MENU TUTUP

Akses Internet Lumpuh, Filep Wamafma: 183 Mahasiswa STIH Terancam Tunda Wisuda

Selasa, 27 Agustus 2019 | 10:51 WIB / Alberth
Akses Internet Lumpuh, Filep Wamafma: 183 Mahasiswa STIH Terancam Tunda Wisuda Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Manokwari, Filep Wamafma/Albert

MANOKWARI-Pasca-aksi unjuk rasa di kabupaten Manokwari Provinsi Papua Barat sangat berdampak besar dengan kelumpuhan berbagai hal di daerah ini. 

Salah satunya adalah aspirasi tentang lumpuhnya akses internet yang berdampak luas kepada masyarakat yang adalah pelaku konsumen yang dilindungi undang-undang seperti yang tertuang dalam UU Perlindungan Konsumen Nomor 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen.

Menanggapi hal itu, Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Manokwari, Filep Wamafma menyampaikan bahwa kelumpuhan akses internet di tengah masyarakat Manokwari menyebabkan aktivitas di kampus STIH Manokwari pun terbatas dan lumpuh total karena terblokirnya akses internet.

Untuk itu ia sarankan kepada pemerintah daerah Papua Barat untuk segera melakukan konfirmasi kepada pemerintah Pusat alasan pemblokiran jaringan internet secara serentak di beberapa daerah di Papua Barat, misalnya saat ini akses Internet di Manokwari yang kini diblokir.

Akibat lumpuhnya akses internet ini menyebabkan 183 mahasiswa/i STIH Manokwari yang adalah calon wisudawan dan wisudawati terancam tunda wisuda pada September 2019. Hal ini bagian dari aspirasi masyarakat dan mahasiswa yang di suarakan ke pemerintah Pusat.

Hal lainya kata Wamafma, termasuk tiga ratusan lebih calon mahasiswa/i baru tahun akademik 2018/2019 yang saat ini sudah mendaftar untuk segera di laporkan ke bagian Kementerian Dikti, juga terancam. Apalagi semua aktivitas kerja-kerja urusan kampus hanya menggunakan aplikasi sistem online (internet).

"Sebenarnya apa yang ditakuti oleh negara kepada Papua dan Papua Barat, sehingga akses internet juga diblokir dan harus korbankan konsumen yang sesungguhnya dilindungi dengan undang-undang konsumen" tanya Wamafma, Senin (26/8)

Menurut dia, kalau kaitan dengan kekuatiran aparat keamanan dengan adanya hoax di medsos yang menganggu kenyamanan negara, pascabentrok di Papua Barat, maka perlu dipertanyakan kerja Ciber crime yang dibanggakan saat ini.

Kata Wamafma, aparat kepolisian semestinya sudah harus waspada setiap perkembangan medsos, terutama memantau setiap oknum yang sengaja menyebar berita hoax di medsos dan media online tidak jelas. 

"Misalnya kalau aparat kepolisian ketahui penyebar berita hoax, maka polisi mempunyai hak dan kewenangan untuk melacak dan memproses hukum" saran Wamafma.

Kenapa demikian, agar akses internet tidak korbankan banyak orang yang sudah terbiasa kerja dengan sistem kerja online (internet).

Ia menambahkan bahwa terblokirnya akses internet juga  dirasakan oleh wartawan dan media online resmi di Papua pada umumnya. 

"Perkembangan informasi resmi hanya melalui wartawan, namun kalau sampai akses internet diblokir, maka sulit buat masyarakat luas mengetahui perkembangan daerah dan sulit mendapat informasi" ungkap Wamafma.*


BACA JUGA

Personel Ops Damai Cartenz Rayakan Lebaran di Sugapa dengan Kebersamaan dan Solidaritas

Kamis, 03 April 2025 | 15:20 WIB

Dokter Satgas Yonif 512/QY Berhasil Selamatkan Ibu dan Bayi dalam Persalinan Darurat di tengah Hutan Papua

Senin, 31 Maret 2025 | 18:52 WIB

Pengurus Wilayah Adat Lapago Papua Mangimbau Masyarakat Jaga Keharmonisan dan Hindari Konflik Kekerasan

Senin, 31 Maret 2025 | 11:09 WIB

TPNPB OPM: Pilot-Pilot Bawa Senjata Akan Kami Tembak

Minggu, 30 Maret 2025 | 16:24 WIB
PSU Pilgub Papua

Kader Partai Golkar Diminta Tegak Lurus Ikuti Perintah DPP, Jangan Bermain Dua Kaki

Minggu, 30 Maret 2025 | 06:10 WIB
TERKINI

GPDP Gelar TOT Nasional dan Luncurkan Kurikulum Sekolah Minggu

12 Jam yang lalu

Idulfitri di Garis Depan: Personel Satgas Ops Damai Cartenz 2025 Berbagi Kebahagiaan di Sugapa

12 Jam yang lalu

Personel Ops Damai Cartenz Rayakan Lebaran di Sugapa dengan Kebersamaan dan Solidaritas

12 Jam yang lalu

Satgas Humas Ops Damai Cartenz 2025 Posko Timika Rayakan Idul Fitri dengan Doa Bersama dan Kebersamaan

1 Hari yang lalu

Personel Satgas Humas Posko Timika Gelar Doa Bersama Rayakan Idul Fitri 1446 H

1 Hari yang lalu
Kontak Informasi wartaplus.com
Redaksi: wartaplus.media[at]gmail.com