MENU TUTUP

Duka di Kedalaman Tambang: Kronologi Pencarian 7 Nyawa Terjebak Longsor Grasberg Block Cave"

Senin, 06 Oktober 2025 | 14:59 WIB / Roberth
Duka di Kedalaman Tambang: Kronologi Pencarian 7 Nyawa Terjebak Longsor Grasberg Block Cave Ilustrasi wartaplus.com

TEMBAGAPURA,wartaplus.com - Insiden longsor di tambang bawah tanah Grasberg Block Cave (GBC), Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, terjadi pada 8 September 2025. Longsor berupa aliran lumpur bijih basah sekitar 700.000 ton menutup akses utama, menjebak 7 pekerja kontraktor PT Freeport Indonesia (PTFI). Korban berasal dari PT Redpath Indonesia (5 orang) dan PT Cipta Kontrak (2 orang). Operasi penambangan dihentikan sementara untuk fokus pada evakuasi.

Berikut kronologi lengkap pencarian dan evakuasi berdasarkan perkembangan hari per hari:

8 September 2025 (Hari 0 - Kejadian): Sekitar pukul 22.00 WIT, longsor material basah dari salah satu panel produksi (Extraction 28-30 Panel) terjadi di tambang bawah tanah GBC. Lokasi 7 pekerja diketahui, dan komunikasi awal via handy talky (HT) masih terjalin sebelum putus kemungkinan karena baterai habis. PTFI segera mengaktifkan Tim Tanggap Darurat (ERG) untuk pembersihan akses. Kebutuhan dasar pekerja (makanan, air, oksigen) dipastikan terpenuhi melalui saluran alternatif. Operasi tambang dihentikan sepenuhnya.

9-13 September 2025 (Hari 1-5): Tim ERG mulai pengerukan material (mucking) menggunakan peralatan berat untuk membuka terowongan berliku. Tantangan utama: volume lumpur besar dan risiko longsor sekunder. Kementerian ESDM mengirim tim monitoring ke lokasi. Hingga hari ke-5, 7 pekerja belum ditemukan, tapi diyakini aman karena lokasi spesifik sudah terdeteksi. Presiden Direktur PTFI Tony Wenas menyatakan seluruh sumber daya dikerahkan.

14-19 September 2025 (Hari 6-11): Pencarian intensif berlanjut dengan penelusuran jalur alternatif di terowongan kompleks. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memantau langsung dan melaporkan ke Presiden. Pada 17 September (hari ke-9), upaya masih fokus pada pembersihan akses utama. Hingga 19 September, belum ada penemuan.

20 September 2025 (Hari 12): Dua pekerja pertama ditemukan tewas dan dievakuasi: Irwan (46 tahun) dan Wigih Hartono (37 tahun), karyawan PT Cipta Kontrak. Identifikasi dilakukan oleh polisi dan tim medis. PTFI menyampaikan duka cita dan melanjutkan pencarian 5 pekerja sisanya.

21 September - 4 Oktober 2025 (Hari 13-26): Fokus beralih ke 5 pekerja tersisa dari PT Redpath Indonesia. Kemajuan lambat karena longsor berulang; tim kadang mundur setelah maju 20-80 meter. Tony Wenas targetkan selesai dalam 4-5 hari per akhir September, tapi tantangan geologis memperlambat. Dukungan moral dari YPMAK (Yayasan Pengembangan Masyarakat Amungme dan Kamoro) dan doa publik digalang.

5 Oktober 2025 (Hari 27): Lima pekerja tersisa ditemukan tewas dan dievakuasi: Victor Manuel Bastida Ballesteros (ekspatriat Chili), Holong Gembira Silaban, Dadang Hermanto, Zaverius Magai, dan Balisang Telile (ekspatriat Afrika). Penemuan bertahap: Victor pukul 12.00 WIT, dua lainnya pukul 16.53 WIT, dan dua terakhir dalam proses identifikasi akhir hari itu.

6 Oktober 2025 (Hari 28 - Penyelesaian): Seluruh 7 jenazah telah dievakuasi dan teridentifikasi. Presiden Direktur Freeport Indonesia Tony Wenas mengaku operasi pencarian selesai dengan duka mendalam. "


BACA JUGA

Personil Gabungan Polda Papua Dikerahkan untuk Bersihkan Jalan Ringroad yang Ditutupi Material Longsor

Jumat, 28 November 2025 | 18:14 WIB

Tiga Dokter Baru dari Tanah Amungme dan Kamoro: Kisah Nyata yang Menginspirasi Papua

Minggu, 23 November 2025 | 06:01 WIB

Perkuat Peran Posyandu, Ketua TP Posyandu Puncak Jaya Ikut Rakor se-Papua Tengah

Jumat, 21 November 2025 | 05:01 WIB

Freeport Serahkan Dapur Mandiri dan Konsentrator Oksigen ke RS Waa Banti, Perkuat Layanan Kesehatan di Dataran Tinggi Mimika

Jumat, 14 November 2025 | 19:02 WIB

Pemuda Suku Kamoro Nyatakan Dukungan Penuh Satgas Damai Cartenz Tegakkan Hukum di Papua

Rabu, 12 November 2025 | 15:20 WIB
TERKINI

Satgas Damai Cartenz dan Polres Paniai Lakukan Patroli Humanis serta Baksos di Distrik Bibida

5 Jam yang lalu

Jasad Bayi Ditemukan Warga Diantara Tumpukan Sampah di TPA Koya Koso Jayapura ‎ ‎

1 Hari yang lalu

Personil Gabungan Polda Papua Dikerahkan untuk Bersihkan Jalan Ringroad yang Ditutupi Material Longsor

1 Hari yang lalu
Video Himbauan

Benny Wenda Serukan Bangsa Papua Kibarkan Simbol Kemerdekaan di Hari Lahir Embrio Bangsa, 1 Desember 2025

1 Hari yang lalu

Sambut Bulan Kasih, Satgas Damai Cartenz Tebar Kepedulian Lewat Pembagian Sembako

1 Hari yang lalu
Kontak Informasi wartaplus.com
Redaksi: wartaplus.media[at]gmail.com