MENU TUTUP

Hal Pertama yang Dilakukan Saat Terkena Gigitan Anjing Rabies

Jumat, 24 Agustus 2018 | 16:27 WIB / rmol
Hal Pertama yang Dilakukan Saat Terkena Gigitan Anjing Rabies Net

WARTAPLUS - Penyakit rabies atau anjing gila memang sudah jarang terjadi di beberapa daerah di Indonesia. Namun, di wilayah lainnya, masih ada yang rentan terjangkit penyakit rabies yang mematikan tersebut.

Di Pulau Jawa, penyakit rabies sudah hampir punah dan masyarakatnya bersih dari anjing liar yang gila. Namun, di pulau lainnya seperti Sumatera, Kalimantan dan Sulawesi masih sangat memungkinkan terjangkit penyakit rabies.

"Sumatera utara, Sumatera Barat, Kalimantan Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, Maluku, dan NTT masih cukup banyak ditemukan penyakit rabies. Ini terjadi karena masyarakatnya yang memakan anjing atau memelihara anjing," ujar Direktur P2P Tular Vektor dan Zoonotik, Ditjen P2P Kemenkes, dr. Elizabeth Jane Soepardi, MPH, Dsc, saat ditemui baru-baru ini.

Masyarakat yang mengonsumsi daging anjing, jika di dalam tubuhnya sedang mengalami luka, maka virus rabies akan langsung melekat di darahnya. Sama halnya ketika anjing gila menggigit bagian tubuh manusia, virus bisa langsung masuk ke dalam darah.

"Virus itu nantinya akan menuju ke susunan saraf otak melalui darah. Jika sudah menimpa otak, virus itu akan langsung mematikan manusia," kata dia.

Maka dari itu, Jane menegaskan agar masyarakat yang memelihara anjing bisa rutin memberikan vaksin secara teratur. Tak hanya itu, saat anjing gila menggigit, disarankan langsung membilasnya dengan air mengalir dan sabun.

"Kalau terlanjur tergigit, cepat cuci dengan air mengalir dan sabun selama 15 menit. Virusnya bisa langsung mati. Setelah itu bawa langsung ke puskesmas,” ucapnya.


BACA JUGA

Satgas Humas Ops Damai Cartenz 2025 Posko Timika Rayakan Idul Fitri dengan Doa Bersama dan Kebersamaan

Rabu, 02 April 2025 | 12:56 WIB

Personel Satgas Humas Posko Timika Gelar Doa Bersama Rayakan Idul Fitri 1446 H

Rabu, 02 April 2025 | 11:04 WIB

Dokter Satgas Yonif 512/QY Berhasil Selamatkan Ibu dan Bayi dalam Persalinan Darurat di tengah Hutan Papua

Senin, 31 Maret 2025 | 18:52 WIB

Pengurus Wilayah Adat Lapago Papua Mangimbau Masyarakat Jaga Keharmonisan dan Hindari Konflik Kekerasan

Senin, 31 Maret 2025 | 11:09 WIB

TPNPB OPM: Pilot-Pilot Bawa Senjata Akan Kami Tembak

Minggu, 30 Maret 2025 | 16:24 WIB
TERKINI

Satgas Humas Ops Damai Cartenz 2025 Posko Timika Rayakan Idul Fitri dengan Doa Bersama dan Kebersamaan

18 Jam yang lalu

Personel Satgas Humas Posko Timika Gelar Doa Bersama Rayakan Idul Fitri 1446 H

20 Jam yang lalu

Dokter Satgas Yonif 512/QY Berhasil Selamatkan Ibu dan Bayi dalam Persalinan Darurat di tengah Hutan Papua

2 Hari yang lalu

Pengurus Wilayah Adat Lapago Papua Mangimbau Masyarakat Jaga Keharmonisan dan Hindari Konflik Kekerasan

2 Hari yang lalu

TPNPB OPM: Pilot-Pilot Bawa Senjata Akan Kami Tembak

3 Hari yang lalu
Kontak Informasi wartaplus.com
Redaksi: wartaplus.media[at]gmail.com