MENU TUTUP

Bandara Ditutup, Ribuan APD Tertahan Hingga Puluhan Mahasiswa Terlantar

Rabu, 01 April 2020 | 18:27 WIB / Ola
Bandara Ditutup, Ribuan APD Tertahan Hingga Puluhan Mahasiswa Terlantar Mahasiswa asal Sorong yang terlantar di Bandara Hasanudin Makasar /istimewa

SORONG,wartaplus.com - Mulai hari ini, Rabu (1/4) penerbangan komersil di bandara Domine Eduard Osok (DEO) Sorong tidak lagi beroperasi karena mengikuti instruksi Wali Kota Sorong, Lambertus Jitmau yang melakukan upaya Karantina Wilayah guna melindungi warganya dari tertularnya virus Corona (Covid 19).

Kepala Bandara DEO, Rasburhani yang dikonfirmasi melalui pesan singkat membenarkan bahwa mulai hari ini sudah tidak ada lagi pesawat yang beroperasi, termasuk pesawat bermuatan barang.

"Selama ini barang-barang cargo yang dikirim dari luar Kota Sorong dititip melalui pesawat penumpang. Tidak ada khusus pesawat cargo. Semua tergantung dari maskapainya, jika ingin beroperasi. Hal ini tentunya mereka akan berkoordinasi dengan kantor pusat utk ijin terbangnya," terangnya.

Suasana Bandara terlihat sepi /Ola

Akibat penutupam bandara, ribuan Alat Pelindung Diri (APD) yang dipesan sejumlah relawan kemanusiaan, organisasi masyarakat tertahan dan tidak dapat dikirim cepat karena harus menunggu pengantaran menggunakan kapal kargo. Mengingat ekspedisi kapal penumpang juga telah ditiadakan.

Salah satu aktifis kemanusiaan, Ngesti mengaku APD yang telah dipesan di Jakarta untuk keperluan kemanusiaan tertahan di Jakarta karena tidak ada alternatif pengiriman cepat sampai di Sorong. "Kami harap ada solusi untuk pengiriman APD yang tertahan dan siap dikirim dari Pulau Jawa,"harapnya.

Sementara itu, salah satu pengusaha jasa pengiriman barang dari Citykurir Ekspres, Irfan mengaku dengan adanya penutupan Bandara sangat berdampak dari segi bisnis.

"Pasti pendapatan berkurang banyak, karena kegiatan operasional kami sementara dihentikan selama masa ini, sementara gaji karyawan tetap jalan seperti biasa. Nanti lihat perkembangan selanjutnya, jika misalnya karantina ini dilanjutkan selama 1 bulan kedepan, kemungkinan Kami akan kurangi tenaga, semoga wabah ini cepat berakhir dan kita bisa kembali beraktivitas seperti biasa," harap Irfan.

Dampak dari penutupan Bandara juga dialami oleh puluhan Mahasiswa asal Sorong yang kuliah di luar Sorong. Menurut informasi, ada sekitar 30 Mahasiswa asal Sorong yang terlantar di Bandara Sultan Hasanudin Ujung Pandang, Sulawesi Selatan. Mereka sebelumnya ada yang dari Jakarta, Surabaya dan Jogjakarta.

Mereka berharap ada kebijakan dari Pemerintah daerah untuk menyiapkan satu pesawat khusus untuk mengantarkan mereka agar dapat berkumpul bersama keluarga di Sorong.*


BACA JUGA

Diduga Ada Premanisme di SMK Kehutanan Manokwari, Pelajar Diikat Lalu Dihajar

Sabtu, 15 Maret 2025 | 08:07 WIB

Kodam Kasuari Sebut Program MBG Sudah Menyasar 24 Ribu pelajar

Sabtu, 01 Maret 2025 | 21:26 WIB

DKPP Kaimana petakan kawasan zona sayur dukung program MBG 

Kamis, 06 Februari 2025 | 08:19 WIB

Tambrauw Manfaatkan Dua Hektare Lahan Tidur Perkuat ketahanan pangan

Kamis, 06 Februari 2025 | 08:09 WIB

Hadapi Sengketa Pilgub di MK, KPU PBD Gandeng Kantor Hukum Dr.Pieter Ell dan Rekan

Rabu, 15 Januari 2025 | 09:32 WIB
TERKINI

GPDP Gelar TOT Nasional dan Luncurkan Kurikulum Sekolah Minggu

12 Jam yang lalu

Idulfitri di Garis Depan: Personel Satgas Ops Damai Cartenz 2025 Berbagi Kebahagiaan di Sugapa

12 Jam yang lalu

Personel Ops Damai Cartenz Rayakan Lebaran di Sugapa dengan Kebersamaan dan Solidaritas

12 Jam yang lalu

Satgas Humas Ops Damai Cartenz 2025 Posko Timika Rayakan Idul Fitri dengan Doa Bersama dan Kebersamaan

1 Hari yang lalu

Personel Satgas Humas Posko Timika Gelar Doa Bersama Rayakan Idul Fitri 1446 H

1 Hari yang lalu
Kontak Informasi wartaplus.com
Redaksi: wartaplus.media[at]gmail.com