MENU TUTUP

Ratusan Amunisi, Bom, Senjata Serta Dokumen Papua Merdeka Ditemukan di Markas KNPB

Sabtu, 15 September 2018 | 13:26 WIB / Cholid
Ratusan Amunisi, Bom, Senjata Serta Dokumen Papua Merdeka Ditemukan di Markas KNPB Barang bukti yang ditemukan di markas KNPB/Cholid

JAYAPURA,-Markas Komite Nasional Papua Barat (KNPB) wilayah Timika yang berlokasi Jln Freeport Kompleks Bendungan, digeledah aparat gabungan TNI/Polri Sabtu (15/9) pagi.

Penggeledahan yang dilakukan Aparat Gabungan merupakan tindak lanjut dari pengembangan terhadap seorang remaja berinisial RW (20) yang ditangkap di Bandara Moses Kilangin Timika lantaran kedapatan membawah 153 amunisi aktif serta uang tunai senilai Rp 110 juta.

Dari hasil penggeledahan Aparat Gabungan berhasil mengamankan 8 orang pria, dimana 2 diantaranya terpaksa dilumpuhkan lantaran menggunakan peluru karet  lantaran hendak menyerang petugas. Selain mengamankan 8orang pria,  Tim Gabunganpun mengamankan barang bukti antara lain senjata rakitan jenis Revolver, 104 butir amunisi Kaliber 5,56, 11 butir amunisi  Revolver , satu butir amunisi 7,62 AK47, tujuh botol bom Molotov rakitan, bendara bintang kejora, Dokumen Papua merdeka, handphone, laptop, alat tajam serta tombak dan anak panah.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol AM.Kamal mengungkapkan sampai dengan saat ini kedelapan pelaku yang diduga sebagai pemilik dari dokumen serta amunisi dan bintang kejora sudah diamanka di Mapolres Mimika guna pemeriksaan lebih lanjut.

"Belum diketahui mereka ini merupakan komplotan dari KKB di timika dibawah pimpinan Sabinus Waker atau tidak, karena masih dalam pemeriksaan," ungkapnya Sabtu (15/9) sore saat ditemui di Mapolda Papua.

Kata Kamal, penggeladahan yang dilakukan merupakan tindak lanjut dari pengembangan terhadap pelaku yang membawa ratusan amunisi di Bandara Timika dengan tujuan Kabupaten Yahukimo.

"Penggeledahan ini dari hasil pemeriksaan pelaku RE yang menyebutkan lokasi tersebut merupakan tempat dimana dirinya mendapatkan ratusan amunisi yang hendak dibawahnya ke Yahukimo menggunakan pesawat," ungkapnya.

Saat ditanyakan asal usul peluru yang ditemukan dari hasil penggeledahan, dirinya mengungkapkan belum dapat diketahui mengingat sampai dengan saat ini masih dilakukan pemeriksaan terhadap kedelapan pelaku.

Kata Kamal, kedelapan pelaku yang berhasil diamankan yakni TG, HW, HE, PN, EH, NA, JK, YW, sementara dua diantaranya terpaksa dilumpuhkan menggunakan peluru karet karena hendak menyerang petugas saat mau diamankan.

"Anggota terpaksa melakukan tindakan tegas terhadap kedua orang yakni PN dan YE karena mau menyerang petugas yang melakukan penggeledahan terhadap lokasi dari kelompok KNPB pagi tadi, dimana PN dilumpuhkan di pahanya, sedangkan YE di betis dan keduanya sudah mendapatkan perawatan medis," tutur Kamal.

Kamal pun menambahkan selain delapan orang yang diamankan pihak keamanan masih memburu dua pelaku lainnya yang sudah dikantongi Identitasnya terkait kepemilikan amunisi dan bintang kejora serta barang bukti yang diamankan saat penggeledahan.

"Ada dua orang agar yang kami masih lakukan upaya penangkapan, dimana saat penggeledahan keduanya tidak berada di lokasi," jelasnya.*


BACA JUGA

Teroris Bersama Bahan Peledak Diamankan di Sentani

Kamis, 05 Desember 2019 | 23:14 WIB

Belasan Warganya Meninggal, Pemkab Yahukimo Turunkan Tim Medis ke Distrik Bomela

Rabu, 19 Juni 2019 | 17:48 WIB

Hendak Menggali Tempat Sampah, Warga Temukan Bom Peninggalan Perang Dunia Kedua

Kamis, 22 November 2018 | 17:01 WIB

Polisi Masih Dalami Remaja Pemilik Ratusan Amunisi di Timika

Rabu, 12 September 2018 | 18:30 WIB
TERKINI

Silaturahmi Bersama Jurnalis Jayapura , Satgas Humas DC- 2024 Berharap Satu Persepsi dalam Pemberitaan

11 Jam yang lalu

Berikan Kenyamanan Bagi Jemaah Haji, Telkomsel Hadirkan Ragam Produk dan Layanan Unggulan

1 Hari yang lalu

Penutupan Musrembang RPJD Papua Tengah, Hasilkan Visi Adil, Berdaya Saing Maju dan Berkelanjutan

1 Hari yang lalu

163 Pelajar Ikut Seleksi Tim Paskibraka 2024 Provinsi Papua Tengah

1 Hari yang lalu

BI Papua akan gelar Festival Cenderawasih, Diharapkan dapat Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Baru

1 Hari yang lalu
Kontak Informasi wartaplus.com
Redaksi: wartaplus.media[at]gmail.com