MENU TUTUP

KPK Meminta Aparat Penegak Hukum Samakan Pemahaman Dalam Penanganan Tipikor

Senin, 22 November 2021 | 16:32 WIB / Andi Riri
KPK Meminta Aparat Penegak Hukum Samakan Pemahaman Dalam Penanganan Tipikor Wakil Ketua KPK, Alexander Marwata saat memberikan Pelatihan Bersama Peningkatan Kemampuan Aparat Penegak Hukum (APH) dalam Penanganan Perkara Tipikor di Wilayah Provinsi Papua, di Sentani, Kabupaten Jayapura, Senin, (22/11)/Istimewa

JAYAPURAwartaplus.com - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Alexander Marwata meminta Aparat Penegak Hukum (APH) Kejaksaan, Kepolisian dan auditor untuk menyamakan pemahaman terkait penanganan tindak pidana korupsi.

Kesamaan pemahaman tersebut, katanya, sangat penting supaya tidak ada disparitas saat suatu perkara ditangani oleh aparat penegak hukum yang berbeda.

“Banyak sekali disparitas yang mengganggu rasa keadilan. Perlu ada penyamaan pemahaman, karena undang-undang dan peraturannya sama,” tegas Alex saat memberikan sambutan dan membuka Pelatihan Bersama Peningkatan Kemampuan Aparat Penegak Hukum (APH) dalam Penanganan Perkara Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) di Wilayah Provinsi Papua, bertempat di salah satu hotel kawasan Sentani, Kabupaten Jayapura, Senin, (22/11).

Alex menuturkan, saat ia menjadi hakim, kerap melihat perbedaan dalam penanganan perkara korupsi oleh tiap aparat penegak hukum. 

"Tujuan kegiatan Pelatihan Bersama APH ini adalah salah satu wujud implementasi sinergi dari tugas koordinasi dan supervisi yang diamanahkan oleh undang-undang kepada KPK," tuturnya.

Dalam upaya pemberantasan korupsi, kata Alex, KPK telah menginisiasi sinergitas dengan segenap instansi. Beberapa di antaranya yaitu: membangun sistem SPDP online sebagai sistem pelaporan penanganan perkara tindak pidana korupsi, melaksanakan kegiatan koordinasi dan supervisi penanganan perkara tipikor secara bersama-sama dengan perwakilan dari Bareskrim Polri dan Jampidsus Kejaksaan Agung RI, memberikan bantuan/fasilitasi kepada Kejaksaan dan Kepolisian dalam penanganan perkara tipikor yang mengalami hambatan.

“Dan melaksanakan pelatihan dalam rangka untuk meningkatkan kemampuan APH di daerah,” terang Alex.

Dia berharap forum pelatihan bersama juga akan menyamakan pola tindakan dalam penanganan tindak pidana korupsi agar tercipta keadilan bagi setiap pihak. Termasuk, sambungnya, mendorong penerapan pasal TPPU dalam  penanganan perkara tipikor. 

“Tujuannya untuk memaksimalkan pengembalian kerugiaan keuangan negara dan merampas aset-aset dari hasil tipikor,” jelasnya.

Pelatihan akan berlangsung selama empat hari dari tanggal 22 sampai dengan 25 November 2021 dengan total 50 peserta, yaitu terdiri atas 26 Penyidik pada Kepolisian Daerah Papua, 12 Jaksa pada Kejaksaan Tinggi Papua, serta masing-masing 3 Auditor pada BPKP Perwakilan Provinsi Papua, Auditor pada BPK Perwakilan Provinsi Papua, Auditor pada Inspektorat Provinsi Papua, dan Hakim pada Pengadilan Tinggi Jayapura. 

Pelatihan Bersama ini dilakukan sebagai bagian dari upaya untuk mengatasi berbagai kendala dalam penanganan perkara tindak pidana korupsi dan pengembalian kerugian keuangan negara khususnya di Provinsi Papua.**

 

 


BACA JUGA

Naikkan Skor MCP Papua, KPK Gelar Bimtek Untuk Admin Daerah

Kamis, 25 November 2021 | 06:49 WIB

KPK Minta Komitmen Kepala Daerah dan DPR Papua Serius Berantas KKN

Rabu, 24 November 2021 | 06:30 WIB

PLN, KPK dan BPN Rampungkan Sertifikasi 45 Aset Tanah Senilai Rp19 Miliar di Papua

Rabu, 24 November 2021 | 06:13 WIB

KPK Sebut Pencegahan Korupsi Terintegrasi di Papua Alami Stagnan

Selasa, 23 November 2021 | 18:24 WIB
TERKINI

Pemprov Papua akan Gelar Natal Bersama Masyarakat di Januari 2022

30 Menit yang lalu

Tokoh di Nabire Minta KPK Usut Dugaan Korupsi Dana PON dan Otsus

4 Jam yang lalu

Ondoafi Sosiri di Kabupaten Jayapura Minta Gubernur Papua Istirahat dari Kegiatan Pemerintahan

4 Jam yang lalu

Doren Wakerkwa Sampaikan Terima Kasih Dukungan Media di Peparnas XVI Papua

15 Jam yang lalu

SDI Pertanyakan Sikap MK Soal Eksaminasi Publik Pilkada Yalimo

1 Hari yang lalu
Kontak Informasi wartaplus.com
Redaksi: wartaplus.media[at]gmail.com