MENU TUTUP

Kendalikan Inflasi Jelang Lebaran, Ini yang Dilakukan TPID Provinsi Papua

Sabtu, 25 Mei 2019 | 09:34 WIB / Andi Riri
Kendalikan Inflasi Jelang Lebaran, Ini yang Dilakukan TPID Provinsi Papua Kepala Perwakilan BI Papua, Joko Supratikto (kiri) saat temu pers di kantor BI Papua, Jayapura, Jumat (24/5)/Andi Riri

JAYAPURA - Kenaikan harga barang jelang perayaan hari besar keagamaan selalu terjadi tiap tahunnya. Selain karena meningkatnya permintaan masyarakat, tetapi juga ada indikasi dimanfaatkan oleh pedagang untuk menaikkan harga.

Terkait hal itu, guna mengendalikan laju inflasi jelang perayaan idul fitri 1440 H tahun ini, maka Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Papua yang dikoordinir Bank Indonesia (BI) perwakilan Papua telah melakukan upaya pengendalian melalui berbagai kegiatan.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Papua, Joko Supratikto dalam acara buka puasa bersama insan pers di Jayapura, Jumat (25/5) membeberkan sejumlah kegiatan yang telah dan akan dilakukan TPID Papua

Pertama, memotong rantai distribusi dari produsen ke konsumen melalui pelaksanaan pasar produsen (petani, peternak, nelayan dan distributor) secara berkala tiap bulan

"Menghubungkan petani, peternak dan nelayan dengan pasar modern, toko tani Indonesia (program dinas ketahanan pangan) dan rumah pangan kita(program bulog) untuk memasarkan produknya," ujar Joko

Kedua, mengimbau masyarakat melalui media untuk melakukan konsumsi secara wajar dan tidak panik, karena stok bahan pangan aman

Ketiga, menerbitkan surat edaran oleh Kepala Daerah kepada distributor dan pasar modern untuk menjaga stabilitas pasokan, kewajaran harga dan kelayakan produk yang dijual

"Sudah diterbitkan SE oleh Walikota Jayapura no.511/1137 bulan Mei 2019 kepada pelaku usaha, distributor, swalayan, toko pangan mengenai larangan menaikkan harga pangan secara signifikam dari harga normal, penimbunan stok, menjual produk kadaluarsa dan menjual produk rusak,"ungkap Joko

Keempat, melakukan sidak dan monitoring ke distributor dan pasar untuk mengantisipasi penimbunan stok, menjaga kewajaran harga bapok serta memastikan kelayakan produk yang dijual ke masyarakat

"Telah dilakukan sidak oleh Walikota dan Wakil Walikota Jayapura beserta BI, satgas pangan dan anggota TPID kota Jayapura pada 16 Mei 2019 lalu," kata Joko

Kelima, pelaksanaan pasar murah dan operasi pasar jelang hari raya Idul Fitri. Dimana BI bersama TPID Provinsi Papua dan TPID Kota Jayapura pada 20 - 21 Mei dilanjutkan pasar murah oleh bank Papua pada 23 - 24 Mei 2019


BACA JUGA

HLM TPID Papua, Kuatkan Sinergi Antisipasi Lonjakan Harga Pangan Jelang HBKN ldul Fitri

Senin, 03 Maret 2025 | 11:08 WIB

BI libatkan petani asli Papua Tengah di gerakan pangan murah

Jumat, 04 Oktober 2024 | 06:25 WIB

Pantauan BI Papua: Sejumlah Daerah di Bumi Cenderawasih Mulai Panen Cabai

Senin, 23 September 2024 | 08:06 WIB

Pemkab Jayapura Dorong OAP Kembangkan Jagung dan Cabai

Senin, 12 Agustus 2024 | 15:31 WIB

Periode Juli 2024, Inflasi Tertinggi Papua Tengah di Kabupaten Nabire Capai 6,39 Persen

Rabu, 07 Agustus 2024 | 15:35 WIB
TERKINI

Wakaops Damai Cartenz: Patroli Dialogis di Yalimo Wujud Kehadiran Polisi di Tengah Masyarakat

4 Jam yang lalu

Pendekatan Humanis Lewat Patroli Dialogis Satuan Tugas Operasi Damai Cartenz 2025

4 Jam yang lalu

Aktifitas Warga Angguruk dan Heriapini Kembali Normal, Bupati Didimus: Penegakan Hukum Tetap Berjalan 

4 Jam yang lalu
59 Terluka Panah dan 2 Meninggal

Saling Serang Antara Dua Kelompok Terus Berlangsung di Puncak Jaya

8 Jam yang lalu

GPDP Gelar TOT Nasional dan Luncurkan Kurikulum Sekolah Minggu

1 Hari yang lalu
Kontak Informasi wartaplus.com
Redaksi: wartaplus.media[at]gmail.com