MENU TUTUP
Berapa Lama Spons Cuci Piring Diganti

Pentingkah Mengganti Spons Cuci Piring?

Minggu, 25 Februari 2018 | 23:41 WIB / kompas
Pentingkah Mengganti Spons Cuci Piring?

WARTAPLUS - Spons cuci piring adalah salah satu alat andalan saat kita membersihkan aneka peralatan memasak dan makan. Tak jarang, beberapa orang menggunakan spons cuci piring sampai benar-benar hancur dan tipis.

Jika kebiasaan tersebut masih Anda lakukan, sebaiknya segera ubah kebiasaan ini. Seperti diberitakan Kompas.com sebelumnya, spons cuci piring sebaiknya diganti seminggu sekali. Bukan tanpa sebab, ini karena spons cuci piring adalah tempat terbaik bersarangnya bakteri jahat yang dapat mengganggu kesehatan manusia.

Dalam laporan NSF International pada 2011, tim peneliti melakukan eksperimen untuk mengetahui seberapa banyak bakteri koliform dalam peralatan dapur. Bakteri koliform merupakan golongan bakteri intertinal yang hidup dalam saluran pencernaan manusia.

Bakteri Escherichia coli juga termasuk dalam golongan ini, mengikuti bakteri Enterobacter aerogenes dan Serratia marcescens. Mereka menemukan spons cuci piring adalah benda paling kotor yang punya paling banyak bkteri koliform. Setidaknya 75 persen dari spons cuci piring terkontaminasi bakteri koliform.

Setelah itu tempat paling banyak bakteri berikutnya di rumah adalah wastafel dapur, countertops, papan untuk memotong, pemegang sikat gigi, dan gagang pintu kamar mandi. Walaupun ada kepercayaan spons dapat bersih kembali jika dicuci atau direbus, faktanya berkata lain.

Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan Nature, jika spons dibersihkan dengan cara direbus justru akan meningkatkan jumlah patogen yang lebih tinggi. Itu berarti akan ada lebih banyak bakteri berbahaya dan resisten. Begitu juga jika kita mencucinya.

Hal ini hanya sia-sia. Dilansir dari Bussines Insider, Rabu (21/2/2018), spons cuci piring memiliki rata-rata 5×10^10 atau 5 kali (10 pangkat 10) bakteri dalam satu sentimeter kubik. Peneliti menyarankan untuk mengganti spons setidaknya dua minggu sekali atau sebaiknya seminggu sekali.[KOMPAS]


BACA JUGA

Satgas ODC Sebut Pembunuh Pilot Glen, KKB Malas Gwijangge dan Komplotannya

Rabu, 14 Agustus 2024 | 12:55 WIB

Pilot Asal Selandia Baru Tewas Dibunuh KKB di Distrik Alama Timika

Senin, 05 Agustus 2024 | 17:45 WIB

Dua Orang Luka Berat Akibat Terkena Sajam ODGJ di Jayawijaya

Minggu, 14 Januari 2024 | 08:19 WIB

Bantu Penurunan Stunting, Babinsa Fawi Bagikan Susu Kepada Ibu Hamil dan Anak anak

Rabu, 10 Januari 2024 | 18:51 WIB

Peduli Pendidikan, Babinsa Mengajar di SD Inpres Distrik Ilu Puncak Jaya

Rabu, 03 Januari 2024 | 16:46 WIB
TERKINI

Satgas Humas Ops Damai Cartenz 2025 Posko Timika Rayakan Idul Fitri dengan Doa Bersama dan Kebersamaan

19 Jam yang lalu

Personel Satgas Humas Posko Timika Gelar Doa Bersama Rayakan Idul Fitri 1446 H

21 Jam yang lalu

Dokter Satgas Yonif 512/QY Berhasil Selamatkan Ibu dan Bayi dalam Persalinan Darurat di tengah Hutan Papua

2 Hari yang lalu

Pengurus Wilayah Adat Lapago Papua Mangimbau Masyarakat Jaga Keharmonisan dan Hindari Konflik Kekerasan

2 Hari yang lalu

TPNPB OPM: Pilot-Pilot Bawa Senjata Akan Kami Tembak

3 Hari yang lalu
Kontak Informasi wartaplus.com
Redaksi: wartaplus.media[at]gmail.com