MENU TUTUP

Bank BCA Tingkatkan Mutu Pendidikan Indonesia melalui “Optimalisasi Pembelajaran Abad 21” di Jayapura

Rabu, 16 November 2022 | 18:42 WIB / Roberth
Bank BCA Tingkatkan Mutu Pendidikan Indonesia melalui “Optimalisasi Pembelajaran Abad 21” di Jayapura BCA menghadirkan rangkaian pelatihan “Optimalisasi Pembelajaran Abad 21” bagi 40 peserta tenaga didik Sekolah Dasar di Jayapura. Program ini dilaksanakan guna menjawab tantangan saat ini yaitu pencapaian Uji Kompetensi Guru di daerah Indonesia Timur yang masih dibawa rata-rata. BCA menggelar pelatihan tersebut sebagai bentuk komitmen bersama wujudkan pembangunan berkelanjutan untuk menciptakan pemeraatan mutu pendidikan berkualitas/Istimewa

JAYAPURA,wartaplus.com –Melanjutkan komitmen berkelanjutan demi kemajuan pendidikan di Indonesia Timur, PT Bank Central Asia Tbk (BCA) berkolaborasi dengan Guru Binar menyelenggarakan Pelatihan Guru Manajemen Kelas untuk para guru jenjang sekolah dasar (SD) pada tanggal 7 – 11 November 2022 di Gedung PGRI, Kota Jayapura melalui pendekatan blended learning.

Pelatihan guru tersebut merupakan rangkaian program pelatihan guru optimalisasi pembelajaran abad 21 yang merupakan implementasi kurikulim merdeka. Mengawali pelatihan tersebut kegiatan dihadiri oleh Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura Abdul Majid, Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura Ellen Montolalu, Kepala KCU BCA Jayapura Yusuf Effendi, dan melibatkan 40 guru Sekolah Dasar di Kota Jayapura.

“Kami menyadari tantangan pendidikan di Indonesia saat ini adalah menghasilkan SDM yang berkualitas demi menunjang pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. SDM yang berkualitas tersebut dapat tercapai apabila para guru sebagai pencetak SDM juga memiliki kapasitas dan kapabilitas yang mumpuni. Pelatihan guru ini mudah-mudahan membawa perubahan yang signifikan terhadap peningkatan mutu pendidikan di Kota Jayapura, Selain itu saya juga berharap guru yang sudah mengikuti pelatihan dapat berbagi ilmu kepada guru sejawat lainnya” ujar Yusuf.

Pelaksanaan program pelatihan terdapat beberapa tahap seleksi yang dilakukan. Dimulai dengan 108 calon peserta yang mendaftar pada awal program, hingga pada akhirnya terpilih 40 peserta terbaik yang menjadi peserta pelatihan ini yang akan berlangsung sampai bulan April 2023.

Guru yang mengikuti pelatihan akan menerima rangkaian topik materi yang dimulai dari Manajemen Kelas, Penyusunan RPP Merdeka Mengajar, Pembelajaran Aktif Kreatif Efektif dan Menyenangkan (PAKEM), dan Media Pembelajaran dan Early Grade Reading Assessment (EGRA).

“Program ini secara spesifik akan menunjang terciptanya lingkungan belajar yang kondusif Kurikulum Merdeka merupakan payung besar dalam membentuk critical thinking dan kreativitas untuk membantu siswa dalam menyelesaikan masalah” tambah Yusuf.

Seluruh materi yang diberikan secara terstruktur, terukur dapat mendukung guru untuk mewujudkan keterampilan 4C (Critical Thinking, Creativity, Collaboration & Communication) dalam pembelajaran inovatif, bermakna dan menyenangkan bagi siswa.


BACA JUGA

Polisi Mediasi Kasus Penganiayaan Siswa Terhadap Guru di SMA Negeri Bokondini, Berakhir Damai

Kamis, 23 November 2023 | 19:39 WIB

Operasi Penyergapan TNI di Markas Egianus Kogoya Aluguru Nduga, Tiga Orang Tewas

Minggu, 03 September 2023 | 08:30 WIB

Bagaimana Memenuhi Kebutuhan Guru di Indonesia

Selasa, 30 Mei 2023 | 16:20 WIB

Kapolda Papua Selaku Ketua Alumni SMANDA Beri Kejutan di Peringatan Hari Guru ke-77

Jumat, 25 November 2022 | 16:47 WIB
TERKINI

Kurikulum Merdeka Bagi Seluruh Anak Indonesia

2 Jam yang lalu

Pemprov Papua: Penerapan Merdeka Belajar Butuh Kerja Sama Orang Tua

2 Jam yang lalu

Memikul Tanggung Jawab Renteng Pendidikan Akhlak Generasi Emas

2 Jam yang lalu

MURI : Pembentangan Bendera Merah Putih Sepanjang 10 Km di Kota Jayapura Raih Rekor Dunia

7 Jam yang lalu

Kukuhkan Organisasi Keagamaan, Pj Bupati: Harus Berinovasi Angkat Nama Baik Puncak Jaya

8 Jam yang lalu
Kontak Informasi wartaplus.com
Redaksi: wartaplus.media[at]gmail.com