MENU TUTUP

Freeport Indonesia Berbagi Praktik Menjaga Keanekaragaman Hayati di Papua

Senin, 20 Mei 2024 | 18:19 WIB / Roberth
Freeport Indonesia Berbagi Praktik Menjaga Keanekaragaman Hayati di Papua VP Environmental PTFI Gesang Setyadi memberikan pemaparan penemuan spesies Anjing baru “Singing Dog” di talkshow dan diskusi dengan tema “Peran Serta Swasta dalam Konservasi Hidupan Liar di Indonesia” di acara Pekan Keanekaragaman Hayati Indonesia 2024/Istimewa

JAKARTA ,wartaplus.com – PT Freeport Indonesia (PTFI) berbagi praktik baik menjaga keanekaragaman hayati dalam talkshow Pekan Keanekaragaman Hayati Indonesia 2024 yang diselenggarakan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, di Auditorium Manggala Wanabakti, Jakarta, Rabu (15 /5/2023).

“Sebagai salah satu perusahaan yang beroperasi di lokasi dengan mega biodiversity, PTFI bertanggung jawab memberikan kontribusi terhadap keanekaragaman hayati yang ada di Papua. Ini menjadi salah satu kebijakan kami,” kata VP Lingkungan Hidup PTFI Gesang Setyadi.

Ia mengatakan salah satu kunci keberhasilan PTFI dalam menjaga keanekaragaman hayati di Papua adalah kerja sama dengan berbagai pihak di antaranya Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Papua, lembaga swadaya masyarakat bidang konservasi, dan pemerintah daerah propinsi maupun kabupaten. “Kami tidak bisa berjalan sendiri, BBKSDA tidak bisa berjalan sendiri, tapi kalau kita bisa bekerja sama tentunya kita bisa mencapai hasil yang lebih maksimal,” kata Gesang.

Ia mencontohkan, saat berkolaborasi dengan BBKSDA Papua melepasliarkan satwa endemik Papua hasil penyitaan, satwa dibawa ke kandang transit milik PTFI di Timika sebelum dilepas ke alam. hingga saat ini PTFI telah mengeluarkan 56.650 kura-kura moncong babi, 25 mamalia, 124 reptil, dan 578 burung. Kontribusi lainnya adalah membantu penemuan spesies baru yang belum dideskripsikan secara ilmiah sebelumnya.

Antara lain penemuan 50 serangga baru, 21 spesies kepiting baru, duavspesies ikan, satu spesies katak, satu spesies kadal serta 29 tumbuhan spesies baru. PTFI secara rutin menerbitkan Buku Biodiversity yang berisi tentang kupu-kupu, kepiting, burung dan lainnya. Total sebanyak 12 seri buku telah diterbitkan hingga saat ini.

“Kami juga bekerja sama dengan Universitas Gajah Mada dalam melakukan penelitian New Guinea Singing Dog, yang merupakan salah satu anjing tertua di dunia, yang ditemukan di kawasan pertambangan Grasberg,” kata Gesang.

Adapun Pekan Keanekaragaman Hayati Indonesia 2024 yang diselenggarakan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan di bawah Direktorat Jenderal Konservasi dan Sumber Daya Alam dan Ekosistem berlangsung 15–17 Mei. Kegiatan ini dimulai bersamaan dengan “World Species Congress 2024 IUCN—The World Conservation Union” dengan tema internasional

“Keanekaragaman Hayati & Keamanan Air Tawar, Air, Lautan Dan Pesisir”. IUCN atau Uni Internasional untuk Konservasi Alam adalah sebuah organisasi internasional yang didedikasikan untuk konservasi sumber daya alam.*


BACA JUGA

Kapolda Papua Ajak Tokoh Agama Berperan dalam Mewujudkan Pilkada Damai di Kepulauan Yapen

Kamis, 13 Juni 2024 | 19:22 WIB

Tim Evaluator Kemendagri Apresiasi Capaian Kinerja Triwulan Ketiga Pj Gubernur Papua

Kamis, 13 Juni 2024 | 18:53 WIB

Pemprov Papua Tengah Tandatangani MOU dengan Kemenhub Terkait Pengembangan Bandara Nabire

Kamis, 13 Juni 2024 | 16:13 WIB

PTFI Dukung Peresmian Gereja Aroanop Kerahkan Helikopter dan Bus Mudahkan Transportasi Warga dan Logistik

Kamis, 13 Juni 2024 | 15:44 WIB

Sapi Qurban Bantuan Presiden di Papua, Jenisnya Limosin dengan Berat 845 Kg

Rabu, 12 Juni 2024 | 17:42 WIB
TERKINI

Kapolda Papua Ajak Tokoh Agama Berperan dalam Mewujudkan Pilkada Damai di Kepulauan Yapen

8 Jam yang lalu

Tim Evaluator Kemendagri Apresiasi Capaian Kinerja Triwulan Ketiga Pj Gubernur Papua

9 Jam yang lalu

Pemprov Papua Tengah Tandatangani MOU dengan Kemenhub Terkait Pengembangan Bandara Nabire

11 Jam yang lalu

PTFI Dukung Peresmian Gereja Aroanop Kerahkan Helikopter dan Bus Mudahkan Transportasi Warga dan Logistik

12 Jam yang lalu

Sapi Qurban Bantuan Presiden di Papua, Jenisnya Limosin dengan Berat 845 Kg

1 Hari yang lalu
Kontak Informasi wartaplus.com
Redaksi: wartaplus.media[at]gmail.com