MENU TUTUP

Sekian Tahun Mengungsi Karena Trauma KKB, Masyarakat Yigi Nduga Kini Kembali ke Rumah

Selasa, 21 Juni 2022 | 11:41 WIB / Andi Riri
Sekian Tahun Mengungsi Karena Trauma KKB, Masyarakat Yigi Nduga Kini Kembali ke Rumah Personil Satgas Yonif RK 114/SM bersama warga Distrik Yigi, Nduga/dok:Penrem172

JAYAPURA, wartaplus.com - Komandan Korem 172/PWY Kolonel Inf J.O Sembiring mengungkapkan bahwa situasi di Distrik Yigi Kabupaten Nduga, Papua, saat ini telah berangsur kondusif. Masyarakat yang sebelumnya  mengamankan diri keluar dari distrik tersebut, saat ini telah mulai kembali ke rumahnya masing-masing.

Penyebab masyarakat keluar dan mengamankan diri dari Distrik Yigi berawal dari peristiwa pembantaian 19 karyawan PT. Istaka Karya yang tengah mengerjakan pembangunan jalan Trans Papua pada 2 desember 2018 silam oleh KKB pimpinan Egianus Kogoya. Sejak saat itu masyarakat merasa takut dan terancam.

Untuk menghindari ancaman KKB Pimpinan Egianus Kogoya, masyarakat mulai meninggalkan Distrik Yigi, termasuk masyarakat di Distrik Yal dan Distrik Mugi. 

Sebagian masyarakat mengamankan diri menuju ke Distrik Dal, Distrik Mbua dan sebagian besar menuju Wamena dan Lanny Jaya, Kenyam dan beberapa daerah lainnya. 

Binter dan Komsos

Diungkapkan Danrem, sejak dinyatakan aman, Satgas Yonif RK 114/SM terus melaksanakan Pembinaan Teritorial dan Komunikasi Sosial secara intens dengan para tokoh agama, tokoh adat dan tokoh masyarakat setempat, agar menyampaikan kepada masyarakat Yigi yang berada di beberapa daerah untuk dapat kembali. 

"Sebab Distrik Yigi sebagai salah satu daerah yang menjadi ancaman teror KKB telah dinyatakan sebagai daerah aman dan kondusif untuk ditempati kembali oleh masyarakat," ungkap Danrem Jo dalam rilis tertulisnya yang diterima wartaplus.com, Selasa (21/06).

Danrem JO menuturkan, pendekatan yang dilakukan oleh Satgas Yonif RK 114/SM mendapat respon positif dari masyarakat. Dengan bantuan pendeta Sipe Kelnea selaku tokoh agama dan tokoh masyarakat Distrik Yigi, diadakan pertemuan terkait keinginan masyarakat Yigi yang ingin kembali ke kampungnya.  

Dari pertemuan tersebut, saat ini sebanyak 32 orang terdiri  dari tokoh agama, tokoh adat dan aparatur kampung beserta perwakilan masyarakat berangkat ke kampung Yigi, Distrik Yigi, Kab. Nduga dan melaksanakan doa bersama serta melihat secara langsung kondisi kampung yang telah lama ditinggalkan.

Pendeta Sipe Kalnea saat ditemui di Pos Satgas Yonif RK 114/SM mengatakan bahwa masyarakat Yigi saat ini membutuhkan perhatian dari Pemerintah melalui TNI untuk membangun kembali daerah yang telah ditinggalkan oleh masyarakat pasca kejadian tersebut. 

“Kami meminta bantuan dari pihak TNI untuk memperbaiki fasilitas-fasilitas umum seperti gereja, sekolah dan rumah kami yang sudah rusak selama kami tinggalkan dalam jangka waktu yang lama. Selain itu, kami berharap pihak TNI dapat menjamin keamanan masyarakat kami dari terror KKB,” harap Pendeta Sipe.

Ia menambahkan, masyarakat yang sudah bertempat tinggal kembali di kampung Yigi akan memulai kegiatan bercocok tanam untuk memenuhi kebutuhan hidup.

Kembali Bangun Kampung 

Danrem 172/PWY berharap, dengan adanya masyarakat yang kembali ke Kampung Yigi akan diikuti oleh masyarakat lainnya di daerah yang juga ditinggalkan oleh masyarakat pasca kejadian Desember 2018 silam untuk kembali dan membangun kampung halamannya.

“Kami siap membantu baik memfasilitasi maupun melakukan pendampingan terhadap masyarakat untuk kembali memulai aktifitas seperti sediakala. TNI dan Polri akan selalu bersinergi dan solid untuk terus berupaya  menumbuhkan  rasa aman bagi masyarakat,” tegasnya.

Kolonel Inf JO Sembiring menambahkan, masyarakat yang sempat meninggalkan kampungnya tidak perlu khawatir untuk kembali karena TNI hadir untuk menjaga dan bekerjasama dengan masyarakat untuk membangun Papua.**


BACA JUGA

Dua Satgas Organik yang Purna Tugas dari Nduga dan Lanny Jaya Terima Penghargaan

Selasa, 05 Juli 2022 | 04:22 WIB

Letkol CPN Athenius Murib: Rangkul Masyarakat dengan Senyum Teritorial

Minggu, 03 Juli 2022 | 08:02 WIB
Video

TPNPB Organisasi Papua Merdeka Tolak DOB dan Otsus

Sabtu, 02 Juli 2022 | 07:39 WIB

Danrem 172/PWY Berharap 222 Bintara Otsus Turut Berkontribusi Membangun Papua

Jumat, 01 Juli 2022 | 12:35 WIB

Semester I 2022: Gangguan KKB di Papua Alami Peningkatan, 20 Orang Tewas

Kamis, 30 Juni 2022 | 21:08 WIB
TERKINI
Generasi Muda Harus Banyak Melakukan Hal Positif

Kominfo Mengajak Pemuda Papua Sebarkan Produktivitas Lewat Konten Digital

1 Jam yang lalu

Minyak Goreng Curah Kemasan Permudah Distribusi dan Jaga HET

6 Jam yang lalu

Kemenag Lebak Pastikan Jamaah Calon Haji Sehat dan Siap Wukuf

7 Jam yang lalu

Untuk Pemilu Berkualitas 2024, Ini Rekomendasi Bawaslu

7 Jam yang lalu
Dugaan Tindak Pidana Korupsi

Sayap-Sayap Patah Garuda Indonesia

7 Jam yang lalu
Kontak Informasi wartaplus.com
Redaksi: wartaplus.media[at]gmail.com