karena merupakan kewajaran dalam organisasi. Jika seseorang tidak mampu menjalankan amanah, ada jenjang evaluasi dan upaya pembenahan melalui mutasi dan rotasi jabatan demi tercapainya tujuan pembangunan," ujar Waterpauw di Manokwari, Selasa. 

Purnawirawan berpangkat Komisaris Jenderal Polisi itu menegaskan bahwa seorang ASN berkewajiban memberikan kontribusi nyata dalam tugas yang diemban sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada masyarakat dan negara.

Penegasan itu disampaikan Waterpauw merespon dinamika yang berkembang setelah pelantikan 34 pejabat struktural di lingkungan Pemprov Papua Barat berdasarkan persetujuan Menteri Dalam Negeri pada 29 Juni lalu.

Selama dua tahun bertugas sebagai Pj Gubernur Papua Barat, Waterpauw berjanji akan menegakkan prinsip-prinsip dalam menata karir dan pembinaan pegawai sebagai bagian dari pembenahan internal penyelenggara negara.

"Tujuan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat harus tercapai melalui setiap program pembangunan. Ini harus dimulai dari penataan di internal penyelenggara negara," tukas Waterpauw. 

Berdasarkan Peraturan BKN Nomor 5 Tahun 2019 tentang Tata Cara Pelaksanaan Mutasi, menjelaskan bahwa mutasi dilakukan paling singkat 2 (dua) tahun dan paling lama 5 (lima) tahun. 

Mutasi dilakukan atas dasar kesesuaian antara kompetensi ASN dengan persyaratan jabatan, klasifikasi jabatan dan pola karier, dengan memperhatikan kebutuhan organisasi, dan dengan memperhatikan prinsip larangan konflik kepentingan. 


BACA JUGA

Dipilih Secara Aklamasi, Gubernur Waterpauw Pimpin Asosiasi Kepala Daerah se Tanah Papua

Sabtu, 04 Februari 2023 | 06:25 WIB
Mendagri Minta Pemda Perkuat Pembangunan SDM

Gubernur Waterpauw Ikuti Rakor Kepala Daerah se Tanah Papua

Jumat, 03 Februari 2023 | 20:50 WIB

Provinsi Papua Barat Berhasil Raih Kapabilitas Aparat Pengawasan Intern Pemerintah

Jumat, 03 Februari 2023 | 12:40 WIB
Pecah Telur

Pemda Papua Barat Dapat Penghargaan dari BPKP

Jumat, 03 Februari 2023 | 08:35 WIB

Gubernur Paulus Waterpauw Hadiri Pengukuhan Kepala BI Papua Barat

Kamis, 02 Februari 2023 | 13:44 WIB
TERKINI
Ketua Peradi Kota Jayapura, Petrus Paulus Ell

Peradi Kota Jayapura Akan Memberikan Bantuan Hukum Secara Gratis Kepada Masyarakat

1 Jam yang lalu

DPD PDIP Papua akan Gelar Hajatan Besar 8 - 9 Februari di GOR Cenderawasih Jayapura

7 Jam yang lalu

Dua Korban Perahu Karam di Sungai Mamberamo Ditemukan Meninggal Dunia

14 Jam yang lalu

Seorang Pemilik Bengkel Terluka Parah Dibacok OTK di Intan Jaya

17 Jam yang lalu

Dipilih Secara Aklamasi, Gubernur Waterpauw Pimpin Asosiasi Kepala Daerah se Tanah Papua

18 Jam yang lalu
Kontak Informasi wartaplus.com
Redaksi: wartaplus.media[at]gmail.com