MENU TUTUP

Papua Jadi Provinsi dengan Kecepatan IPM Tertinggi se-Indonesia

Senin, 06 Mei 2019 | 12:37 WIB / Andi Riri
Papua Jadi Provinsi dengan Kecepatan IPM Tertinggi se-Indonesia Ilustrasi anak anak Papua/google

JAYAPURA - Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Provinsi Papua terus alami kemajuan. Badan Pusat Statistik (BPS) Papua mencatat di 2018, IPM Papua mencapai 60,0  persen. Angka ini meningkat sebesar 0,97 poin atau tumbuh 1,64 persen dibanding tahun sebelumnya. "IPM Papua telah berubah status dari kategori rendah menjadi kategori sedang," ujar Kepala Bidang Nerwilis BPS Papua, Eko Mardiana dalam keterangan persnya di Jayapura, Senin (6/5).

Menurut Eko, kualitas kesehatan, pendidikan, dan pemeunuhak kebutuhan hidup masyarakat Papua mengalami peningkatan. "Peningkatan IPM di Provinsi paling timur Indonesia tumbuh sebesar 1,64 persen di periode 2017 - 2018 dan menjadi Provinsi dengan kecepatan pertumbuhan IPM tertinggi se- Indonesia,"katanya

Untuk pencapaian pembangunan manusia diukur dengan memperhatikan tiga aspek esensial yaitu umur panjang dan hidup sehat, pengetahuan, dan standar hidup layak. Oleh karena itu, peningkatan capaian IPM tidak terlepas dari peningkatan setiap komponennya.

"Seiring dengan meningkatnya angka IPM, indeks masing masing komponen juga menunjukan kenaikan dari tahun ke tahun,"terang Eko.  

Untuk bayi yang lahir pada 2018 memiliki harapan untuk dapat hidup hingga 65,36 tahun lebih lama 0,22 tahun dibanding tahun sebelumnya. Lalu anakn pada 2018 yang berusia 7 tahun memiliki harapan dapat menikmati pendidikan selama 10,83 tahun lebih lama 0,29 tahun dibanding tahun 2017.  

Lalu penduduk usia 25 tahun keatas secara rata rata telah menempuh pendidikan selama 6,52 tahun lebih lama 0,25 tahun dibanding tahun sebelumnya. Pada 2018, masyarakat Papua memenuhi kebutuhan hidup denga rata rata pengeluaran per kapita sebesar 7.159 juta rupiah per tahun, meningkat 163 ribu rupiah dibanding tahun sebelumnya.

Sementara itu untuk pembangunan IPM di tingkat kabupaten kota di Papua, menurut Eko, di 2018 belum merata. Dimana tidak satu kabupaten yang masuk kategori "Sangat tinggi" Dari 29 kabupaten kota hanya 4 kabupaten/kota yang mempunyai status "Tinggi" yaitu Kota Jayapura, kabupaten Jayapura, Biak Numfor, dan Mimika. Sedangkan untuk status "Sedang" ada 8 kabupaten yaitu kabupaten Merauke, Nabire, Kepulauan Yapen, Sarmi, Keerom, Waropen, Supiori dan Boven Digul. Sementara 17 kabupaten lainnya masuk dalam status "Rendah" antara lain Jayawijaya,Paniai,Puncak,Puncak Jaya,Mappi, Asmat, Yahukimo,Pegunungan Bintang,Tolikara,Nduga, Lanny Jaya, Mamberamo Tengah,Yalimo,Dogiyai,Intan Jaya,Deiyai


BACA JUGA

Februari 2023 : Ekspor Papua Capai 195,81 Juta Dolar AS, Turun 34,14 Persen

Rabu, 15 Maret 2023 | 19:49 WIB

Cakupan Regsosek Masih Sangat Rendah di Papua, Butuh Peran Media Informasikan ke Masyarakat

Jumat, 11 November 2022 | 20:45 WIB

Usaha Transportasi dan Pergudangan Alami Pertumbuhan Tertinggi Ekonomi Papua Triwulan III 2022

Selasa, 08 November 2022 | 10:13 WIB

Nilai Ekspor Papua September 2022 Catat Rekor Tertinggi di Tiga Tahun Terakhir

Senin, 17 Oktober 2022 | 20:09 WIB

BPS Papua: Periode November 2021 Jumlah Penumpang Angkutan Udara Meningkat

Kamis, 06 Januari 2022 | 07:11 WIB
TERKINI

GPDP Gelar TOT Nasional dan Luncurkan Kurikulum Sekolah Minggu

11 Jam yang lalu

Idulfitri di Garis Depan: Personel Satgas Ops Damai Cartenz 2025 Berbagi Kebahagiaan di Sugapa

11 Jam yang lalu

Personel Ops Damai Cartenz Rayakan Lebaran di Sugapa dengan Kebersamaan dan Solidaritas

11 Jam yang lalu

Satgas Humas Ops Damai Cartenz 2025 Posko Timika Rayakan Idul Fitri dengan Doa Bersama dan Kebersamaan

1 Hari yang lalu

Personel Satgas Humas Posko Timika Gelar Doa Bersama Rayakan Idul Fitri 1446 H

1 Hari yang lalu
Kontak Informasi wartaplus.com
Redaksi: wartaplus.media[at]gmail.com