MENU TUTUP

APEC di PNG, Pesawat Delegasi Bakal Standby di Bandara Sentani dan Merauke

Jumat, 21 September 2018 | 13:33 WIB / Andi Riri
APEC di PNG, Pesawat Delegasi Bakal Standby di Bandara Sentani dan Merauke

PORT MORESBY, - Port Moresby, Papua Nugini (PNG) bakal menjadi tuan rumah penyelenggaraan Asia Pacific Economic Cooperation (APEC) Summit, 15 - 17 November 2018 mendatang. Meski diselenggarakan di negara tetangga PNG, namun Indonesia terlebih khusus Provinsi Papua yang berbatasan langsung dengan PNG juga turut bersiap diri. Apalagi setelah adanya rencana Bandara Sentani dan Merauke di Papua, akan menjadi tempat parkir pesawat yang mengangkut ribuan delegasi dari negara negara Asia peserta APEC. 

Duta Besar Indonesia untuk Papua New Guinea (PNG), Ronald JP. Manik mengatakan, karena keterbatasan kapasitas parkir di Airport Jacksonville, Port Moresby yang tidak bisa menampung puluhan pesawat, sehingga pemerintah PNG meminta bantuan negara terdekat yang memiliki bandara yang besar. 

“APEC akan berlangsung pada bulan November 2018. Akan banyak delegasi yang datang dan akan membawa pesawat sendiri. Baik yang ukuran besar maupun kecil. Nah, daya tampung airport di sini (Port Moresby) kan tidak memadai. Sehingga pemerintah PNG perlu meminta bantuan pada negara terdekat yang mempunyai airport besar. Yang terdekat itu ya Indonesia dan Australia,” kata Dubes Manik di Port Moresby, Rabu (19/9) lalu 

Dubes Ronald Manik menjelaskan, pemerintah PNG secara resmi sudah meminta bantuan Pemerintah Indonesia berkaitan dengan hal tersebut. 

Bahkan, ini merupakan kesempatan bagi Indonesia untuk membantu PNG dalam penyelenggaraan APEC.   

“Dari awal kita sudah mendukung PNG sebagai penyelenggara APEC,” kata Dubes Manik. 

Airport besar terdekat dari PNG berada di Sentani, Merauke dan Townsville (Australia). Setelah pesawat delegasi APEC menurunkan penumpangnya, pesawat ini akan terbang ke salah satu airport dari tiga airport tersebut, selain Airport Jacksonville, untuk diparkir selama penyelenggaraan APEC. 

Setelah APEC selesai, pesawat tersebut akan kembali menjemput delegasi negaranya lalu terbang meninggalkan PNG. 

Setiap pesawat yang diparkir ini nantinya akan membayar biaya parkir seperti pesawat komersial lainnya.   

“Delegasi pemerintah PNG sudah berbicara langsung dengan Kementerian Perhubungan Indonesia. Secara prinsip sudah setuju. Tinggal finalisasi dan memastikan beberapa detail pelaksanaannya saja,” terang Dubes.

Sementara itu, Gubernur Papua, Lukas Enembe, SIP, MH menyambut baik rencana pemerintah PNG tersebut. 

Menurutnya, ini bisa menjadi awal yang baik untuk menindaklanjuti rencana pembukaan jalur penerbangan dari Jayapura ke Mount Hagen, PNG.

“Kami di Provinsi Papua siap membantu pelaksanaan kerjasama antara PNG dengan Indonesia ini,” ujar Gubernur Enembe.

APEC Summit akan diselenggarakan di Port Moresby pada tanggal 15-17 November 2018.  

Sekitar 21 negara anggota APEC, termasuk Indonesia akan hadir. 

Presiden Rusia, Valdimir Putin telah mengkonfirmasi kehadirannya dalam APEC Summit  2018 ini.  

“PNG berada di titik yang sangat strategis di dunia dan di peta dunia. PNG dapat menarik perhatian Asia, Australia dan Selandia Baru untuk kepentingannya dan untuk kepentingan rakyatnya. Dan negara manapun dalam situasi yang sama akan melakukan hal yang sama,” ungkap Menteri APEC PNG, Justin Tkatchenko.*


BACA JUGA

Personel Ops Damai Cartenz Rayakan Lebaran di Sugapa dengan Kebersamaan dan Solidaritas

Kamis, 03 April 2025 | 15:20 WIB

Dokter Satgas Yonif 512/QY Berhasil Selamatkan Ibu dan Bayi dalam Persalinan Darurat di tengah Hutan Papua

Senin, 31 Maret 2025 | 18:52 WIB

Pengurus Wilayah Adat Lapago Papua Mangimbau Masyarakat Jaga Keharmonisan dan Hindari Konflik Kekerasan

Senin, 31 Maret 2025 | 11:09 WIB

TPNPB OPM: Pilot-Pilot Bawa Senjata Akan Kami Tembak

Minggu, 30 Maret 2025 | 16:24 WIB
PSU Pilgub Papua

Kader Partai Golkar Diminta Tegak Lurus Ikuti Perintah DPP, Jangan Bermain Dua Kaki

Minggu, 30 Maret 2025 | 06:10 WIB
TERKINI

Wakaops Damai Cartenz: Patroli Dialogis di Yalimo Wujud Kehadiran Polisi di Tengah Masyarakat

2 Jam yang lalu

Pendekatan Humanis Lewat Patroli Dialogis Satuan Tugas Operasi Damai Cartenz 2025

2 Jam yang lalu

Aktifitas Warga Angguruk dan Heriapini Kembali Normal, Bupati Didimus: Penegakan Hukum Tetap Berjalan 

2 Jam yang lalu
59 Terluka Panah dan 2 Meninggal

Saling Serang Antara Dua Kelompok Terus Berlangsung di Puncak Jaya

6 Jam yang lalu

GPDP Gelar TOT Nasional dan Luncurkan Kurikulum Sekolah Minggu

1 Hari yang lalu
Kontak Informasi wartaplus.com
Redaksi: wartaplus.media[at]gmail.com