MENU TUTUP

BPBD Papua Luncurkan Aplikasi Sistem Manajemen dan Informasi Penanggulangan Bencana

Selasa, 25 Januari 2022 | 20:47 WIB / Andi Riri
BPBD Papua Luncurkan Aplikasi Sistem Manajemen dan Informasi Penanggulangan Bencana Asisten 1 Sekda Papua, Doren Wakerkwa saat memberikan sambutan pada acara launching SIMDIP di kantor BPBD Papua, Selasa (25/01)/Andi Riri

JAYAPURAwartaplus.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Papua meluncurkan Aplikasi Sistem Manajemen dan Informasi Penanggulangan Bencana Papua (SIMDIP), Selasa (25/01) di halaman kantor BPBD Papua. 

Peluncuran ditandai dengan penekanan geometrik gambar pada layar tv oleh Asisten 1 Sekda Papua, Doren Wakerkwa yang hadir mewakili Gubernur Papua.

Kepala BPBD Papua, William Manderi menyatakan, peluncuran aplikasi SIMDIP sangat penting untuk memberikan informasi kepada masyarakat tentang penanggulangan bencana.

"Melalui program yang kita kembangkan ini masyarakat bisa lebih mudah mengakses segala informasi terkait bencana dan penanggulangan yang dilaksankan," ungkap Willem dalam sambutannya.

Dalam aplikasi ini, lanjut ia, masyarakat bisa mengakses informasi terkait peringatan dini bencana, prakiraan cuaca, kejadian bencana dan resikonya.

"Tentunya kita harus mengembangkan sumber daya kita juga peralatan. Selain itu ini juga didorong oleh seluruh pemangku kepentingan baik pemerintah, akademis, masyarakat termasuk media untuk bisa saling berkolaborasi sehingga sistem ini nantinya dapat terlaksana dengan baik," terang Willem.

Aplikasi ini juga untuk menjawab keluhan masyarakat, bagaimana kecepatan, ketepatan dan akurasi informasi yang berkaitan dengan bencana.

"Kita bekerja sama dg BNPB RI dalam melakukan upaya penanganan bencana melalui layanan call center 117," imbuhnya.

Sementara itu, Doren Wakerwa yang membacakan sambutan Gubernur Papua memberikan apresiasi kepada BPBD Papua yang telah meluncurkan aplikasi SIMDIP ini.

"Ini menunjukkan bahwa Papua bisa selangkah lebih maju.  Diharapkan semua data informasi terkait penanggulangan bencana di Papua dapat keluar lewat satu pintu (aplikasi SIMDIP) yang dapat diakses oleh publik," kata Doren.

Terpenting lanjut Doren adalah sinergitas bersama seluruh pemangku kepentingan baik TNI Polri, instansi terkait seperti BMKG, Dinas Kesehatan dan pemerintah di Kabupaten Kota

"Walaupun beda tupoksi dalam penyelenggaraan pemerintahan, namun melalui sinkronisasi yang kuta maka semua persoalan dapat dipecahkan dengan baik," tuturnya.

"Sekali lagi saya memberikan apresiasi dan terima kasih atas peluncuran aplikasi ini," tutup Doren.**


BACA JUGA

Kabupaten Kota di Papua Diminta Lakukan Antisipasi Bencana Hidrometeorologi

Selasa, 07 Desember 2021 | 06:19 WIB

Dua Kabupaten di Papua Ini Rawan Bencana, Tapi Belum Ada BPBD

Kamis, 14 November 2019 | 14:50 WIB

Gempa Mamberamo Raya, BPBD: Belum Ada Laporan Kerusakan Akibat Gempa

Senin, 24 Juni 2019 | 20:18 WIB

Ini Penjelasan BPBD Papua Barat Seputar Informasi Banjir di Kampung Nanimori Wondama

Senin, 17 September 2018 | 09:49 WIB
TERKINI

Sebanyak 106 Kepala Sekolah di Papua Dilantik

5 Jam yang lalu
Jangan Ambil Untung

Dana Sekertariat 1 Milyar, Gubernur Waterpauw: Macam Mau Bangun Sekertariat Saja

18 Jam yang lalu

Terima Keluhan Mahasiswa, Bupati Puncak Jaya Siap Bantu Pembangunan Aula Uswim Nabire

23 Jam yang lalu

Bupati Puncak Jaya Goes To Campus, Berbagi Kisah Suksesnya di Kampus Uswim Nabire

23 Jam yang lalu

Bupati Puncak Jaya Bantu Dana Penerimaan Mahasiswa Baru di Nabire

1 Hari yang lalu
Kontak Informasi wartaplus.com
Redaksi: wartaplus.media[at]gmail.com