MENU TUTUP

Di Papua Hilal Tidak Teramati Karena Cuaca Berawan

Selasa, 09 April 2024 | 16:42 WIB / Andi Riri
Di Papua Hilal Tidak Teramati Karena Cuaca Berawan Pengamatan hilal di Pantai Seribu Cemara, Demta, Kabupaten Jayapura, Selasa (9/10/2024)/Humas

JAYAPURA,wartaplus.com - Hilal tidak teramati oleh Tim Rukyatul Hilal Provinsi Papua. Walaupun secara perhitungan hilal dengan ketinggian sudah mencapai lebih dari 5 derajat secara teknis bisa teramati, namun cuaca mendung berawan menghalangi pengamatan hilal di Pantai Seribu Cemara, Demta, Kabupaten Jayapura, Selasa (9/10/2024). 

Hal ini juga dikukuhkan melalui penetapan sidang isbat Pengadilan Agama Sentani di lokasi pemantauan Pantai Seribu Cemara, oleh hakim tunggal Huda Lukoni, S.H.I., M.H., yang juga merupakan Ketua Pengadilan Agama Sentani.

Ada 120 titik pemantauan hilal 1 Syawal tahun ini, tersebar di seluruh Indonesia.

Hadir pada tim pemantauan hilal ini, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama  Provinsi Papua, Klemens Taran, Ketua Tim Falakiyah Provinsi Papua Dr. Hendra Yulia Rahman, M.H.I., Kepala Balai Besar MKG Wilayah V
Yustus Rumakiek, S.Si., Kepala Stasiun Geofisika Jayapura, Herlambang Huda, S.Si., M.Si., Hakim Tinggi Pengadilan Tinggi Agama Jayapura, Drs. Ahmad Sujai, M.H.I., dan Kepala Kampung Tarfia, Silas Tauruy. 

Hendra menjelaskan, para perukyat tidak bisa melihat hilal karena awan yang menutup. 

"Untuk ketetapan 1 Syawal menunggu sidang isbat (Kemenag Pusat)", demikian Hendra menandaskan.

Kakanwil menyampaikan Kemenag mendukung tim falakiyah secara maksimal, untuk melanjutkan informasi yang diperoleh pada tim secara nasional. 

Ahmad Sujai menegaskan Pengadilan Tinggi Agama turut memberi dukungan dalam penyelenggaraan pemantauan hilal untuk mengakhiri bulan Ramadhan 1445 H. Kehadiran hakim siap untuk mengambil sumpah dan mengesahkan melalui sidang isbat sederhana, jika ada yang menyatakan melihat hilal, sekaligus akan menjadi laporan ke Kemenag Pusat dan menjadi laporan sidang Isbat.

Rangkaian agenda seputar penetapan 1 Syawal 1445 H di Kemenag Pusat di Jakarta meliputi Seminar Posisi Hilal  jam 19.00 WIT, pelaksanaan sidang Isbat penentuan 1 Syawal 1445 H jam 20.15 WIT, dan konferensi pers penetapan 1 Syawal 1445 H pada pukul 21.05 WIT.

Mengacu data yang dikeluarkan oleh BMKG, sebagaimana disampaikan Yustus, waktu konjungsi atau fase bulan baru atau ijtima' pada pukul 03:20:47, waktu terbenam matahari pukul 17:43:07, waktu terbenam bulan pukul 18:09:05, azimuth matahari 277, 791 derajat, azimuth bulan 282, 324 derajat, ketinggian hilal 5,440 derajat, elongasi 7,08 derajat, umur bulan 14 jam 22 menit 20 detik.

BBMKG menurunkan 2 unit  teropong untuk mendukung secara optimal. "Menurut prakiraan, cuaca Demta berawan dengan potensi hujan ringan. Namun demikian tetap berharap cuaca cerah sehingga dapat mengamati penampakan hilal", demikian penjelasan Yustus.

Berdasarkan data hisab, sebagaimana disampaikan pada laman kemenag.go.id, ijtimak terjadi pada Selasa, 29 Ramadan 1445 H / 9 April 2024 M, sekitar pukul 01.20 WIB. Saat matahari terbenam, ketinggian hilal di seluruh wilayah Indonesia berada di atas ufuk antara 4° 52.71' (empat derajat lima puluh dua koma tujuh puluh satu menit) sampai dengan 7° 37.84' (tujuh derajat tiga puluh tujuh koma delapan puluh empat menit) dan sudut elongasi 8° 23.68' (delapan derajat dua puluh tiga koma enam puluh delapan menit) hingga 10° 12.94' (sepuluh derajat dua belas koma sembilan puluh empat menit).


BACA JUGA

Idulfitri di Garis Depan: Personel Satgas Ops Damai Cartenz 2025 Berbagi Kebahagiaan di Sugapa

Kamis, 03 April 2025 | 15:22 WIB

Personel Ops Damai Cartenz Rayakan Lebaran di Sugapa dengan Kebersamaan dan Solidaritas

Kamis, 03 April 2025 | 15:20 WIB

Personel Satgas Humas Posko Timika Gelar Doa Bersama Rayakan Idul Fitri 1446 H

Rabu, 02 April 2025 | 11:04 WIB

Sambut Idul Fitri 1446 H, Kodam Cenderawasih Gelar Bazar Murah

Rabu, 26 Maret 2025 | 08:04 WIB

Kapolda Papua Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Pengamanan Idul Fitri 1446 H/2025

Jumat, 21 Maret 2025 | 03:49 WIB
TERKINI

Wakaops Damai Cartenz: Patroli Dialogis di Yalimo Wujud Kehadiran Polisi di Tengah Masyarakat

7 Jam yang lalu

Pendekatan Humanis Lewat Patroli Dialogis Satuan Tugas Operasi Damai Cartenz 2025

7 Jam yang lalu

Aktifitas Warga Angguruk dan Heriapini Kembali Normal, Bupati Didimus: Penegakan Hukum Tetap Berjalan 

8 Jam yang lalu
59 Terluka Panah dan 2 Meninggal

Saling Serang Antara Dua Kelompok Terus Berlangsung di Puncak Jaya

12 Jam yang lalu

GPDP Gelar TOT Nasional dan Luncurkan Kurikulum Sekolah Minggu

1 Hari yang lalu
Kontak Informasi wartaplus.com
Redaksi: wartaplus.media[at]gmail.com