MENU TUTUP

Butuh Hunian Layak, Warga Susweni Duduki Kantor Gubernur Papua Barat

Senin, 01 Oktober 2018 | 08:54 WIB / Albert
Butuh Hunian Layak, Warga Susweni Duduki Kantor Gubernur Papua Barat Puluhan masyarakat dan anak-anak Kampung Susweni, Distrik Manokwari Timur, Kabupaten Manokwari mendatangi kantor gubernur melakukan aksi demo damai/Albert

MANOKWARI,- Puluhan masyarakat Kampung Susweni, Distrik Manokwari Timur, Kabupaten Manokwari mendatangi kantor gubernur melakukan aksi demo damai. Mereka datang mempertanyakan alasan  dikeluarkan tanpa alasan jelas unian tetap (Untap) di Susweni dari , padahal secara manusia mereka memiliki hak hidup layak sama dengan warga lainnya. Disana warga ini berjumlah 112 kepala keluarga (KK).

Warga yang bermukim di Susweni terpaksa menghuni rumah unian tetap (Untap) di Susweni. Padahal tadinya pemda menyediakan rumah kepada korban kebakaran di Borobudur, namun justru tidak ditempati selama 2 tahun karena tidak layak.

Kendati demikian warga Susweni yang tersebar harus menempati rumah tersebut, namun sebelum tempati mereka harus mendapat persetujuan kepada RT/RW. "Kami anggap aset pemda itu kosong selama 2 tahun sehingga kami tempati" kata Mervin Rumadas selaku koordinator aksi usai temui Wagub Mohammad Lakotani. 

Rumadas menjelaskan, Senin (1/10) kepada wartawan bahwa rumah Untap  kosong sehingga mereka menghuni. Akan tetapi saat ini mereka mendapat surat peringatan dari Bupati Manokwari Demas Paulus Mandacan agar kosongkan rumah tersebut. 

Kata Rumadas, Wagub berjanji akan berkoodinasi dengan bupati agar ada solusi kepada warga Susweni. Pantauan wartaplus.com warga Susweni yang datang berdemo tidak hanya orang dewasa, namun menyertahkan anak-anak mereka yang berseragam SD termasuk bayi pun diambil. (Albert)


BACA JUGA

TERKINI

Wakaops Damai Cartenz: Patroli Dialogis di Yalimo Wujud Kehadiran Polisi di Tengah Masyarakat

3 Jam yang lalu

Pendekatan Humanis Lewat Patroli Dialogis Satuan Tugas Operasi Damai Cartenz 2025

3 Jam yang lalu

Aktifitas Warga Angguruk dan Heriapini Kembali Normal, Bupati Didimus: Penegakan Hukum Tetap Berjalan 

3 Jam yang lalu
59 Terluka Panah dan 2 Meninggal

Saling Serang Antara Dua Kelompok Terus Berlangsung di Puncak Jaya

7 Jam yang lalu

GPDP Gelar TOT Nasional dan Luncurkan Kurikulum Sekolah Minggu

1 Hari yang lalu
Kontak Informasi wartaplus.com
Redaksi: wartaplus.media[at]gmail.com