MENU TUTUP

Satgas Sejuta Rumah Kemen PUPR Turun Tangan Atasi Banjir Perumahan Yahim Papua

Rabu, 06 Juni 2018 | 12:41 WIB / Riri
Satgas Sejuta Rumah Kemen PUPR Turun Tangan Atasi Banjir Perumahan Yahim Papua Tim satgas sejuta rumah Kemen PUPR meninjau lokasi banjir perumahan yahim gajah mada, Selasa (5/6)/istimewa

SENTANI,– Kementerian PUPR  melalui Satgas Sejuta Rumah akhirnya turun tangan menangani banjir di kawasan perumahan Yahim Gajah Mada Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua.

Banjir yang melanda kawasan ini telah terjadi sejak 2015 lalu, tanpa ada kejelasan mengenai solusinya. Tak sedikit warga yang terpaksa meninggalkan rumahnya, karena terus terusan tertimpa banjir. Ada juga yang tetap bertahan, karena tak punya pilihan tempat tinggal yang lain. Meski  dihantui rasa takut jika sewaktu waktu banjir datang melanda

Dikutip dari rilis KemenPUPR yang diterima redaksi wartaplus.com, Satgas Sejuta Rumah mengunjungi Kabupaten Jayapura pada 5 - 6 Juni 2018. Dalam kunjungannya, Kepala Satgas sejuta rumah Lucky H Korah beserta rombongan melaksanakan Rapat koordinasi bersama Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Provinsi Papua, Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Papua, Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional Provinsi Papua, Dinas Pertanahan, Perumahan & Kawasan Permukiman Kabupaten Jayapura, Badan Pelayanan Perizinan Terpadu dan Penanaman Modal Kabupaten Jayapura, Balai Wilayah Sungai Papua Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, Kementerian PUPR, Bank BTN Kantor cabang Jayapura, Bank Papua, PT. Agung Kusuma Jaya (developer), dan DPD REI Papua.

Selain Rapat koordinasi Tim bersama stakeholder terkait juga melakukan kunjungan langsung ke Perumahan Yahim Gadjah Mada. 

Hasil Evaluasi

Adapun hasil evaluasi di lapangan, yaitu perlu ada tindakan jangka pendek dan jangka panjang. 

"Untuk tindakan jangka pendek (1 bulan) diperlukan normalisasi agar kerusakan tidak meluas, karena terjadi penumpukan material di sungai sehingga air meluap. Daerah yang terendam banjir dulunya adalah daerah kering (bekas perkebunan sagu)," ungkap Lucky kepada  pers di sela sela kunjungannya.

Kemudian jangka panjang perlu dilakukan studi sehingga didapatkan solusi terbaik apakah bisa dibuatkan bendung penahan banjir atau relokasi warga apabila bendung tidak mungkin dibangun.

Di kesempatan itu, Lucky Korah yang juga didampingi oleh Paul Marpaung menyatakan bahwa yang paling penting adalah bagaimana caranya bersama-sama untuk membantu MBR (Masyarakat Berpenghasilan Rendah) menyelesaikan masalah tersebut.

Pemerintah Berjanji

Lucky berjanji pemerintah akan menangani masalah ini secara serius bukan hanya mengandalkan dana APBN, namun juga akan bergandengan tangan dengan DPD REI Papua dan Balai Wilayah Sungai. 

Dalam kesempatan yang sama, Ketua DPD REI Papua Maria Nelly Suryani menyambut baik keinginan Kementerian PUPR sebagai bentuk pembinaan dan tanggung jawab moril REI kepada masyarakat. Dia berjanji, sebelum dana turun dari Kementerian PUPR, REI akan mengerahkan alat berat untuk mendukung solusi jangka pendek yang memang saat ini sangat dibutuhkan masyarakat terdampak banjir. 

Sementara itu, masyarakat Perumahan Yahim Gadjah Mada bersyukur bahwa akhirnya setelah sekian lama, tindak lanjut penyelesaian penderitaan mereka mulai menemukan titik terang. 

Ketua RW 03, Sipri Yongky berharap jehadiran Kementerian PUPR melalui Satgas Sejuta Rumah bukan pencitraan politik menjelang pilpres, namun memang aksi nyata Pemerintah hadir di tengah masyarakat.*


BACA JUGA

Setelah Organda, Mari-YO Kembali Kirim Excavator Bersihkan Kali Belakang Pasar Youtefa.

Kamis, 17 Oktober 2024 | 09:36 WIB

Tepati Janji, Mari-Yo Turunkan Alat Berat Bersihkan Drainase yang Tersumbat di Perumahan Organda

Senin, 14 Oktober 2024 | 07:58 WIB

Sungai Mamberamo Meluap, Ratusan Rumah di Tujuh Kampung Terendam Banjir

Selasa, 30 April 2024 | 17:28 WIB

Pemda Puncak Jaya Salurkan Bantuan Pemprov Papua Tengah kepada Warga Terdampak Banjir Bandang

Kamis, 08 Februari 2024 | 16:23 WIB

Jembatan Gurage Puncak Jaya Hanyut Diterjang Banjir Bandang, Pendistribusian Logistik Pemilu Terhambat

Minggu, 04 Februari 2024 | 05:57 WIB
TERKINI

Wakaops Damai Cartenz: Patroli Dialogis di Yalimo Wujud Kehadiran Polisi di Tengah Masyarakat

3 Jam yang lalu

Pendekatan Humanis Lewat Patroli Dialogis Satuan Tugas Operasi Damai Cartenz 2025

3 Jam yang lalu

Aktifitas Warga Angguruk dan Heriapini Kembali Normal, Bupati Didimus: Penegakan Hukum Tetap Berjalan 

3 Jam yang lalu
59 Terluka Panah dan 2 Meninggal

Saling Serang Antara Dua Kelompok Terus Berlangsung di Puncak Jaya

7 Jam yang lalu

GPDP Gelar TOT Nasional dan Luncurkan Kurikulum Sekolah Minggu

1 Hari yang lalu
Kontak Informasi wartaplus.com
Redaksi: wartaplus.media[at]gmail.com