MENU TUTUP

Danrem JO Sebut KST Sengaja Tebar Teror di Yahukimo, untuk Pecahkan Konsentrasi TNI Polri

Jumat, 10 Maret 2023 | 20:37 WIB / Andi Riri
Danrem JO Sebut KST Sengaja Tebar Teror di Yahukimo, untuk Pecahkan Konsentrasi TNI Polri Danrem 172/PWY Brigjen TNI J.O Sembiring didampingi Kasrem Kolonel Inf Bayu Sudarmanto/Penrem172

JAYAPURA, wartaplus.com - Tim Gabungan TNI Polri terus melakukan pencarian keberadaan Pilot Susi Air, Kapten Philip Mark Marhtens di wilayah Kabupaten Nduga hingga dikembangkan ke wilayah lainnya.

Danrem 172/PWY Brigjen TNI J.O. Sembiring selaku Dankolaksops TNI kepada wartawan di Makorem 172/PWY, Kota Jayapura  Jumat (10/03) mengatakan, tugas pokok Tim Gabungan TNI Polri melakukan pencarian Pilot masih berlangsung dan berkolaborasi dengan semua pihak.

"Sampai saat ini diperoleh indikasi KST (Kelompok Separatis Teroris) Nduga pimpinan Egianus Kogoya yang menahan pilot, tengah  berupaya memecah konsentrasi aparat keamanan dan posisinya berpindah-pindah," aku Danrem.

Meski begitu, lanjut ia, pihaknya juga sudah bisa memecah kekuatan KST untuk tidak bersatu.

"Kita juga melakukan Komunikasi Sosial dan Pembinaan teritorial serta penyelidikan dari kepolisian, di beberapa wilayah yang pernah menjadi persinggahan KST Egianus Kogoya," jeasnya.

Danrem JO membeberkan, dari hasil investigasi teror penembakan di Yahukimo bahwa kelompok-kelompok KST di Yahukimo ada yang merupakan pecahan dari KST Egianus Kogoya.

"KST ini sengaja melakukan aksi teror agar konsentrasi aparat keamanan terbagi-bagi tidak hanya fokus mencari KST Egianus Kogoya dan sengaja memutar balikkan fakta," ujar Danrem.

Oleh karenanya Pangdam XVII/Cenderawasih telah menekankan kepada satuan jajaran agar melakukan deteksi dini, cegah dini dan aksi dini terkait upaya KST dalam provokasi dan memutar balikkan fakta.

"Saya tegaskan tugas TNI dan Polri sama saja yaitu menciptakan rasa aman di masyarakat, kegiatan yang dilakukan aparat keamanan adalah sesuai dengan tugas pokok TNI," tegasnya.

Di kesempatan itu, Danrem mengimbau kepada masyarakat agar berani melapor kepada aparat keamanan  apabila ada kelompok KST masuk ke kampung dengan memanfaatkan alat komunikasi yang ada di kampung dan distrik. "Jadi masyarakat jangan takut dan melaporkan kepada aparat keamanan," imbaunya.**


BACA JUGA

Setahun Penyanderaan Pilot, Dubes Selandia Baru Temui Pimpinan TNI Polri di Papua

Rabu, 07 Februari 2024 | 11:42 WIB

Pasca Gangguan KST, TNI Dampingi Warga yang Mengungsi Kembali ke Distrik Serambakon

Selasa, 17 Oktober 2023 | 05:30 WIB

Operasi Penyergapan TNI di Markas Egianus Kogoya Aluguru Nduga, Tiga Orang Tewas

Minggu, 03 September 2023 | 08:30 WIB

Dandim Yahukimo Pimpin Upacara Taptu dan Pawai Obor Jelang Peringatan Detik detik Proklamasi

Kamis, 17 Agustus 2023 | 05:35 WIB

Serahterimakan Jabatan Kapolres Nduga, Pinta Kapolda Bangun Komunikasi dengan Seluruh Stake Holder

Selasa, 11 Juli 2023 | 06:51 WIB
TERKINI

Kapolda Papua Ajak Tokoh Agama Berperan dalam Mewujudkan Pilkada Damai di Kepulauan Yapen

8 Jam yang lalu

Tim Evaluator Kemendagri Apresiasi Capaian Kinerja Triwulan Ketiga Pj Gubernur Papua

9 Jam yang lalu

Pemprov Papua Tengah Tandatangani MOU dengan Kemenhub Terkait Pengembangan Bandara Nabire

12 Jam yang lalu

PTFI Dukung Peresmian Gereja Aroanop Kerahkan Helikopter dan Bus Mudahkan Transportasi Warga dan Logistik

12 Jam yang lalu

Sapi Qurban Bantuan Presiden di Papua, Jenisnya Limosin dengan Berat 845 Kg

1 Hari yang lalu
Kontak Informasi wartaplus.com
Redaksi: wartaplus.media[at]gmail.com