MENU TUTUP

Bank Papua Siapkan Pembiayaan Pengusaha OAP yang Kerjakan Rekontruksi Bangunan di Wamena

Jumat, 13 Desember 2019 | 18:42 WIB / Andi Riri
Bank Papua Siapkan Pembiayaan Pengusaha OAP yang Kerjakan Rekontruksi Bangunan di Wamena  Direktur Keuangan Bank Papua, Rudhy Dharma (tengah), saat memberikan keterangan pers di Jayapura, Jumat (13/12)/Andi Riri

JAYAPURA – Manajemen Bank Papua memastikan siap memberikan pembiayaan bagi para pengusaha asli Papua yang telah ditunjuk untuk mengerjakan rekontruksi bangunan yang terdampak kerusuhan Wamena beberapa waktu lalu

Kepastian ini disampaikan Direktur Keuangan Bank Papua, Rudhy Dharma, dalam keterangan pers  di Jayapura, Jumat (13/12).

"Kalau untuk pembiayaan kita siap bantu, tentunya harus sesuai dengab prinsip-prinsip kehati-hatian bank," ujar Rudhy

Apalagi, lanjut dia, proses pembayaran dari pekerjaan tersebut  bersumber dari APBN dan akan disalurkan melalui Bank Papua.

"Kita kerjasama dengan Kementerian PUPR dan kita sudah siap melayani pembayaran pembangunan ruko-ruko dan rumah-rumah yang kena musibah kemarin," tukasnya.

 Sebelumnya, Presiden Joko Widodo menargetkan proses rekontruksi bangunan yang terdampak kerusuhan Wamena dapat  terselesaikan sebelum April 2020.

Wakil Menteri Pekerjaan Umun dan Pekerjaan Rakyat (PUPR) Jhon Wempi Wetipo pun telah menegaskan, rekontruksi tersebut akan dilakukan oleh pengusaha asli Papua yang dikoordinir melalui Gapensi.

Hanya saja, aku Wamen Wetipo, pengusaha asli Papua memiliki hambatan dalam hal permodalan.

Karenanya manajemen Bank Papua memastikan siap memberikan pembiayaan bagi para pengusaha tersebut.

Sementara itu terkait, kesiapan uang kartal Bank Papua menjelang Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 di Kabupaten Jayawijaya, ungkap Rudhy, pihaknya telah menyiapkan uang tunai yang bisa memenuhi kebutuhan masyarakat dan pemerintahan di Jayawijaya.

Meski begitu, Rudhy mengaku sangat mungkin jumlah kebutuhan masyarakat atas uang tunai menurun, sebab hingga kini masih ada warga yang pascarusuh memilih mengungsi keluar daerah dan hingga kini belum kembali.

"Kalau di Wamena tahun lalu diangkat kisaran Rp100 miliar tetapi sekarang saya lihat sudah banyak balik dalam pendatang kemudian ekonomi sudah bergerak lagi dan kalaupun itu turun saya yakin turunnya tidak besar," bebernya

Jumlah tersebut, lanjutnya, sebagian besar akan terserap untuk pembayaran gaji dan pekerjaan fisik.**


BACA JUGA

Pelaku Pembobol Kas Bank Papua Mamberamo Tengah Dicokok Polisi

Selasa, 12 Januari 2021 | 12:25 WIB

Kapolres Biak Dukung Kemajuan Tempat Wisata

Rabu, 26 Agustus 2020 | 18:43 WIB

Gubernur Papua Barat Meminta Pengusaha OAP Diberdayakan

Rabu, 19 Februari 2020 | 12:08 WIB

Gubernur Papua Barat Sentil Pembagian Proyek Untuk OAP di Kabupaten Kota

Senin, 17 Februari 2020 | 12:05 WIB
TERKINI

Karang Taruna di Keerom Dukung Keberlanjutan Otsus Papua

7 Jam yang lalu

Pertamina Salurkan Bantuan Korban Banjir Bandang di Halmahera Utara

18 Jam yang lalu

Perhelatan PON XX, Jurnalis Papua Diharapkan Hasilkan Berita dan Foto Olahraga Berkualitas

18 Jam yang lalu

Komisi III DPR Setujui Listyo Sigit Prabowo Sebagai Kapolri

19 Jam yang lalu

Banjir Bandang Menerjang Kampung Uwibutu Paniai, Puluhan Rumah Rusak

20 Jam yang lalu
Kontak Informasi wartaplus.com
Redaksi: wartaplus.media[at]gmail.com