MENU TUTUP

Komnas HAM Bentuk Tim Pamantauan Pilkada di Papua dan Papua Barat 

Kamis, 26 November 2020 | 16:28 WIB / Cholid
Komnas HAM Bentuk Tim Pamantauan Pilkada di Papua dan Papua Barat  Kepala Komnas HAM RI Perwakilan Papua Frits B Ramandey/Istimewa

JAYAPURA,wartaplus.com – Dalam rangka memastikan perlindungan, pemenuhan dan penegakan hak asasi manusia, Komnas HAM RI Perwakilan Papua membentuk Tim Pemantau guna memonitoring pelaksanaan pilkada di Papua dan Papua Barat.
Hal itu diungkapkan Kepala Komnas HAM RI Perwakilan Papua Frits B Ramandey dalam keterangannya, Kamis (26/11) siang.

Menurutnya ada tiga hal penting yang nanti menjadi pokok dalam pemantauan yakni  hak atas kesehatan, hak atas rasa aman dan hak sipil dan politik dengan tujuan utama adalah memastikan pemenuhan hak-hak politik warga negara dalam pelaksanaan Pilkada di masa Covid-19

“Kami akan mememantau yang meliputi pelaksanaan protokol kesehatan Covid 19 serta mitigasi resiko penyebaran Covid 19 oleh penyelenggara, bagaimana aparat memastikan kondisi yang aman saat pelaksaan pilkada di daerah-daerah yang memiliki tingkat kerawanan tinggi. Serta bagaimana penyelenggara memastikan semua warga negara yang memiliki hak pilih dapat menggunakan haknya, persoalan DPT, Netralitas ASN serta pemenuhan hak kelompok rentan,” bebernya.

Ia pun menjelaskan apa yang akan dilaksanakan pihaknya merupakan amanat undang-undang No 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia, Pasal (89) melaksanakan pemantauan baik melalui media maupun pemantauan langsung.

“Kami beranggotakan tujuh orang terdiri saya sendiri, yang mana kami akan melakukan pemantauan 20 Kabupaten Kota di Provinsi Papua dan Papua Barat,” cetusnya.

Ia pun memaparkan menjelang pelaksanaan Pilkada, Polda Papua dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi menyebutkan ada beberapa daerah yang berpotensi rawan konflik. Penetapan status rawan ini didasarkan pada rekam jejak pelaksanaan pemilu sebelumnya dan merujuk pada indeks gangguan keamanan pemilukada. Selain itu, isu kesehatan terkait Covid-19 menjadi persoalan baru yang harus diantisipasi.*
 


BACA JUGA

Kapolda Papua Hadiri Pelantikan Kapolri

Rabu, 27 Januari 2021 | 11:14 WIB

Kapolda Papua Hadiri Pelantikan Kapolri

Rabu, 27 Januari 2021 | 11:14 WIB
5 Tahun Penjara

Polri Tetapkan Ambroncius Nababan Sebagai Tersangka 

Rabu, 27 Januari 2021 | 05:15 WIB
Tanggapi Dugaan Rasisme

Ketua KPID Papua Minta Lembaga Penyiaran Harus Mengedepankan Persatuan dan Kesatuan

Selasa, 26 Januari 2021 | 19:14 WIB

Lima Dewan Adat Sentani Siap Dukung Billy Suwae di Pilkada Jayapura 2022

Selasa, 26 Januari 2021 | 18:46 WIB
TERKINI

Dua Personil Polresta Jayapura Kota dapat Penghargaan Pin Emas Kapolri

21 Menit yang lalu

Kapolda Papua Hadiri Pelantikan Kapolri

2 Jam yang lalu

Kapolda Papua Hadiri Pelantikan Kapolri

2 Jam yang lalu

Warga Biak Wajib Patuhi Prokes Cegah Covid-19

2 Jam yang lalu
5 Tahun Penjara

Polri Tetapkan Ambroncius Nababan Sebagai Tersangka 

8 Jam yang lalu
Kontak Informasi wartaplus.com
Redaksi: wartaplus.media[at]gmail.com