MENU TUTUP

Pemekaran Yapen Utara Jadi Atensi Pasangan JOSUA

Rabu, 28 Maret 2018 | 14:26 WIB / Djarwo
Pemekaran Yapen Utara Jadi Atensi Pasangan JOSUA Calon Wakil Gubernur Provinsi Papua, Habel Melkias Suwae saat disambut masyarakat Serui, Kabupaten Kepulauan Yapen/Istimewa

SERUI,- Saat menggelar kampanye terbatas di Kabupaten Kepulauan Yapen, Selasa (27/3) kemarin, di Gedung Tongkonan Jalan KPR Serui. Calon Wakil Gubernur Provinsi Papua yang berpasangan dengan John Wempi Wetipo, Habel Melkias Suwae mengungkapkan jika pemekaran wilayah Yapen Utara menjadi atensi pasangan JOSUA.

Pasalnya, kata Habel, program pemekaran tersebut menjadi salah satu dari 10 program yang diusung oleh Pasangan JOSUA. Dirinya juga menyampaikan, pendekatan sektoral, pendekatan perangkat daerah baik Kabupaten maupun kota termasuk kampung dengan pemberian dana akan kurang berarti jika nyatanya Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan indeks lainnya sebagai tolak ukur masih rendah.

"Karena jika hanya dengan pendekatan yang saat ini ada, akan begitu-begitu saja, yang dipelosok tetap akan tertinggal, sehingga solusi pemekaran kami sengaja usung untuk Papua yang berkeadilan," ujarnya.

Habel mencontohkan, Provinsi Papua Barat yang dimekarkan buktinya bisa lebih berkembamg dari induknya terdahulu, Provinsi Papua.

"Kita tahu bersama, Provinsi Papua Barat baru dimekarkan dari Provinsi Papua, tapi kita lihat. Hasil survey tingkat IPM (Indeks Pembangunan Manusia,red) dan indeks kebahagiaan masyarakatnya, Papua Barat melejit dan bahkan bisa lebih unggul dari induknya Provinsi Papua," katanya.

Diungkapkannya, Papua masih menjadi Provinsi urutan terakhir dari 34 provinsi yang ada di Indonesia, dari semua indikator yang menjadi tolak ukur.

"Percuma kalau kita bangga dengan Provinsi yang besar tapi kenyataannya kondisinya begini, akan lebih baik dan bangga kita jika mengurus provinsi kecil namun bisa merata pembangunannya infrastrukurnya termasuk pelayanan kepada masyarakat," ucapnya.

Atas dasar itu, dia menegaskan lagi jika tanpa pemekaran, akan susah melakukan pemerataan pembangunan. Masyarakat digunung-gunung, lembah-lembah atau pesisir pantai akan kurang maksimal dalam menerima program pemerintah. Baik infrastruktur maupun lainnya.

"Pemekaran adalah salah satu solusi pemerataan pembangunan. Dengan pemekarana kita bisa lebih menjangkau seluruh pelayanan hingga ke pelosok. Pembangunan infrastruktur dan sektor percepatan pembangunan lain termasuk pelayanan bagi masyarakat bisa lebih cepat dilakukan jika adanya pemekaran," pungkasnya. *


BACA JUGA

TERKINI

Wakaops Damai Cartenz: Patroli Dialogis di Yalimo Wujud Kehadiran Polisi di Tengah Masyarakat

5 Jam yang lalu

Pendekatan Humanis Lewat Patroli Dialogis Satuan Tugas Operasi Damai Cartenz 2025

5 Jam yang lalu

Aktifitas Warga Angguruk dan Heriapini Kembali Normal, Bupati Didimus: Penegakan Hukum Tetap Berjalan 

6 Jam yang lalu
59 Terluka Panah dan 2 Meninggal

Saling Serang Antara Dua Kelompok Terus Berlangsung di Puncak Jaya

10 Jam yang lalu

GPDP Gelar TOT Nasional dan Luncurkan Kurikulum Sekolah Minggu

1 Hari yang lalu
Kontak Informasi wartaplus.com
Redaksi: wartaplus.media[at]gmail.com