MENU TUTUP

Gelar Pasar Tani, BI Papua Datangkan Petani Dari Keerom

Jumat, 28 Juni 2019 | 07:10 WIB / Andi Riri
Gelar Pasar Tani, BI Papua Datangkan Petani Dari Keerom Pasar Tani yang digelar BI Papua dalam rangka menjaga stabilitas inflasi/Andi Riri

JAYAPURA - Guna menjaga stabilitas inflasi di Papua khususnya di Kota Jayapura, Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Papua mengelar Pasar Tani yang dimulai hari ini, Kamis (27/6) hingga 28 juni besok

Manager Fungsi Pelaksana UMKM Bank Indonesia Provinsi Papua, Galih Budi Utomo kepada pers, menuturkan, di pasar ini semua komoditas pertanian maupun peternakan seperti sayuran, buah, daging sapi, ayam dan telur dijual langsung oleh petaninya yang berasal dari Kabupaten Keerom sehingga harganya lebih murah dan sangat terjangkau 

"Sehingga ini bisa menjaga stabilitas Inflasi di kota Jayapura, dan kami juga mau merubah, yang dulunya pasar murah, buat pasar tani, karna penjual-penjualnya ini langsung dari petani Keerom," tutur Galih. 

Lebih Murah

Menyoal harga, ungkap Galih, tentunya lebih murah dari harga yang dijual oleh pedagang di pasar tradisional. Dia mencontohkan semisal bawang merah di pasaran harganya berkisar Rp56.000 sampai Rp60.000 per kilogram. Sedangkan di pasar tani hanya dibandrol Rp45.000 sampai Rp50.000, lalu bawang putih di pasaran sekitar Rp 70.000, di pasar tani jualnya Rp60.000, lalu telur di pasaran sekitar Rp65.000 di pasar tani Rp57.000, daging sapi ini di pasaran Rp145.000 di sini Rp130.000. 

Cabe rawit Rp 75 ribu, cabe padang Rp 45.000 kalau cabe rawit di pasar itu sekitar Rp95.000. 

"Jadi memang harganya  lebih murah karena ini memang petani langsung yang kami datangkan. Dan rata-rata kalau dilihat memang ada potongan harga sekitar 25% dan ini kita tidak tidak pakai subsidi, sehingga harga yang diberikan langsung dari para penjualannya,"jelas Galih 

Dia menambahkan kedepan BI berencana akan membuat pasar tani setiap bulannya di minggu kedua setiap bulan, di hari kamis dan jumat.

"Jadi jatuhnya sudah pasti, masyarakat mau belanja bisa Set waktunya," ujarnya

"Kami akan lihat evaluasi selama dua hari ini, tapi kami rasa responnya sangat bagus, sehingga kami akan membuatkan agenda setiap bulan ada pasar tani," sambungnya. 

Bulan ini hanya mendatangkan 6 penjual, kedepannya akan ditambah lagi seperti ikan laut, olahan ikan, supaya lebih lengkap dan bisa menjadi pilihan bagi masyarakat. Rencana akan diadakan di taman imbi supaya lebih banyak lagi masyarakat yang tahu.


BACA JUGA

Juli Winantya : Responden Survei Penting untuk Perumusan Kebijakan Bank Indonesia

Jumat, 03 November 2023 | 17:53 WIB

Kota Jayapura Terpilih Sebagai Pemenang TP2DD Terbaik Wilayah Nusampua

Jumat, 06 Oktober 2023 | 08:18 WIB

Pekan QRIS 2023 di Papua Dorong Pengembangan Ekonomi Keuangan Digital dan Inklusif

Minggu, 27 Agustus 2023 | 17:33 WIB

BI Papua Dorong Peningkatan PAD Melalui Upaya Digitalisasi

Kamis, 15 Juni 2023 | 21:11 WIB

BI Papua Izinkan Usaha Jual Beli Uang Kertas Asing di Perbatasan Sota Merauke

Jumat, 24 Maret 2023 | 18:53 WIB
TERKINI

Wakaops Damai Cartenz: Patroli Dialogis di Yalimo Wujud Kehadiran Polisi di Tengah Masyarakat

4 Jam yang lalu

Pendekatan Humanis Lewat Patroli Dialogis Satuan Tugas Operasi Damai Cartenz 2025

4 Jam yang lalu

Aktifitas Warga Angguruk dan Heriapini Kembali Normal, Bupati Didimus: Penegakan Hukum Tetap Berjalan 

5 Jam yang lalu
59 Terluka Panah dan 2 Meninggal

Saling Serang Antara Dua Kelompok Terus Berlangsung di Puncak Jaya

9 Jam yang lalu

GPDP Gelar TOT Nasional dan Luncurkan Kurikulum Sekolah Minggu

1 Hari yang lalu
Kontak Informasi wartaplus.com
Redaksi: wartaplus.media[at]gmail.com