MENU TUTUP

Danrem JO Sebut Tokoh Agama dan Adat Turut Berperan Menjaga Kondusifitas Keamanan Saat Demo

Rabu, 21 September 2022 | 17:52 WIB / Andi Riri
Danrem JO Sebut Tokoh Agama dan Adat Turut Berperan Menjaga Kondusifitas Keamanan Saat Demo Danrem 172/PWY Brigjen TNI JO Sembiring menghadiri konferensi pers tersangka dan barang bukti yang diamankan saat demo KRP di Mapolresta Jayapura/dok:Penrem172

JAYAPURA, wartaplus.com – Komandan Korem 172/PWY Brigjen TNI J.O Sembiring menyebut aksi demo oleh ribuan massa yang tergabung dalam Koalisi Rakyat Papua (KRP) 'Save Lukas Enembe' di sejumlah titik wilayah Kota Jayapura, Papua, Selasa (20/09) berjalan aman dan damai.

Kondusifitas wilayah yang tetap terjaga, menurut Danrem, salah satunya adalah berkat dukungan semua pihak termasuk para Tokoh Agama dan Tokoh Adat.

Ini disampaikan Danrem JO saat menghadiri kegiatan konferensi pers terkait rilis tahanan dan barang bukti yang diamankan pada saat demo, di Mapolresta Jayapura Kota, Rabu (21/09) siang.

“Satu yang pasti kegiatan kemarin bisa berjalan dengan lancar tentunya ada kerja sama dengan seluruh pihak. Pastinya TNI-Polri sendiri, kemudian yang kedua kerjasama dengan masyarakat. Banyak dari Tokoh Agama dan Tokoh Adat yang sudah menghimbau untuk melakukan demo dengan damai, bahkan ada yang menghimbau untuk tidak melakukan aksi Longmarch,” ujar Danrem.

Apresiasi

Para pendemopun mengikuti imbauan dari para Tokoh Agama dan Tokoh Adat tersebut. 

"Ini perlu kita apresiasi. Dan jalannya demo kemarin kita evaluasi tidak ada longmarch dan hanya konvoi yang mendapatkan pengawalan dari aparat TNI-Polri. Kedepan kita harapkan dan himbau tidak ada aksi demonstrasi lanjutan. Mari kita jaga kota ini agar tetap aman dan kondusif,”  ucapnya.

Terkait dengan penangkapan beberapa orang yang membawa senjata tajam seperti kapak, panah, ketapel, dopis (Bom Ikan) dan minuman keras di tengah aksi Demo tersebut, Danrem menyampaikan bahwa motifnya akan didalami oleh pihak Kepolisian.

“Tadi sudah disampaikan oleh Wakapolda Papua bahwa akan dilakukan pendalaman kepada 14 masyarakat yang ditangkap ini. Saya berpesan masyarakat harus yakin dan percaya kepada Pihak Kepolisian dan TNI yang akan bekerja secara profesional dalam hal ini,” pungkas Danrem.

Sementara itu, Wakapolda Papua, Brigjen Pol Ramdani Hidayat, saat memberikan keterangan menyampaikan alasan dilakukannya penyekatan pada aksi demo kemarin, sebab pihak Kepolisian mendapatkan informasi ada oknum-oknum yang membawa senjata tajam.

“Sesuai kesepakatan bahwa demo yang akan dilakukan secara damai dan bermartabat, namun ada yang membawa senjata tajam, ketapel, busur pana, kapak, dopis (bom ikan) dan minuman keras. Ini sangat berbahaya, maka kami langsung mengamankan orang beserta barang buktinya,"ungkap Wakapolda.

Pihaknya menyebut, 14 orang yang diamankan terdiri dari 7 orang ditangkap di wilayah Polresta Jayapura Kota, dan 7 orang lainnya ditangkap di wilayah hukum Polres Kabupaten Sentani.

Lanjutnya, untuk barang bukti dopis atau bom ikan, ditemukan di daerah Entrop. Namun pelaku berhasil melarikan diri meninggalkan barang bukti berupa 1 dopis dan sepeda motor. 

Wakapolda menegaskan, pelaku kepemilikan dopis ini akan dikejar hingga ketemu. Sebab menurutnya, tidak mungkin membuat satu saja tetapi bisa lebih, dan ini bisa membahayakan bagi seluruh warga.**

 

 

 

 


BACA JUGA

Benyamin Sebut Pernyataan Moeldoko Soal Pengerahan Pasukan TNI Bisa Memperkeruh Situasi Papua

Sabtu, 01 Oktober 2022 | 06:44 WIB

Keluarga Lukas Enembe Bersikukuh Pemeriksaan KPK Dilakukan di Kediaman Pribadi, Jika Tidak...

Jumat, 30 September 2022 | 19:20 WIB

Kuasa Hukum Gubernur Papua Beberkan Pertemuan Kliennya dan Komnas HAM

Kamis, 29 September 2022 | 11:22 WIB

Produk Usaha Mama Papua jadi Oleh -oleh Korem 172/PWY

Rabu, 28 September 2022 | 17:07 WIB

Kunjungan Pangdam Cenderawasih dan Rombongan Disambut Antusias Mama Pedagang Papua di Kenyam Nduga

Selasa, 27 September 2022 | 06:46 WIB
TERKINI

Pekerjaan Jalan Moskona Timur Barat Pasca Pembantaian KKB Tetap Dilanjutkan 

22 Jam yang lalu
Kepala Dinas PUPR PB, Yohanis Momot:

4 Jenazah Pembantaian KKB di Teluk Bintuni Dikirim Pulang Kampung

22 Jam yang lalu

Partai Pelita Papua Ultimatum DPP

1 Hari yang lalu
Video Pernyataan TPNPB OPm

Pembakaran Kantor Distrik Kebo Paniai Diusut Polisi, TPNPB OPM  Bertanggungjawab

1 Hari yang lalu

Rocktober Manjakan Pencinta Musik

1 Hari yang lalu
Kontak Informasi wartaplus.com
Redaksi: wartaplus.media[at]gmail.com