MENU TUTUP

Hilangkan Trauma Masyarakat Pasca Teror KST, TNI Lakukan Ini di Kampung Tulo Pegubin

Senin, 23 Januari 2023 | 07:15 WIB / Andi Riri
Hilangkan Trauma Masyarakat Pasca Teror KST, TNI Lakukan Ini di Kampung Tulo Pegubin Pabung Kodim 1715/Yahukimo Mayor Arh Soni B.S. Simanjuntak bercanda bersama anak anak kampung Tulo/dok:Penrem172

OKSIBIL, wartaplus.com - Hilangkan trauma masyarakat pasca aksi teror Kelompok Separatis Teroris (KST) Kodap XXXV Bintang Timur  pimpinan Ananias Ati Mimin di wilayah Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan, TNI melaksanakan trauma healing.

Kegiatan ini dilaksanakan oleh personil Koramil 1714-01/Oksibil, dan dipimpin Pabung Kodim 1715/Yahukimo Mayor Arh Soni B.S. Simanjuntak di Kampung Tulo, Distrik Kolomdol, Kab. Pegunungan Bintang, pada Sabtu (21/01). Masyarakat setempat menyambut baik kedatangan personil TNI.

"Saya ditugaskan disini untuk menjaga keamanan masyarakat. Beberapa waktu lalu telah terjadi gangguan keamanan di wilayah Kabupaten Pegunungan Bintang sehingga menimbulkan ketakutan bagi masyarakat," ungkap Mayor Soni. 

"Untuk itu kami berkomitmen bersama pihak kepolisian untuk menjaga wilayah ini dan kami akan jaga agar adik-adik bisa bersekolah lagi," sambungnya.

Mayor Soni berpesan agar masyarakat dapat melaporkan jika melihat kelompok-kelompok tersebut kepada pihak keamanan TNI - Polri. 

"Jika ada orang yang mencurigakan segera laporkan. Hal ini untuk meminimalisir adanya gangguan kedepan. Untuk adik-adik semuanya harus belajar dan jangan ikut-ikutan seperti kelompok tersebut," pesannya.

Di tempat yang sama Komandan Koramil 1715-01/Oksibil Kapten Cba Dwi Wawan H. juga menyampaikan bahwa saat ini aparat keamanan TNI-Polri melaksanakan patroli dengan membawa senjata, akan tetapi harapannya masyarakat tidak merasa ketakutan karena tujuannya adalah untuk menjaga masyarakat.

"Kami tetaplah aparat teritorial yang selalu ada untuk mengatasi kesulitan masyarakat," tegasnya.

Sementara itu, Dandim 1715/Yahukimo Letkol Inf Johanis Victorianus Tethool, S.Sos., saat dihubungi mengatakan bahwa kegiatan patroli yang dibarengi dengan melakukan komunikasi sosial di wilayah Distrik Oksibil dan sekitarnya oleh aparat keamanan TNI-Polri, memberikan dampak yang positif. 

"Kami berharap masyarakat bisa tenang, aman, nyaman dan pulih kembali dari rasa khawatir akan kembali terjadinya kasus serupa yang dilakukan oleh KST," harapnya.

Terpenting, lanjut Dandim, adalah kerjasama masyarakat agar mau melaporkan jika melihat dan mendengar adanya pihak KST di wilayahnya kepada pihak TNI-Polri. 

"Para pelaku harus mempertanggung jawabkan perbuatannya di depan hukum. Untuk itu mohon kerjasama masyarakat," tegasnya.**


BACA JUGA

Tali Jembatan Gantung Putus, 4 Anggota TNI-Polri Terjatuh ke Sungai Digoel

Sabtu, 28 Januari 2023 | 18:48 WIB

TNI Lakukan Trauma Healing Kepada Warga Khususnya Anak-Anak Pasca Aksi Teror di Pegubin

Kamis, 26 Januari 2023 | 19:30 WIB

Babinsa dan Bhabinkamtibmas Rutin Gelar Patroli Humanis Sekaligus Mengajar Siswa SD Batom

Kamis, 26 Januari 2023 | 07:06 WIB

TNI Polri, Pemda dan Masyarakat Bergotong Royong Bangun Kembali Distrik Kiwirok

Selasa, 24 Januari 2023 | 19:55 WIB

Danrem 172/PWY Turun Langsung ke Oksibil Pastikan Situasi Keamanan Kondusif

Selasa, 24 Januari 2023 | 19:20 WIB
TERKINI

Seorang Anak Balita di Jayapura Dianiaya Secara Keji oleh Ayah Kandungnya

6 Jam yang lalu

Tali Jembatan Gantung Putus, 4 Anggota TNI-Polri Terjatuh ke Sungai Digoel

1 Hari yang lalu

Pj Bupati Jayapura Komitmen Dukung Pembentukan DOB Grime Nawa

1 Hari yang lalu

Polisi Bersama Komunitas Cap Panah Merah, Panen Cabai dan Tomat di Merauke

1 Hari yang lalu

Bocah 12 Tahun Nyaris Jadi Korban Penculikan di Sentani

2 Hari yang lalu
Kontak Informasi wartaplus.com
Redaksi: wartaplus.media[at]gmail.com