A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: is_readable(): open_basedir restriction in effect. File(/dev/urandom) is not within the allowed path(s): (/tmp/:/www/wwwroot/wartaplus.com/m.wartaplus.com/)

Filename: core/Security.php

Line Number: 584

Mentan Yasin Limpo Apresiasi Langkah Gubernur Waterpauw Jaga Ketahanan Pangan Papua Barat | Mobile Wartaplus.com
MENU TUTUP
Ketahanan Pangan Papua Barat

Mentan Yasin Limpo Apresiasi Langkah Gubernur Waterpauw Jaga Ketahanan Pangan Papua Barat

Selasa, 25 Oktober 2022 | 10:45 WIB / Cholid
Mentan Yasin Limpo Apresiasi Langkah Gubernur Waterpauw Jaga Ketahanan Pangan Papua Barat Penanaman padi bersama Menteri Pertanian di Desa Prafi, Kabupaten Manokwari. (Foto Tim Media PJGubPB)

Manokwari– Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo berkunjung ke Manokwari dalam rangka Pencanangan Pengembangan Komoditi Pertanian di Papua Barat dalam semangat GNPIP di Desa Prafi Kabupaten Manokwari bersama Penjabat Gubernur Papua Barat, Komjen (Purn) Drs Paulus Waterpauw, M.Si.

Pada kesempatan tersebut Menteri Yasin Limpo bertatap muka dengan 13 kepala daerah se-Papua Barat, guna membahas ketahanan pangan lokal.

“Kami telah mencanangkan aktivitas dan upaya mengakselerasi pertanian terutama padi, jagung dan komoditas lainnya,” jelasnya, Selasa 25 Oktober 2022.

Menteri Yasin Limpo mengapresiasi langkah Gubernur Waterpauw untuk bersama menjaga ketahanan pangan lokal. “Hal ini menjadi pertanda baik untuk Papua Barat,” katanya.

Lanjut Menteri Yasin Limpo, hari ini juga dilakukan rapat dengan seluruh bupati dan wali kota se-Papua Barat untuk meningkatkan ketahanan pangan lokal, serta berkontribusi pada ketahanan pangan nasional. Hal ini sesuai instruksi Presiden Jokowi agar pertanian harus menjadi bantalan ekonomi dan bantalan bagi masyarakat Indonesia.

 

“Banyak hal dan tentunya bisa dilakukan bersama, sesuai perintah presiden untuk memaksimalkan upaya di tanah Papua ini,” jelasnya.

Termasuk panganan sagu akan disikapi dan disusun konsepsinya bersama Gubernur Papua Barat dalam waktu singkat.

 

“Sagu adalah pemberian Tuhan yang luar biasa dan tumbuhan yang sudah ada dan tak bisa kita tinggalkan. Artinya beras kita makan, sagu juga kita makan, singkong kita makan. Semua tak ada masalah, supaya kenyang sama-sama,” jelasnya.


BACA JUGA

Jelang Nataru, Gercin Papua Barat Gelar Diskusi Publik dan Deklarasi Kamtibmas

Jumat, 05 Desember 2025 | 11:54 WIB

Ketum Bahlil Ajak Golkar Papua Barat Perkuat Konsolidasi Hadapi Agenda Politik 5 Tahun Mendatang

Sabtu, 08 November 2025 | 18:31 WIB

Rumah Kediaman Gubernur Papua Barat Daya di Teror

Rabu, 27 Agustus 2025 | 13:39 WIB

Polda PBD Turunkan Ratusan Personel Amankan Situasi Kota Sorong

Rabu, 27 Agustus 2025 | 12:43 WIB

Terlilit Utang Karena Judi Online, Oknum Brimob Nekat Bobol Toko Emas di Manokwari

Selasa, 22 Juli 2025 | 14:24 WIB
TERKINI

Sambut HUT ke-26 dan Natal, DWP Puncak Jaya Tebar Kasih di RSUD Mulia

4 Jam yang lalu

Peduli Bencana Sumut, Pemuda dan Masyarakat Batak se-Tanah Papua akan Gelar Konser Amal

4 Jam yang lalu

Antisipasi Lonjakan Kebutuhan Uang Tunai Saat Nataru, BI Papua Gelar Serunai 8 - 23 Desember

4 Jam yang lalu

Mari Kita Jaga Kamtibmas Menjelang Hari HAM dan Perayaan Natal,

7 Jam yang lalu

Mencegah Kekerasan Terhadap Anak, Forum Jurnalis Perempuan Indonesia: Memutus Rantai Kekerasan

9 Jam yang lalu
Kontak Informasi wartaplus.com
Redaksi: wartaplus.media[at]gmail.com