MENU TUTUP

Ini Komentar Mendagri Soal Gubernur Papua Yang Pergi ke PNG Secara Ilegal 

Senin, 05 April 2021 | 09:27 WIB / Cholid
Ini Komentar Mendagri Soal Gubernur Papua Yang Pergi ke PNG Secara Ilegal  Gubernur Papua Lukas Enembe/Istimewa

JAYAPURA,wartaplus.com - Aksi nekat yang dilakukan Gubernur Papua Lukas Enembe, pergi ke PNG secara Ilegal melalui jalur tikus lintas batas di Skouw Kota Jayapura beberapa waktu lalu, ditanggapi serius Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian, Senin (5/4/201) pagi di Kota Jayapura, Papua.

Menurut Dia apa yang di lakukan Gubernur Papua dinilai salah dan menyalahi aturan yang ada, meski dirinya telah di mendapatkan penjelasan langsung oleh Gubernur Papua.

"Mengenai masalah ke PNG, Gubernur sempat menelpon saya bahwa itu dalam rangka berobat kaki, tapi saya sudah sampaikan, apapun alasannya langkah itu salah, tidak sesuai aturan yang ada, pergi tanpa izin, apa lagi di tengah situasi pandemi," tegasnya.

Bahkan ia menerangkan hingga saat ini Gubernur tidak pernah mengajukan izin ke Kemendagri, oleh karena itu dirinya telah memberikan sanksi berupa teguran keras.

"Namun kalau kepentingannya untuk berobat, dari Kemendagri tidak pernah menolak semua kepala daerah, bukan hanya Papua, siapa saja yang mau berobat, termasuk sampai luar negeri tidak pernah kita tolak. Sampai hari ini pak gubernur (Lukas Enembe) tidak pernah mengajukan izin ke Kemendagri, tidak pernah,"ujar Tito. "Kalau memang urgent sekali, komunikasi dengan saya sebagai otoritas yang memberikan izin, setelah itu surat menyusul," tambah Tito

Sementara itu diketahui Gubenur Papua Lukas Enembe nekat pergi ke Papua New Guine secara ilegal melalui jalur tikus di Skouw menggunakan ojek, Pada Rabu 31 Maret 2021 lalu.  Yang mana tujuan Gubernur Papua nekat pergi ke PNG untuk berobat. Setelah berada di PNG selama tiga hari di dampingi dua orang pengikutnya, akhirnya Dirinya (Lukas red) kembali ke Papua melalui pintu masuk lintas batas negara (PLBN).

Bahkan Ketika diwawancarai, Gubernur Papua Lukas Enembe mengakui dirinya bersalah lantara melakukan lintas batas secara ilegal melalui jalur tikus menggunakan ojek. Namun kata Gubernur, dirinya ke PNG hanya untuk berobat.*


BACA JUGA

Peduli Pendidikan, Befa Yigibalom Siapkan 500 Orang Guru

Kamis, 15 April 2021 | 10:51 WIB

Perayaan Ibadah Paskah Polda Papua, Kapolda: Doakan Agar Kedamaian Terjadi di Seluruh Pelosok Papua

Kamis, 15 April 2021 | 10:32 WIB

BWS Papua Berencana Bangun Kolam Retensi Atasi Banjir di Keerom

Kamis, 15 April 2021 | 07:32 WIB

Pemuda Katolik Komda Papua Bertemu Pangdam XVII Cendrawasih

Kamis, 15 April 2021 | 06:47 WIB

Kapolda : Situasi Beoga Aman, Baru Bisa dilakukan Olah TKP

Rabu, 14 April 2021 | 17:25 WIB
TERKINI

Peduli Pendidikan, Befa Yigibalom Siapkan 500 Orang Guru

7 Jam yang lalu

Perayaan Ibadah Paskah Polda Papua, Kapolda: Doakan Agar Kedamaian Terjadi di Seluruh Pelosok Papua

7 Jam yang lalu

Dorong Vaksinasi Lansia di Pedalaman Papua, Menkes Siap Minta Bantuan Missionaris

9 Jam yang lalu

BWS Papua Berencana Bangun Kolam Retensi Atasi Banjir di Keerom

10 Jam yang lalu

Pemuda Katolik Komda Papua Bertemu Pangdam XVII Cendrawasih

11 Jam yang lalu
Kontak Informasi wartaplus.com
Redaksi: wartaplus.media[at]gmail.com