MENU TUTUP

Pj Gubernur Papua Tengah Serahkan Bantuan Tunai Penanganan Kemiskinan Ekstrem di Mimika

Jumat, 20 September 2024 | 08:23 WIB / Andi Riri
Pj Gubernur Papua Tengah Serahkan Bantuan Tunai Penanganan Kemiskinan Ekstrem di Mimika Pj Gubernur Papua Tengah, Dr.Ribka Haluk menyerahkan langsung bantuan tunai kepada masyarakat penerima di Mimika/Humas Papua Tengah

MIMIKA, wartaplus.com - Pemerintah Provinsi Papua Tengah terus berkomitmen dalam menangani angka kemiskinan ekstrem di wilayahnya. Hal ini sejalan dengan kebijakan Pemerintah dalam menanggulangi kemiskinan ekstrem di Indonesia menjadi 0% pada tahun 2024.

Penjabat Gubernur Papua Tengah. Dr. Ribka Haluk S.Sos.,M.M mengatakan, pihaknya saat ini sedang melakukan upaya keras dengan berkolaborasi dengan pemerintah pusat, khususnya Kemenko PMK dalam menangani kemiskinan ekstrem.

"Hari ini saya langsung menyerahkan bantuan tunai ini kepada masyarakat Mimika. Ini bukan hanya Mimika saja, namun seluruh masyarakat Papua di 8 kabupaten yang ada di provinsi Papua Tengah. Ini juga adalah upaya kami dan pemerintah pusat dalam menangani angka kemiskinan ekstrem," ungkapnya saat menyerahkan secara simbolis bantuan tunai kepada masyarakat di Kantor Pos Mimika, Rabu (18/09/2024).

Menurutnya, melalui Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Papua Tengah, program ini diimplementasikan untuk orang asli Papua dengan penyaluran bantuan berupa uang tunai dengan jumlah 1 Juta Rupiah per kepala keluarga (KK) selama 6 bulan.

"Bantuan tunai ini kami berikan sebesar 6 juta rupiah untuk 6 bulan dengan perbulannya untuk setiap kepala keluarga mendapatkan 1 juta rupiah. Mimika sendiri ada 1000 KK yang mendapatkan dan ini masih terus kami data agar semua masyarakat Papua di Mimika bisa mendapatkannya langsung melalui Kantor Pos Indonesia," jelasnya.



Dari alokasi sebanyak 7.942 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dengan total anggaran 47 Miliar lebih, saat ini sebanyak 5.574 KK di Provinsi Papua Tengah telah menerima bantuan tunai penanggulangan kemiskinan ekstrem yang disalurkan melalui PT Pos Indonesia Kantor Indonesia.

"Saat ini alokasi yang telah direalisasikan adalah sebanyak 5.574 Penerima Manfaat dengan total anggaran sebanyak 34 Miliar lebih dari alokasi sebanyak 7.942 Penerima Manfaat dengan total anggaran 47 Miliar lebih yang kami sediakan. Semua penerima adalah orang asli Papua," ujar Plt Dinsos PPA Papua Tengah, Semi Gobay S.Sos, pada Jumat (13/09/2024).

Menurut Semi Gobay, masih terdapat sebanyak 2.188 KPM yang belum menerima penyaluran bantuan tunai penanggulangan kemiskinan ekstrem lantaran adanya perubahan data penerima.

"Masih ada total 2 ribu lebih yang belum menerima karena adanya perubahan data penerima, itu semua untuk sebagian dari kabupaten Mimika dan kabupaten Puncak Jaya," ungkapnya.

Meski demikian, dirinya mengaku pihaknya akan terus berkoordinasi dengan kedua kabupaten tersebut, guna semua tersalurnya bantuan sesuai dengan arahan Penjabat Gubernur Papua Tengah.

"Ya saat ini kami terus melakukan koordinasi terkait proses perubahan data di dua kabupaten itu, ini juga sesuai dengan arahan Ibu Ribka Haluk selaku Penjabat Gubernur Papua Tengah," jelasnya.



Sementara itu, Eksekutif Manajer Kantor Pos Nabire M. Ristyo Adinugroho mengatakan, pihaknya dipercaya oleh Dinsos PPA Papua Tengah sebagai penyalur bantuan dana penanggulangan kemiskinan ekstrem untuk 8 kabupaten yang terdapat di Provinsi Papua Tengah.

"Kami sebagai kantor Pos Indonesia dipercayakan Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Papua Tengah sebagai pihak penyalur," katanya.

Ristyo mengaku, pihaknya telah berhasil menyalurkan bantuan dana kemiskinan ekstrem untuk 6 kabupaten dari 8 kabupaten yang ada di Provinsi Papua Tengah.

"Sampai dengan saat ini, 6 kabupaten dari 8 kabupaten se-provinsi Papua Tengah telah kami salurkan, untuk kabupaten Mimika saat ini masih dalam proses dan tersisa hanya kabupaten Puncak Jaya. Sementara untuk kabupaten Nabire saat ini masih dalam proses penyaluran dan" ungkapnya.

Adapun hal istimewa yang terdapat dari penyaluran dana bantuan penanganan kemiskinan ekstrem kali ini. Ristyo menjelaskan, pihaknya dan Dinsos PPA Papua Tengah menyalurkan bantuan tersebut secara kearifan lokal.

"Kami bekerjasama dengan Dinsos PPA Papua Tengah menyalurkan bantuan ini pada penerima manfaat di 6 kabupaten tadi secara kearifan lokal, yang mana juga atas permintaan masyarakat setempat. Penyaluran itu dihadiri oleh Bupati setempat, Fokopimda, tokoh Adat dan tokoh Agama," pungkasnya. (adv)


BACA JUGA

Freeport Indonesia: Selamat Bertugas Bupati Mimika Johannes Rettob bersama Wakil Bupati Emanuel Kemong

Kamis, 27 Maret 2025 | 18:16 WIB

Pimpin Apel Perdana, Bupati Mimika Ancam OPD Jangan Malas Tau Perilah Pelayanan Kepada Masyarakat

Kamis, 27 Maret 2025 | 17:20 WIB

Menggapai Mimpi di Rumah Pintar Aruka: Satgas Damai Cartenz Motivasi Anak-anak Belajar

Jumat, 21 Maret 2025 | 13:14 WIB

Satgas Ops Damai Cartenz Ajak Anak-anak Belajar dan Bermain di Rumah Pintar, Mimika

Jumat, 21 Maret 2025 | 12:58 WIB

Apresiasi Polri dan Pemerintah, Ini Pesan Tokoh Masyarakat Suku Dani di Timika

Rabu, 19 Maret 2025 | 13:42 WIB
TERKINI

GPDP Gelar TOT Nasional dan Luncurkan Kurikulum Sekolah Minggu

12 Jam yang lalu

Idulfitri di Garis Depan: Personel Satgas Ops Damai Cartenz 2025 Berbagi Kebahagiaan di Sugapa

13 Jam yang lalu

Personel Ops Damai Cartenz Rayakan Lebaran di Sugapa dengan Kebersamaan dan Solidaritas

13 Jam yang lalu

Satgas Humas Ops Damai Cartenz 2025 Posko Timika Rayakan Idul Fitri dengan Doa Bersama dan Kebersamaan

1 Hari yang lalu

Personel Satgas Humas Posko Timika Gelar Doa Bersama Rayakan Idul Fitri 1446 H

1 Hari yang lalu
Kontak Informasi wartaplus.com
Redaksi: wartaplus.media[at]gmail.com