MENU TUTUP

Saksi S si Pemberi Uang Terhadap Dua Pengawas Distrik Akhirnya Diperiksa

Senin, 10 Juni 2019 | 09:39 WIB / Cholid
Saksi S si Pemberi Uang Terhadap Dua Pengawas Distrik Akhirnya Diperiksa Kasubag Humas Polres Jayapura Kota Iptu Jahja Rumra/Cholid

JAYAPURA - Setelah mangkir dari panggilan pertama dengan alasan sedang berada di luar kota, salah satu saksi berinisial S yang diduga terlibat kasus operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan pihak kepolisian resort Jayapura Kota terhadap dua pengawas pemilu tingkat Distrik IW dan VR akhirnya mendatangi Polres Jayapura Kota beberapa waktu.

Kapolres Jayapura Kota AKBP Gustav R Urbinas melalui Kasubag Humas Iptu Jahja Rumra menerangkan kedatangan S di Mapolres Jayapura Kota tidak lain untuk dimintai keterangan sebagai saksi  setelah dua kali surat pemanggilan dilayangkan oleh penyidik Sat Reskrim Polres Jayapura Kota.

"Yang bersangkutan baru bisa datang setelah panggilan kedua dimana sebelumnya S tidak memenuhi panggilan pertama karena berada di luar kota," ungkapnya Minggu (9/6) siang.

Ia pun menerangkan ada 11 pertanyaan yang dilontarkan penyidik saat melakukan pemeriksaan terhadap S yang diduga kuat terlibat sebagai pemberi uang terhadap dua Pandis yang ditangkap dalam operasi tangkap tangan.

"S diperiksa sejak pukul 13.00 WIT sampai dengan pukul 17.15 WIT dengan total 11 pertanyaan oleh penyidik Sat Reskrim Polres Jayapura Kota. Status S saat ini sebagai saksi," bebernya.

Singkat Jahja, dari hasil pemeriksaan terdapat perselisihan nilai uang yang disampaikan oleh Saksi S dan dua tersangka IW serta VR, namun nantinya akan dikembangkan oleh penyidik.

"Hasi pemeriksaan S mengakui memberikan uang sebesar Rp 2 juta, sementara dua tersangka mengakui menerima uang sebesar Rp 16 juta, sesuai dengan nilai barang bukti yang diamankan saat OTT," ujarnya.

Kata Jahja, status S yang saat ini sebagai saksi, namun  tidak menutup kemungkinan akan naik sebagai tersangka.

"Kita lihat saja nanti apabila memenuhi unsur setelah didalami S akan naik sebagai tersangka, namun yang jelas saat ini kasus itu masih dalam penyelidikan dan penyidikan oleh penyidik," tegasnya. *


BACA JUGA

Kasus HIV/Aids di Kota Jayapura Naik Signifikan dalam Tiga Tahun Terakhir

Jumat, 14 Februari 2025 | 17:37 WIB

Dua Kelompok Massa Pendukung Pilkada Kota Jayapura Terlibat Bentrok saat Pleno KPU

Jumat, 06 Desember 2024 | 15:25 WIB

Wamendagri Pantau Pemungutan Suara di Sejumlah TPS Kota Jayapura

Rabu, 27 November 2024 | 17:31 WIB

DR. Pieter Ell: Bawaslu Papua Sudah Putuskan Kasus Pj Walikota, Tidak Puas Silahkan Menempuh Prosedur Hukum Lainnya

Jumat, 15 November 2024 | 08:36 WIB

DR. Pieter Ell: Bawaslu Papua Hentikan Penanganan Laporan Terhadap Walikota Jayapura

Rabu, 13 November 2024 | 11:24 WIB
TERKINI

Wakaops Damai Cartenz: Patroli Dialogis di Yalimo Wujud Kehadiran Polisi di Tengah Masyarakat

5 Jam yang lalu

Pendekatan Humanis Lewat Patroli Dialogis Satuan Tugas Operasi Damai Cartenz 2025

5 Jam yang lalu

Aktifitas Warga Angguruk dan Heriapini Kembali Normal, Bupati Didimus: Penegakan Hukum Tetap Berjalan 

5 Jam yang lalu
59 Terluka Panah dan 2 Meninggal

Saling Serang Antara Dua Kelompok Terus Berlangsung di Puncak Jaya

9 Jam yang lalu

GPDP Gelar TOT Nasional dan Luncurkan Kurikulum Sekolah Minggu

1 Hari yang lalu
Kontak Informasi wartaplus.com
Redaksi: wartaplus.media[at]gmail.com