MENU TUTUP

Tentara Nasional Papua Barat Pelaku Penembakan Anggota TNI di Mapenduma

Selasa, 29 Januari 2019 | 08:53 WIB / Roberth
 Tentara Nasional Papua Barat Pelaku Penembakan Anggota TNI di Mapenduma Anggota TNI yang terluka/Istimewa

JAYAPURA-Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat mengklaim bertanggungjawab atas penyerangan disertai penembakan terhadap anggota TNI di Distrik Mapenduma, Kabupaten Nduga, Papua. Ini dikatakan Jubir TPN PB Organisasi Papua Merdeka (OPM) Seby Sambom dalam rilisnya yang diterima  wartaplus.com, Selasa (29/1) pagi. 

Kata dia, anggota TPNPB dibawah pimpinan panglima Kodap III Mayjen Egianus Kogoya dan Komandan Operasi Pemne Kogoya lakukan serangan terhadap militer Indonesia. 

Dalam penyerangan ini, TPNPB telah berhasil menembak  dua orang anggota militer dan satu orang anggota TNI lagi luka luka. Korban langsung di kirim ke kabupaten Mimika dengan menggunakan pesawat oleh militer Indonesia. 

“Bahwa TPNPB bertanggungjawab dan juga perlu ketahui bahwa TPNPB tidak akan berhenti perang untuk lawan anggota TNI dan Polri yang datang ke Papua, karena bagi TPNPB tidak ada tempat untuk militer dan Polisi Indonesia beraktivitas West Papua,”ujarnya.

Seperti diberitakan sebelumnya satu anggota Satgas Pam Rahwan dari Yonif 751 Raider tewas ditembak kelompok kriminal bersenjata di Mapenduma, Kabupaten Nduga, Senin (28/1) pagi.

Penembakan itu terjadi ketika Anggota Satgas Pam Rahwan dari Yonif 751 Raider melaksanakan pengamanan lapangan terbang terkait ada pesawat yang akan take off dan landing sekitar pukul 08.30 WIT.

Wakapendam Kodam XVII Cenderawasih, Letkol Dax Sianturi ketika dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut, dimana dalam kejadian itu terdapat dua korban tembak satu diantaranya atas nama  Praka Nazarudin tewas.

"Ia benar ada penembakan pagi tadi saat prajurit kami lakukan pengamanan di Bandara Mapenduma. Prajurit kami  yang  gugur  atas nama Praka Nazarudin ia tidak tertembak di bagian perut, sedangkan Praka Pagesa luka terkena rekoset pada bagian tangan kanan," jelasnya, 

Lanjut Dax, kelompok yang melakukan penembakan diduga kuat dari KKSB Pimpinan Egianus Kogoya. Sementara hingga saat ini anggota dari Pam Rahwan belum melakukan upaya pengejaran.

"Saat ini kami masih menunggu perkembangan untuk dilakukan upaya pengejaran. Selain itu prajurit kami hingga kini masih melakukan perkuatan di Pos yang ada guna mengantisipasi adanya upaya penyerangan pos yang dilakukan KKSB," jelasnya.*

 

 

 

 


BACA JUGA

TERKINI

2.500 Peserta Hadiri Camporee Pathfinder I se Tanah Papua

12 Menit yang lalu

Pengacara Kondang Pieter Ell Kembali Bermain Film

35 Menit yang lalu
Generasi Muda Harus Banyak Melakukan Hal Positif

Kominfo Mengajak Pemuda Papua Sebarkan Produktivitas Lewat Konten Digital

2 Jam yang lalu

Minyak Goreng Curah Kemasan Permudah Distribusi dan Jaga HET

7 Jam yang lalu

Kemenag Lebak Pastikan Jamaah Calon Haji Sehat dan Siap Wukuf

7 Jam yang lalu
Kontak Informasi wartaplus.com
Redaksi: wartaplus.media[at]gmail.com