MENU TUTUP

Disinformasi Berita Hoax, Warga Sorong Serbu Supermarket dan Pasar

Kamis, 09 April 2020 | 11:33 WIB / Ola
Disinformasi Berita Hoax, Warga Sorong Serbu Supermarket dan Pasar Penumpukan warga di salah satu supermarket/istimewa

SORONG,wartaplus.com - Disinformasi terjadi di Kota Sorong sejak Rabu (8/4) hingga hari ini Kamis (9/4). Catatan wartaplus.com, Diskominfo Kota Sorong Hari Selasa (7/4) jam 23.23 menerbitkan postingan di Facebook terkait informasi gotong royong kemanusian terkait seruan seluruh Indonesia untuk berhenti total selama 3 hari yaitu sejak 10 sampai 12 April 2020 dengan status LAWAN COVID-19 CORONA DGN MERENDAHKAN DIRI MENGIKUTI PETUNJUK PEMERINTAH DAN  PETUNJUK KESEHATAN. Postingan tersebut kemudian di share sebanyak 271 kali dan dishare di salah satu grup FB dengan jumlah pengikut ratusan ribu. Postingan tersebut kemudian ditegaskan kembali oleh Wali Kota Sorong, Lambertus Jitmau melalui statment videonya yang kemudian viral di media sosial.

Dalam catatan wartaplus.com video dan rekaman suara viral statment Wali Kota itu beredar luas di masyarakat sekitar pukul 12.00 WIT yang menegaskan bahwa untuk semua masyarakat, pelaku usaha dan semua tanpa terkecuali untuk berdiam diri selama 3 hari di dalam rumah yaitu sejak tanggal 10 sampai 13 April. Hal ini dikatakan oleh Lambert sebagai instruksi Wali Kota, usai meninjau kesiapan RSUD Rujukan Covid 19 di Kota Sorong.

Sekitar sejam kemudian pukul 13.40 WIT, beredar video balasan dari juru bicara tim satgas Covid 19 Kota Sorong, Ruddy Laku yang meminta warga untuk tidak mengikuti instruksi Wali Kota sebelumnya karena menunggu rapat dengan sejumlah pihak pada Kamis (9/4). "Terkait isu berhenti total selama 3 hari itu, akan diputuskan Wali Kota besok setelah rapat dengan Muspida," terang Ruddy di posko satgas Rabu siang (8/4).

Sementara dalam postingan terbaru di akun FB Diskominfo sekitar pukul 13.58 WIT juga terjadi berita ralat dengan tulisan Selamat siang.... 
kami dari Tim Satgas Covid 19 Kota Sorong...terkait dg informasi tinggal di rumah selama 3 hari terhitung tgl 10 sd 12 april yang beredar di masyarakat ditunda pelaksanaanya sampai ada surat resmi Walikota sorong. (Jubir SATGAS COVID-19)  Rabu,  08-04-2020.????????

Sementara itu, disejumlah daerah seperti Provinsi Papua dan Daerah Istimewa Jogjakarta menyatakan berita 3 hari berhenti total adalah berita Hoax dan menyesatkan.

Dampak dari viralnya video Wali Kota Sorong yang tidak diketahui siapa yang menyebarkan pertama kalinya itu, menyebabkan kepanikan warga Kota Sorong.

Pantauan wartaplus.com, sejumlah supermarket, toko grosir diserbu warga tanpa lagi mengindahkan himbauan social dan physical distancing.
Warga tidak menggunakan masker, kontak fisik dengan berdesakan di kasir dan tidak melakukan upaya jaga jarak.

Hingga hari ini, Kamis (9/4) video viral Wali Kota dan postingan Diskominfo Kota Sorong masih terus di share masyarakat yang menimbulkan keadaan panik masyarakat dengan menyerbu Pasar Remu serta pasar ikan sehingga terjadi penumpukan warga.*


BACA JUGA

Diduga Ada Premanisme di SMK Kehutanan Manokwari, Pelajar Diikat Lalu Dihajar

Sabtu, 15 Maret 2025 | 08:07 WIB

Kodam Kasuari Sebut Program MBG Sudah Menyasar 24 Ribu pelajar

Sabtu, 01 Maret 2025 | 21:26 WIB

DKPP Kaimana petakan kawasan zona sayur dukung program MBG 

Kamis, 06 Februari 2025 | 08:19 WIB

Tambrauw Manfaatkan Dua Hektare Lahan Tidur Perkuat ketahanan pangan

Kamis, 06 Februari 2025 | 08:09 WIB

Masyarakat Papua Diminta Waspada, Polri: Propaganda Palsu Dari KKB

Sabtu, 25 Januari 2025 | 09:29 WIB
TERKINI

GPDP Gelar TOT Nasional dan Luncurkan Kurikulum Sekolah Minggu

11 Jam yang lalu

Idulfitri di Garis Depan: Personel Satgas Ops Damai Cartenz 2025 Berbagi Kebahagiaan di Sugapa

11 Jam yang lalu

Personel Ops Damai Cartenz Rayakan Lebaran di Sugapa dengan Kebersamaan dan Solidaritas

11 Jam yang lalu

Satgas Humas Ops Damai Cartenz 2025 Posko Timika Rayakan Idul Fitri dengan Doa Bersama dan Kebersamaan

1 Hari yang lalu

Personel Satgas Humas Posko Timika Gelar Doa Bersama Rayakan Idul Fitri 1446 H

1 Hari yang lalu
Kontak Informasi wartaplus.com
Redaksi: wartaplus.media[at]gmail.com