MENU TUTUP

Mahalnya Tiket Pesawat Dikhawatirkan Pengaruhi Pelaksanaan PON 2020

Senin, 24 Juni 2019 | 13:58 WIB / Andi Riri
Mahalnya Tiket Pesawat Dikhawatirkan Pengaruhi Pelaksanaan PON 2020 Menteri Pemuda dan Olaharaga Imam Nahrawi saat memberikan arahan soal PON di Jayapura, Jumat (21/6)/Andi Riri

JAYAPURA - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI, Imam Nahrawi menegaskan, akan menggelar rapat khusus dengan Kementerian Perhubungan dan lembaga terkait lainnya soal persiapan transportasi untuk PON XX tahun 2020 yang akan diselenggarakan di Provinsi Papua

Dalam pertemuan bersama jajaran Pemerintah Daerah Papua, Bupati dan Walikota di Jayapura, Jumat pekan lalu, Imam Nahrawi mengungkapkan, masalah transportasi akan menjadi prioritas pembahasan selain persiapan infrastruktur PON

"Masalah transportasi ini penting untuk digarisbawahi. Oleh karenanya saya ingin ada rapat khusus (bersama Kemenhub) untuk bagaimana ada persiapan anggaran untuk kemudahan transportasi saat pelaksanaan PON nanti,"ungkapnya.

Apalagi, lanjutnya, jika kondisi harga tiket pesawat udara yang cukup mahal saat ini akan tetap bertahan hingga perhelatan PON nanti, dikhawatirkan akan mempengaruhi tingkat kunjungan orang ke Papua

"Kita khawatirkan jangan sampai karena tiket pesawat mahal, atlet tidak datang bertanding ke Papua. Ini berarti harus disiasati dan dipersiapkan dari sekarang," ujarnya.

Menurut Imam, masalah transportasi penting untuk dipersiapkan mengingat ribuan orang akan datang ke Papua untuk menyaksikan perhelatan pesta olahraga nasional empat tahunan ini.

Menyambung dengan itu, ungkap Imam, pemerintah daerah juga harus getol menyiapkan dan mempromosikan destinasi wisata yang bakal dikunjungi.

"Destinasi wisata harus dimaksimalkan. Di Papua juga akan banyak promosinya  sehingga orang datang ke papua bukan hanya melihat atlitnya bertanding, tetapi juga ingin melihat pariwisatanya,"sambungnya.

Sebelumnya dalam rapat koordinasi, sejumlah kepala daerah yang daerahnya bakal dijadikan tempat pertandingan PON mengeluhkan soal transportasi termasuk harga tiket yang cukup mahal.

"Transportasi penyelenggaraan PON penting untuk dibahas. Apalagi soal tiket yang mahal, jangan sampai atlet tidak datang karena tiket mahal. Makanya kita di daerah harus antisipasi," ungkap Bupati Merauke, Frederikus Gebze.

Sementara itu,Wakil Bupati Kepulauan Yapen, Frans Sanadi mengaku, telah berkoordinasi dengan kementerian perhubungan soal transportasi yang akan digunakan oleh para kontingen dengan rute Biak - Serui, maupun dari Jayapura - Serui serta untuk pembangunan terminal.

"Kami sudah koordinasi dengan kementerian perhubungan namun belum ada hasilnya," aku Frans.

Perhelatan PON XX tahun 2020 rencananya akan digelar pada Oktober 2020 mendatang. Selain kota dan kabupaten Jayapura sebagai tempat pelaksanaan PON, juga akan digelar di empat kluster lainnya yakni kabupaten Biak Numfor, Jayawijaya,Merauke,Mimika, dan Kepulauan Yapen (kabupaten penyangga). Akses untuk ke kabupaten ini dari Jayapura harus menggunakan transportasi udara dan laut

Kenaikan harga tiket pesawat terjadi sejak November 2018 lalu, dan cukup dirasakan dampaknya oleh masyarakat yang datang dan pergi ke Papua. Dimana harga tiket naik sampai tiga kali lipat dari harga sebelumnya. Seperti contoh harga tiket pesawat Jakarta - Jayapura yang dulunya hanya berkisar Rp2,5 juta hingga Rp3, 5 juta sekarang mencapai Rp5 juta hingga Rp6 juta. Apalagi saat musim liburan Natal Tahun Baru dan Lebaran bahkan mencapai belasan juta rupiah untuk kelas ekonomi.

 


BACA JUGA

Atlet PON XX Papua Terima Bonus Rp4,9 Miliar dari PTFI

Rabu, 09 Maret 2022 | 20:44 WIB

Menpora Teken MoU dengan PWI Pusat di Puncak HPN 2022 Kendari

Rabu, 09 Februari 2022 | 16:48 WIB

Gubernur dan Sekum KONI Papua Terima Penghargaan Inisiator Olahraga Indonesia 2022

Senin, 07 Februari 2022 | 14:38 WIB

Pemprov Papua Gelar Natal Bersama dan Syukuran Sukses PON Peparnas

Kamis, 27 Januari 2022 | 05:03 WIB

Gubernur Papua Serahkan Simbolis Penghargaan dan Bonus Atlet Peraih Medali PON XX

Sabtu, 20 November 2021 | 21:07 WIB
TERKINI

Kapolda Sebut Tidak Ada Aksi Demo di Peringatan Hari Buruh Internasional di Papua

16 Jam yang lalu

KKB Berulah di Intan Jaya, Bakar Sekolah Negeri Pogapa

1 Hari yang lalu

Pemda Puncak Jaya Gelar Halal Bihalal, Pererat Silaturahmi dan Hubungan Harmonis Antar Umat Beragama

1 Hari yang lalu

Kelompok Keni Tipigau Serang Polsek Homeyo Intan Jaya, Satu Warga Tewas

1 Hari yang lalu

Sungai Mamberamo Meluap, Ratusan Rumah di Tujuh Kampung Terendam Banjir

1 Hari yang lalu
Kontak Informasi wartaplus.com
Redaksi: wartaplus.media[at]gmail.com