MENU TUTUP

KPU Pegunungan Arfak Sudah Terima 169.890 Lembar Surat Suara

Selasa, 05 Maret 2019 | 15:34 WIB / Albert
KPU Pegunungan Arfak Sudah Terima 169.890 Lembar Surat Suara Anggota Komisioner KPU Pegunungan Arfak Yosak Saroy/Albert

MANOKWARI- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pegunungan Arfak (Pegaf) telah menerima logistik kertas suara calon Presiden dan wakil Presiden, DPR RI, DPD RI, DPRD Provinsi dan DPRD Pegaf sebanyak 169.890 lembar.

Hal itu dikatakan anggota Komisioner Divisi Teknis KPU Pegaf Yosak Saroy kepada wartaplus.com, Selasa (5/3/2019) siang.

Yosak mengatakan bahwa logistik kertas suara Pemilu dibongkar di kantor POS Manokwari. Selanjutnya dikawal aparat keamanan dengan 2 anggota komisoner untuk mendistribusi kertas suara tersebut ke Pegaf menggunakan transportasi darat.

Sedangkan untuk logistik lainnya seperti tinta dan kotak/bilik suara akan menyusul dalam waktu dekat ini. Dia pun bersyukur karena tanpa hambatan dengan kondisi geografis Pegaf, sehingga kertas suara bisa tembus dengan aman ke Pegaf.

"Jadi, dalam waktu dekat ini kertas suara mulai disortir di KPU Pegaf sambil menunggu losgitik tersisa lainnya," kata Yosak.

Adapun perincian kertas suara yang sudah didistribusi dalam satu paket ke Pegaf, yakni surat  suara Presiden dan Wapres sebanyak 33.178 lembar dengan jumlah 17 boks.

Surat suara DPD RI 33.178 dengan jumlah 34 boks. Suara suara DPR Dapil Papua Barat 33.178 lembar dengan jumlah 67 boks. Surat suara DPRD Provinsi dapil 1 Papua Barat sebanyak 33.178 lembar dengan jumlah 67 boks.

Surat suara DPRD Kabupaten/kota Dapil 1 sebanyak 15.580 lembar dengan jumlah 32 boks. Dan DPRD Kabupaten/kota Dapil 2 sebanyak 19.598 lembar dengan jumlah 40 boks. Total surat suara 169.890 lembar dan total jumlah 257 boks.

Ditanya jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pegaf, jelas Yosak, totalnya mencapai 32.459 jiwa. Sedangkan surat suara cadangan 2 persen belum termasuk dalam surat suara yang sudah diterima KPU sesuai DPT.

Untuk menyukseskan pemilu pada 17 April 2019, jelas Yosak, relawan juga sudah terbentuk dan dilantik. Bahkan sejarah bagi Pegaf karena pertama kali menyelenggarakan Pemilu dengan pola pendidikan politik kepada masyarakat, sebab masyarakat sekali memilih harus berhadapan dengan 5 kertas suara. *


BACA JUGA

KPU dan Bawaslu Harus Independen

Pemuda Tabi Ajak Warga Dukung PSU di Papua

Jumat, 28 Maret 2025 | 21:03 WIB

Jubir MARIYO Ingatkan KPU Jangan Ulangi Kesalahan yang sama di PSU Pilgub Papua

Senin, 24 Maret 2025 | 19:52 WIB

Oknum Penyelenggara KPU Papua Diduga Terima Suap Rp1 Miliar dari Salah Satu Cawagub

Minggu, 23 Maret 2025 | 03:26 WIB

Murni dari APBD Papua 2025, Anggaran PSU PIlkada Disetujui Sebesar Rp189 Miliar

Kamis, 06 Maret 2025 | 19:51 WIB

Dianggap Gagal Gelar Pilkada, KPU Papua Dilaporkan ke KPK dan Kejaksaan Agung

Kamis, 06 Maret 2025 | 04:03 WIB
TERKINI
KPU dan Bawaslu Harus Independen

Pemuda Tabi Ajak Warga Dukung PSU di Papua

2 Jam yang lalu

Personel Operasi Damai Cartenz-2025 Bangun Kebersamaan dengan Anak-Anak di Intan Jaya

5 Jam yang lalu

Pemerintah Tidak Serius Menyelesaikan Konfik Bersenjata di Tanah Papua, Korban Akan Terus Berjatuhan

16 Jam yang lalu

Satgas Ops Damai Cartenz di Yahukimo Tetap Berpuasa di Tengah Tugas Operasi

19 Jam yang lalu

Freeport Indonesia: Selamat Bertugas Bupati Mimika Johannes Rettob bersama Wakil Bupati Emanuel Kemong

1 Hari yang lalu
Kontak Informasi wartaplus.com
Redaksi: wartaplus.media[at]gmail.com